Sasana (KBBI;[1]Sanskerta: शासनcode: sa is deprecated , śāsana; Pali: sāsanacode: pi is deprecated ) adalah istilah Buddhis yang merujuk pada waktu penyebaran atau ketersediaan ajaran seorang Buddha. Sasana, mencakup filosofi dan praktiknya, yang saat ini masih ada diyakini berasal dari Siddhattha Gotama, dan hanya dapat diakses untuk periode terbatas.[2]
Istilah ini dapat diterjemahkan sebagai pengajaran, praktik, disiplin, ajaran, doktrin, dan "Ajaran Buddha". Sāsana dianggap sebagai istilah yang lebih akurat daripada "agama" (bahasa Inggris: religion), karena menghindari implikasi pemaknaan terkait sosok Tuhan atau Dewa pencipta kekal Yang Maha Tahu dan Mahakuasa.
Istilah sāsana juga digunakan untuk merujuk pada "Ajaran Buddha" yang secara tradisi diyakini hanya akan bertahan selama 5.000 tahun; sāsana saat ini didasarkan pada ajaran Buddha Gotama.
Konteks bahasa Indonesia
Dalam bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) VI Daring mendefinisikan sasana sebagai sebuah nomina yang bermakna "pelajaran, petunjuk, atau nasihat," serta dapat merujuk pada "tempat berlatih atau gelanggang" (misalnya sasana tinju).[1] Sementara itu, menurut Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia Daring, kata sasana merupakan nomina yang memiliki padanan makna dengan panggung, pentas, ajang, arena, atau gelanggang (misalnya dalam konteks sasana tinju).[3]