Pembentukan Yonif TP 805/KSW merupakan Berdasarkan peraturan Panglima TNI nomor 19 tahun 2024 tentang penataan satuan dan pembentukan satuan baru jajaran TNI Angkatan Darat.[1] Pembentukan Yon TP tersebut, orientasinya lebih bertitik berat pada Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Satuan
Satu batalyon kurang lebih ada 1200 anggota dan memiliki 9 kompi:
Kompi Markas
Kompi Senapan A
Kompi Senapan B
kompi Senapan C
Kompi Bantuan
Kompi Konstruksi
Kompi kesehatan
kompi Pertanian
Kompi Peternakan
Peresmian
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto baru saja meresmikan Batalyon infanteri (Yonif) Penyangga Daerah Rawan (PDR) di Monas, Rabu, (2/10). Total ada lima Yonif yang akan berkedudukan di wilayah Papua.