Amsal 11:1–31 = Kumpulan amsal-amsal Salomo (TB)/Kumpulan amsal Salomo (TB2)
Ayat 1
Neraca serong adalah kekejian bagi TUHAN,
tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat. (TB)[4]
Neraca yang curang menjijikkan bagi TUHAN,
tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat. (TB2)
Pemakaian neraca yang tidak benar untuk menipu orang dikutuk oleh Allah (bandingkan Imamat 19:35). Ia memerintahkan agar orang percaya bertindak jujur kepada semua orang, baik dalam hal keuangan maupun dalam keadaan lain yang memungkinkan penipuan. Orang percaya harus senantiasa ingat bahwa hanya orang tulus yang akan melihat wajah Tuhan (Mazmur 11:7) dan hidup di hadapan-Nya (Mazmur 140:14; bandingkan Mazmur 24:3–5).[5]
Ayat 19
Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup,
tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematian. (TB)[6]
Siapa berpegang pada kebenaran, menuju hidup,
tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematian. (TB2)
Allah telah menetapkan hukuman untuk tindakan yang melanggar hukum-hukum-Nya. Pada akhirnya orang yang tidak benar akan dihukum karena dosa-dosa mereka dan pengabaian terhadap Allah serta orang lain (lihat Amsal 6:29; Kejadian 34:25–30; 49:7; Roma 6:23; Yakobus 1:15).[5]
Ayat 30
Hasil orang benar adalah pohon kehidupan, dan siapa bijak, mengambil hati orang. (TB)[7]
Buah orang benar adalah pohon kehidupan, dan siapa bijak, mengambil hati orang. (TB2)