tetapi kemuliaan raja-raja ialah menyelidiki sesuatu.[5]
Allah telah memutuskan untuk tidak mengungkapkan segala sesuatu dengan jelas (bandingkan Roma 11:33). Ia telah merahasiakan banyak hal bagi orang yang membaca Alkitab dengan sepintas lalu. Hal-hal itu hanya dapat ditemukan orang yang rajin membaca Alkitab. Para pemimpin umat Allah seharusnya dengan tekun menggali kedalaman penyataan Allah di dalam Firman-Nya (lihat 1 Korintus 2:6–16).[4]
Ayat 11
Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak.[6]
Apel dari bahasa Ibrani תַּפּ֫וּחַ tappuakh. Bentuk jamak: תַּמּוּחִים tap-pū-khîm.
Ayat 21-22
Jikalau seterumu lapar, berilah dia makan roti,
dan jikalau ia dahaga, berilah dia minum air.
22Karena engkau akan menimbun bara api di atas kepalanya,
Hal ini disampaikan oleh YesusKristus dalam Khotbah di Bukit (Matius 5:44). Berbuat baik kepada musuh-musuh dapat membuat mereka merasa malu dan akhirnya membawa mereka kepada Allah dan keselamatan (lihat Roma 12:20).[4]
Referensi
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
↑(Indonesia) WS Lasor, Pengantar Perjanjian Lama 2, sastra dan nubuatan. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994.