Pembentukan Yonif 801/ NAY merupakan Berdasarkan peraturan Panglima TNI nomor 19 tahun 2024 tentang penataan satuan dan pembentukan satuan baru jajaran TNI Angkatan Darat.[1]
Satuan
Satu batalyon kurang lebih ada 1190 anggota dan memiliki 7 kompi:
Kompi Markas
Kompi Senapan (3 Kompi)
Kompi Bantuan
Kompi Pertanian
Kompi Peternakan
Kompi Kontruksi
Kompi Kesehatan
Peresmian
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto baru saja meresmikan Batalyon infanteri (Yonif) Penyangga Daerah Rawan (PDR) di Monas, Rabu, (2/10). Total ada lima Yonif yang akan berkedudukan di wilayah Papua.