Selamat datang di Portal Perkeretaapian Indonesia.
Kami di sini menyediakan informasi seputar perkeretaapian di Indonesia. Mari bantu meningkatkan kualitas portal ini dengan menambahkan peristiwa terkini serta memilihkan artikel-artikel bagus untuk ditampilkan di portal ini!
Transportasi rel adalah pemindahan penumpang dan barang di atas kendaraan beroda yang berjalan di atas rel. Sering disebut sebagai transportasi kereta api atau perkeretaapian. Berbeda dengan transportasi jalan, yakni kendaraan berjalan di atas permukaan datar, sarana perkeretaapian selalu diarahkan oleh rel tempatnya berjalan. Rel umumnya berupa batangan baja, dipasang pada bantalan dan ballast, tempat sarana dengan roda, umumnya baja, bergerak. Variasi lain juga dimungkinkan, seperti slab track, yaitu rel ditambatkan ke fondasi beton tanpa perlu ballast.
Sarana dalam sistem transportasi kereta api umumnya menghadapi hambatan gesek yang lebih rendah daripada kendaraan roda karet, sehingga kereta penumpang dan gerbong dapat digabungkan menjadi kereta yang lebih panjang. Operasi ini dilakukan oleh perusahaan kereta api, yang menyelenggarakan operasi antara stasiun kereta penumpang atau stasiun barang. Tenaga disediakan oleh lokomotif yang mengambil daya listrik dari sistem elektrifikasi kereta api atau menghasilkan tenaga sendiri, biasanya dengan mesin diesel. Sebagian besar rel disertai dengan sistem persinyalan. Kereta api adalah sistem transportasi darat yang aman jika dibandingkan dengan bentuk transportasi lainnya. Transportasi kereta api mampu mengakomodasi arus penumpang dan barang yang tinggi dan efisiensi energi, tetapi sering kurang fleksibel dan membutuhkan banyak modal daripada transportasi jalan, ketika tingkat lalu lintas yang lebih rendah dipertimbangkan.
Stasiun Kedungjati merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kedungjati, Kedungjati, Grobogan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +36 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi IV Semarang. Stasiun ini diresmikan pada tanggal 19 Juli 1868. Pada mulanya, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) selaku perusahaan pertama yang mengoperasikan kereta api komersial di Hindia Belanda merencanakan membangun dua jalur kereta api, yaitu Samarang–Vorstenlanden dan Samarang–Willem I/Ambarawa. Hal ini dilakukan agar mobilitas tentara dan hasil bumi serta penumpang lancar. Dari stasiun ini, pembangunan jalur kereta api diarahkan ke dua percabangan, yaitu ke arah Gundih lalu ke Solo dan ke arah Willem I Ambarawa. Dalam rencana yang dibuat oleh NIS sendiri, pada tanggal 1 Mei dan 1 September 1869, jalur segmen Kedungjati–Gundih–Solo sudah dapat beroperasi, dan diresmikan penuh pada tanggal 10 Februari 1870.
6 April 2026: Kereta api Bangunkarta tujuan Pasar Senenanjlok sekitar pukul 14.15 WIB di wesel ujung barat Stasiun Bumiayu. Akibatnya, tiga unit kereta paling depan keluar dari rel dan mengganggu perjalan kereta api, bahkan terdapat rel yang patah akibat peristiwa ini. Dampaknya, sejumlah perjalanan kereta api di jalur lintas tengah Jawa terganggu di petak antara stasiun tersebut dan Linggapura sehingga sebagian perjalanan kereta api terpaksa dialihkan sementara melalui Bandung ataupun Semarang sampai keesokan harinya.
15 April 2026: Kereta api Bangunkarta dan Singasari resmi berganti rangkaian menggunakan rangkaian baja nirkarat generasi baru (stainless steel new generation).
KRLCommuter Line Cikarang relasi Kampung Bandan–Cikarang dengan rangkaian KRL seri 6024F yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timurdihantam dari belakang oleh kereta api Argo Bromo Anggrek yang melaju menuju Stasiun Surabaya Pasarturi sekitar jam 21.00 WIB. Beberapa menit sebelum kejadian tersebut terjadi tabrakan antara KRL relasi Cikarang–Angke dengan rangkaian KRL seri SFC120-V dari arah berlawanan dengan taksiGreen SM di perlintasan sebidang sebelah timur stasiun. Sedikitnya enam belas penumpang KRL yang semuanya perempuan meninggal dunia dan sembilan puluh orang mengalami luka-luka. Dampaknya, hampir semua perjalanan kereta api dari dan menuju Jakarta di jalur lintas Bekasi-Cikampek terganggu karena perjalanan kereta api terpaksa harus bergantian melewati satu jalur rel saja sampai keesokan harinya.
...bahwa penyejuk udara berfreon pada kereta penumpang pertama di Indonesia dipasok oleh Stone Carrier? Kereta yang menggunakan AC ini dibuat pada tahun 1953–1955 untuk tiga kelas sekaligus, yaitu ABL-9xxx dan CL-9xxx.
Lebih dari puluhan hingga ratusan kontributor telah melakukan penyuntingan pada artikel bertopik kereta api. Apabila Anda berkeinginan untuk bergabung bersama kami, kami sarankan untuk masuk log atau buat akun baru sebelum Anda masuk pada ProyekWiki Perkeretaapian. Di proyek ini kami mengajak Anda untuk berbagi ilmu pengetahuan seputar kereta api di Indonesia dan dunia.
Apakah itu ProyekWiki Perkeretaapian?
ProyekWiki Perkeretaapian adalah proyek kerja sama komunitas dalam rangka menciptakan artikel-artikel Wikipedia bertopik Kereta Api di Indonesia dan dunia.