Perkataan Agur bin Yake; suatu nubuat dinyatakan laki-laki itu untuk Ithiel; untuk Ithiel dan Ukal.
Analisis
Kata "לאיתיאל" (lə·’î·ṯî·’êl) merupakan suatu palindrom yang terdiri dari huruf-huruf Ibrani "L-A-Y-Th-Y-A-L", sama saja jika dibaca dari depan atau dari belakang. Kata ini ditulis dua kali berurutan dan secara harfiah dapat diartikan: "untuk Ithiel" (dimana "le" berarti "untuk; bagi; kepada").
Namun, pembacaan modern membagi tiga kata terakhir secara berbeda, yaitu:
לָאִיתִי אֵל לָאִיתִי אֵל וֵָאכֶל׃
Transliterasi:
lə·’î·ṯî ’êl lə·’î·ṯî ’êl wə·’u·ḵāl.
Terjemahan harfiah (Indonesia):
kuberlelah-lelah, El (=Allah), kuberlelah-lelah, El, dan tertelan
Terjemahan harfiah (Inggris):
I have wearied myself, O God, I have wearied myself, O God, and am consumed.[4]
supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta.[6]
Firman Allah tidak boleh dicampur dengan pikiran dan perkiraan manusia, sebagaimana yang dijumpai dalam filsafat, psikologi, sihir, dan spiritisme duniawi. Kebenaran Allah yang dinyatakan cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan rohani umat manusia. Orang yang mengajarkan bahwa sesuatu harus ditambahkan kepada kebenaran alkitabiah supaya melengkapi kehidupan kita dalam Kristus adalah pendusta (bandingkan Wahyu 22:18; lihat 2 Petrus 1:3).[7]
Ayat 8
Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan.
Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan.
Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku.[8]
Kita harus berdoa memohon penghasilan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga, menyokong pekerjaan Tuhan, dan memberi kepada mereka yang membutuhkan pertolongan (lihat 2 Korintus 9:8–12).[7]