ENSIKLOPEDIA
Al Pacino
Alfredo James Pacino (/pəˈtʃiːnoʊ/; Italia: [paˈtʃiːno]; lahir 25 April 1940) adalah seorang aktor dan pembuat film asal Amerika Serikat. Pacino telah berkarier kurang lebih selama lima puluh tahun, selama itu ia telah menerima berbagai macam penghargaan, baik penghargaan kompetitif dan kehormatan, di antaranya mendapatkan satu Academy Award, dua Tony Awards, dua Primetime Emmy Awards, satu British Academy Film Awards, empat Golden Globe Awards, AFI Lifetime Achievement Award dari American Film Institute, Golden Globe Cecil B. DeMille Award, dan National Medal of Arts.
Pacino adalah aktor yang pernah belajar di Herbert Berghof Studio dan Actors Studio di New York City, di mana ia diajarkan oleh Charlie Laughton dan Lee Strasberg. Pacino pertama kali bermain film dan mendapat peran kecil dalam film Me, Natalie (1969). Ia mulai dikenal luas saat mendapatkan peran utama sebagai pecandu heroin dalam film The Panic in Needle Park (1971). Ia mendapatkan pengakuan internasional ketika berperan sebagai Michael Corleone dalam film The Godfather (1972). Ia menerima nominasi Oscar pertamanya lewat film tersebut, dan ia juga berperan dalam sekuel The Godfather Part II (1974) dan The Godfather Part III (1990). Penampilan Pacino sebagai Corleone saat ini dianggap sebagai salah satu penampilan layar terbesar dalam sejarah film.
Pacino menerima nominasi Aktor Terbaik Oscar pertamanya untuk perannya dalam film Serpico (1973), ia juga dinominasikan sebagai Aktor Terbaik Oscar untuk perannya dalam film The Godfather Part II, Dog Day Afternoon (1975) dan ...And Justice for All (1979) dan memenangkan penghargaan pada tahun 1993 untuk penampilannya sebagai seorang Letnan Kolonel buta dalam film Scent of a Woman (1992). Untuk penampilannya di The Godfather, Dick Tracy (1990) dan Glengarry Glen Ross (1992), Pacino dinominasikan sebagai Aktor Pendukung Terbaik Academy Award. Peran penting lainnya termasuk berperan sebagai Tony Montana di dalam film Scarface (1983), sebagai Carlito Brigante dalam film Carlito's Way (1993), sebagai Letnan Vincent Hanna dalam film Heat (1995), sebagai Benjamin Ruggiero di film Donnie Brasco (1997), sebagai Lowell Bergman pada film The Insider (1999) dan sebagai Detektif Will Dormer dalam film Insomnia (2002). Di televisi, Pacino telah bermain dalam beberapa produksi HBO termasuk dalam miniseri Angels in America (2003) dan film biografi tentang Jack Kevorkian, You Don't Know Jack (2010), atas perannya dalam dua hal itu, Pacino memenangkan Primetime Emmy Award untuk Aktor Terbaik dalam Miniseri atau Film.
Selain karyanya dalam film, Pacino juga memiliki karier yang luas di atas panggung teater, ia dua kali memenangkan Tony Award, pada tahun 1969 dan 1977, untuk penampilannya dalam Does a Tiger Wear a Necktie? dan The Basic Training of Pavlo Hummel. Sebagai penggemar William Shakespeare, ia menyutradarai dan membintangi Looking for Richard (1996), sebuah film dokumenter tentang sandiwara Richard III karya William Shakespeare. Ia juga berperan sebagai Shylock dalam film adaptasi tahun 2004 dan sandiwara panggung tahun 2010 berjudul The Merchant of Venice. Setelah membuat debut pembuatan film yakni film Looking for Richard, Pacino juga telah menyutradarai dan membintangi film independen Chinese Coffee (2000), film Wilde Salomé (2011) dan Salomé (2013), tentang sandiwara Salomé oleh Oscar Wilde. Sejak tahun 1994, Pacino menjadi Presiden Actors Studio bersama dengan Ellen Burstyn dan Harvey Keitel.
Kehidupan awal dan pendidikan
Alfredo James Pacino lahir di lingkungan East Harlem Manhattan, New York City, pada 25 April 1940, anak tunggal dari orang tua Sisilia-Amerika Rose (nama gadis Gerardi) dan Salvatore Pacino. Ayahnya telah beremigrasi dari San Fratello.[1]: xix [2]: 2 Orang tuanya bercerai ketika dia berusia dua tahun.[3][2]: 2 Setelah perpisahan itu, ibunya membawanya ke South Bronx dan mereka tinggal bersama kakek-nenek dari pihak ibunya, Kate dan James Gerardi, yang telah beremigrasi dari Corleone ketika masih muda.[4][2]: 1–2 Ayah Pacino pindah ke California untuk bekerja sebagai tenaga penjualan asuransi dan pemilik restoran di Covina, California.[3][5] Kakek dari pihak ibunya menjadi sosok ayah baginya.[6] Meskipun Pacino tidak memiliki hubungan yang dekat dengan ayahnya, mereka sesekali bertemu.[7] Seorang teman masa kecilnya mencatat bahwa "dia sangat dekat dengan ibunya dan kakek-neneknya. [Ibunya] adalah wanita yang sangat penyayang kepadanya. Dia miskin, tetapi dia tidak kekurangan kasih sayang."[8] Sejak usia tiga tahun, ibunya sering membawanya ke bioskop, dan dia mulai menghafal dialog para tokoh dalam film tersebut. "Sonny Boy" adalah panggilan yang diberikan ibunya kepada Pacino, diambil dari lagu populer karya Al Jolson, yang sering ia nyanyikan untuknya.[9]
Selama masa remajanya, teman-teman Pacino memanggilnya "Sonny," "Pacchi," dan "Pistachio" (diambil dari rasa es krim favoritnya).[1]: xix Dia memiliki ambisi untuk menjadi pemain bisbol dan juga dijuluki "The Actor."[1]: xix Pacino mulai merokok dan minum alkohol pada usia sembilan tahun dan menggunakan marijuana secara santai pada usia 13 tahun, tetapi dia menjauhi narkoba keras.[1]: 9 Dua sahabat terdekatnya meninggal karena penyalahgunaan zat/narkoba pada usia 19 dan 30 tahun.[1]: 8 Tumbuh dewasa di South Bronx, Pacino sesekali terlibat perkelahian dan dianggap sebagai pembuat onar di sekolah.[1]: 6
Dia bersekolah di Herman Ridder Junior High School di Morrisania,[10] tetapi segera berhenti mengikuti sebagian besar kelasnya kecuali kelas Bahasa Inggris. Blanche Rothstein, yang merupakan gurunya di sekolah menengah pertama, melihat potensi aktingnya sejak usia muda, memberinya peran dalam drama sekolah dan memintanya membacakan ayat-ayat Alkitab di pertemuan siswa. Ia secara khusus mengunjungi apartemen keluarga mereka untuk berbicara dengan neneknya, yang mengatakan bahwa dia "ditakdirkan untuk melakukan ini [akting],"[11] yang oleh Pacino disebut sebagai titik balik dalam hidupnya. Ia kemudian bersekolah di High School of Performing Arts,[12] setelah diterima melalui audisi. Ibunya tidak setuju dengan keputusannya, karena percaya bahwa "orang miskin tidak berakting." Setelah bertengkar, dia meninggalkan rumah.[13]
Untuk membiayai dirinya sendiri dan mengejar mimpinya, Pacino mengambil pekerjaan bergaji rendah sebagai kurir, pelayan restoran, petugas kebersihan, operator telepon, petugas penerima tamu, dan petugas pos,[3] serta pernah bekerja di ruang pengiriman surat untuk Commentary.[14] Dia berakting dalam pertunjukan teater bawah tanah di New York. Saat remaja, dia mencoba bergabung dengan organisasi keanggotaan Actors Studio tetapi ditolak.[15].[1]: xix Sebaliknya, Pacino bergabung dengan HB Studio, di mana dia bertemu dengan guru akting Charlie Laughton,[a] yang kemudian menjadi mentor dan sahabat terbaiknya.[1]: xix Pihak studio mengizinkannya mengikuti kelas secara gratis dengan imbalan membersihkan lorong dan studio tari. Pada malam hari, Pacino akan berlatih senandika Shakespeare sambil berkeliaran di jalanan.[16] Pada periode ini, ia sering menganggur atau tunawisma dan terkadang tidur di jalanan, di teater, atau di rumah temannya.[1]: 14 [4]
Pada tahun 1962, ibu Pacino meninggal dunia pada usia 43 tahun.[1]: 10 Tahun berikutnya, kakek dari pihak ibunya juga meninggal dunia.[3] Pacino mengenang peristiwa itu sebagai titik terendah dalam hidupnya dan berkata, "Saya berusia 22 tahun dan dua orang yang paling berpengaruh dalam hidup saya telah tiada, jadi itu membuat saya terpuruk."[5]
Setelah empat tahun di HB Studio, Pacino berhasil lolos audisi untuk Actors Studio.[1]: xix Pacino mempelajari "akting metode"[3] di bawah bimbingan pelatih akting Lee Strasberg, yang pernah berakting bersama Pacino dalam film-film The Godfather Part II dan ...And Justice for All.[4] Dalam wawancara selanjutnya, ia berbicara tentang Strasberg dan pengaruh Studio tersebut terhadap kariernya. "Actors Studio sangat berarti bagi saya dalam hidup. Lee Strasberg belum mendapatkan penghargaan yang pantas dia terima... Bersama Charlie, Actors Studio seperti meluncurkan karier saya. Sungguh. Itu adalah titik balik yang luar biasa dalam hidup saya. Hal itu secara langsung bertanggung jawab atas keputusan saya untuk berhenti dari semua pekerjaan itu dan hanya fokus berakting."[1]: 15 Dalam wawancara lain, dia menambahkan, "Sangat menyenangkan bekerja untuknya [Lee Strasberg] karena dia sangat menarik ketika berbicara tentang sebuah adegan atau berbicara tentang orang-orang. Kita hanya ingin mendengarkannya berbicara, karena hal-hal yang akan dia katakan, belum pernah kita dengar sebelumnya... Dia memiliki pemahaman yang luar biasa... dia sangat mencintai para aktornya."[17]
Karier
1967–1971: Peran teater dan debut film

Pada tahun 1967, Pacino menghabiskan satu musim di Charles Playhouse di Boston, tampil di karya Clifford Odets Awake and Sing! (gaji besar pertamanya: US$125 per minggu); dan di karya Jean-Claude Van Itallie America Hurrah. Dia bertemu aktris Jill Clayburgh di drama ini. Mereka menjalin hubungan asmara selama lima tahun dan kemudian kembali ke New York City.[2] Pada tahun 1968, Pacino membintangi drama karya Israel Horovitz The Indian Wants the Bronx di Astor Place Theatre, Memerankan Murph, seorang berandal jalanan. Drama ini dibuka pada 17 Januari 1968 dan berlangsung selama 177 pertunjukan; dipentaskan dalam pertunjukan ganda bersama dengan karya Horovitz It's Called the Sugar Plum, dibintangi oleh Clayburgh. Pacino memenangkan Obie Award untuk Aktor Terbaik atas perannya, dengan John Cazale memenangkan penghargaan Aktor Pendukung Terbaik dan Horowitz untuk Drama Baru Terbaik.[18] Martin Bregman menonton pertunjukan itu dan menjadi manajer Pacino, sebuah kemitraan yang membuahkan hasil di tahun-tahun mendatang, karena Bregman mendorong Pacino untuk melakukan The Godfather, Serpico, dan Dog Day Afternoon.[19] About his stage career, Pacino said, "Martin Bregman discovered me ... I was 26, 25 ... he discovered me and became my manager. And that's why I'm here. I owe it to Marty, I really do."[20]
Pacino mengambil alih produksi The Indian Wants the Bronx ke Italia untuk pertunjukan di Festival dei Due Mondi di Spoleto. Ini adalah perjalanan pertama Pacino ke Italia; dia kemudian mengenang bahwa "tampil di hadapan penonton Italia adalah pengalaman yang luar biasa."[2] Pacino dan Clayburgh terpilih untuk berperan dalam "Deadly Circle of Violence", sebuah episode dari serial televisi ABC NYPD, ditayangkan perdana pada 12 November 1968. Saat itu Clayburgh juga tampil di sinetron Search for Tomorrow, memainkan peran Grace Bolton. Ayahnya akan mengirimkan uang kepada pasangan itu setiap bulan untuk membantu keuangan mereka.[8]
Pada tanggal 25 Februari 1969, Pacino melakukan debutnya di Broadway dalam karya Don Petersen Does a Tiger Wear a Necktie? di Belasco Theater, diproduksi oleh pewaris A&P Huntington Hartford. Pertunjukan itu berakhir setelah 39 kali pertunjukan pada tanggal 29 Maret 1969, tetapi Pacino menerima ulasan yang sangat bagus dan memenangkan Penghargaan Tony pada tanggal 20 April 1969.[2] Pacino terus tampil di atas panggung pada tahun 1970-an, memenangkan Tony Award kedua untuk The Basic Training of Pavlo Hummel dan memerankan peran utama dalam Richard III.[3] Pada tahun 1980-an, Pacino kembali meraih kesuksesan kritis di atas panggung saat tampil dalam karya David Mamet American Buffalo, yang membuat Pacino dinominasikan untuk Drama Desk Award.[3] Sejak tahun 1990, karya panggung Pacino mencakup pementasan ulang dari karya Eugene O'Neill Hughie, karya Oscar Wilde Salome dan karya Lyle Kessler Orphans tahun 2005.[21] Pacino menikmati dunia akting dan menyadari bakatnya di bidang itu saat belajar di The Actors Studio. Namun, pekerjaan awalnya tidak menghasilkan keuntungan finansial yang besar.[4] Setelah sukses di panggung teater, Pacino memulai debut filmnya pada tahun 1969 dengan penampilan singkat dalam film Me, Natalie, sebuah film independen yang dibintangi Patty Duke.[22] Pada tahun 1970, Pacino menandatangani kontrak dengan agensi bakat Creative Management Associates (CMA).[2] Pacino melakukan debut film layar lebarnya dengan memerankan seorang pecandu heroin di The Panic in Needle Park (1971).
1972–1983: Ketenaran dan pujian

Francis Ford Coppola memilihnya sebagai Michael Corleone dalam film Mafia yang menjadi film laris, The Godfather (1972).[23] Walaupun Jack Nicholson, Robert Redford, Warren Beatty, dan Robert De Niro yang kurang dikenal saat itu mencoba peran tersebut, Coppola memilih Pacino, yang membuat para eksekutif studio kecewa karena mereka menginginkan seseorang yang lebih terkenal.[4][24] Penampilan Pacino membuatnya mendapatkan nominasi Academy Award dan menawarkan contoh utama gaya akting awalnya, yang digambarkan oleh Halliwell's Film Guide sebagai "intens" dan "tergenggam erat." Rumor yang beredar sejak lama adalah bahwa Pacino memboikot perhelatan Academy Award, merasa tersinggung karena dinominasikan untuk penghargaan Aktor Pendukung Terbaik karena ia memiliki waktu tampil di layar lebih banyak daripada lawan mainnya dan pemenang Aktor Terbaik Marlon Brando — yang juga memboikot penghargaan tersebut, tetapi karena alasan yang tidak terkait.[25] Namun, dalam memoar Pacino yang dirilis pada tahun 2024, ia mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui rumor tersebut dan mengklarifikasi bahwa ia tidak hadir karena kesulitannya menghadapi ketenaran, yang membuatnya ketakutan. Selain itu, ketidakhadirannya bertepatan dengan pekerjaannya di bidang teater di Boston.[26]
Pada tahun 1973, Pacino ikut membintangi film Scarecrow bersama Gene Hackman, yang memenangkan Palme d'Or di Festival Film Cannes. Pada tahun yang sama, Pacino dinominasikan untuk Academy Award kategori Aktor Terbaik setelah membintangi film Serpico, berdasarkan kisah nyata seorang polisi Kota New York Frank Serpico, yang menyamar untuk mengungkap korupsi rekan-rekan petugasnya.[25] Pada tahun 1974, Pacino kembali memerankan perannya sebagai Michael Corleone dalam The Godfather Part II, yang merupakan sekuel pertama yang memenangkan Oscar Film Terbaik; Pacino dinominasikan untuk Oscar untuk ketiga kalinya, nominasi kedua ini untuk perannya sebagai Corleone berada di kategori pemeran utama.[25] Newsweek telah menggambarkan penampilannya dalam The Godfather Part II sebagai "bisa dibilang penggambaran terbaik dalam sejarah perfilman tentang pengerasan hati."[27]

Pada tahun 1975, ia menikmati kesuksesan lebih lanjut dengan dirilisnya Dog Day Afternoon, berdasarkan kisah nyata perampok bank John Wojtowicz.[4] Film ini disutradarai oleh Sidney Lumet, yang sebelumnya juga menyutradarai dia dalam film Serpico beberapa tahun sebelumnya, dan Pacino kembali dinominasikan untuk Aktor Terbaik.[28] Pada tahun 1977, Pacino berperan sebagai pembalap mobil dalam film Bobby Deerfield, disutradarai oleh Sydney Pollack, dan menerima nominasi Golden Globe untuk Aktor Terbaik – Film Drama atas perannya sebagai pemeran utama. Film berikutnya adalah drama ruang sidang ...And Justice for All. Pacino dipuji oleh para kritikus atas kemampuan aktingnya yang luas dan dinominasikan untuk Oscar Aktor Terbaik untuk keempat kalinya.[28] Pada tahun itu, ia kalah dari Dustin Hoffman dalam film Kramer vs. Kramer—sebuah peran yang ditolak Pacino.[28] Selama tahun 1970-an, Pacino menerima lima nominasi Oscar, termasuk empat nominasi untuk Aktor Terbaik atas penampilannya dalam film-film berikut: Serpico, The Godfather Part II, Dog Day Afternoon, dan ...And Justice for All.[4]

Karier Pacino merosot di awal tahun 1980-an; penampilannya dalam film-film kontroversial Cruising, sebuah film yang memicu protes dari komunitas gay di New York,[29] dan drama komedi Author! Author!, mendapat kecaman keras dari para kritikus.[3] Namun, penampilannya dalam Scarface (1983), disutradarai oleh Brian De Palma, terbukti menjadi puncak karier dan peran yang menentukan.[4] Saat pertama kali dirilis, film ini mendapat kritik pedas karena konten kekerasan, tetapi kemudian menerima pujian dari para kritikus.[30] Film ini berkinerja baik di box office, menghasilkan lebih dari US$45 juta di dalam negeri.[31] Pacino meraih nominasi Golden Globe untuk perannya sebagai gembong narkoba Kuba Tony Montana.[32]
Pada tahun 1983, Pacino menjadi donor utama untuk The Mirror Theater Ltd, bersama Dustin Hoffman dan Paul Newman, dengan hibah yang setara dari Laurance Rockefeller.[33] Para pria tersebut terinspirasi untuk berinvestasi karena hubungan mereka dengan Lee Strasberg, karena menantu perempuan Strasberg, Sabra Jones, adalah pendiri dan Direktur Artistik Produksi dari The Mirror. Pada tahun 1985, Pacino menawarkan kepada perusahaan tersebut produksi Hughie karya Eugene O'Neill, namun, perusahaan tersebut tidak dapat melakukannya pada saat itu karena jumlah pemainnya sedikit.[33] Pada tahun 1985, Pacino mengerjakan proyek pribadinya, The Local Stigmatic, sebuah drama off-Broadway tahun 1969 karya penulis Inggris Heathcote Williams. Dia membintangi drama tersebut, mementaskannya kembali dengan sutradara David Wheeler dan Theater Company of Boston dalam versi film berdurasi 50 menit. Film ini tidak dirilis di bioskop, tetapi kemudian dirilis sebagai bagian dari box set Pacino: An Actor's Vision pada tahun 2007.[4]
1984–1999: Karier yang mapan

Filmnya tahun 1985 Revolution, tentang seorang pemburu bulu binatang selama Perang Revolusi Amerika, gagal secara komersial dan kritis, yang menurut Pacino disebabkan oleh produksi yang terburu-buru[34] mengakibatkan Pacino vakum dari dunia film selama empat tahun. Pada saat itulah Pacino kembali ke panggung teater. Dia menggelar produksi lokakarya dari Crystal Clear, National Anthems, dan drama lainnya; dia tampil di Julius Caesar pada tahun 1988 di New York Shakespeare Festival milik produser Joseph Papp. Pacino berkomentar tentang masa vakumnya dari dunia film: "Saya ingat kembali saat semuanya terjadi, '74, '75, membawakan The Resistible Rise of Arturo Ui di atas panggung dan membaca bahwa alasan saya kembali ke panggung adalah karena karier film saya sedang merosot! Itulah etos semacam itu, cara pandang terhadap teater, sayangnya."[35] Pacino kembali berakting dalam film Sea of Love tahun 1989,[4] ketika dia memerankan seorang detektif yang memburu seorang pembunuh berantai yang menemukan korban melalui kolom lajang di sebuah surat kabar. Film tersebut mendapat ulasan yang bagus.[36] Pacino menerima nominasi Academy Award untuk perannya Big Boy Caprice dalam film laris di box office Dick Tracy pada tahun 1990, yang mana kritikus Roger Ebert menggambarkan Pacino sebagai "pencuri perhatian."[37] Kemudian di tahun yang sama, ia kembali memerankan salah satu karakternya yang paling terkenal, Michael Corleone, dalam The Godfather Part III (1990).[4]
Pada tahun 1991, Pacino membintangi film Frankie and Johnny bersama Michelle Pfeiffer, yang beradu peran dengan Pacino di Scarface. Pacino berperan sebagai seorang koki yang baru saja dibebaskan dari penjara dan memulai hubungan dengan seorang pelayan (Pfeiffer) di restoran tempat mereka bekerja. Drama ini diadaptasi oleh Terrence McNally dari drama off-Broadway miliknya sendiri Frankie and Johnny in the Clair de Lune (1987), yang menamu Kenneth Welsh dan Kathy Bates. Film tersebut menerima ulasan beragam, meskipun Pacino kemudian mengatakan bahwa ia menikmati peran tersebut.[38] Janet Maslin dalam The New York Times menulis, "Mr. Pacino tidak pernah semenarik dan sesederhana ini sejak masa-masa Dog Day Afternoon, dan ia membuat upaya Johnny yang tak berujung dalam merayu Frankie menjadi sesuatu yang menyenangkan. Adegan-adegannya sendirian dengan Ms. Pfeiffer memiliki ketelitian dan kejujuran yang mencegah aspek-aspek sentimental dalam film tersebut."[39] Atas perannya sebagai buta Letnan Kolonel Angkatan Darat AS Frank Slade dalam film Martin Brest Scent of a Woman (1992)[4] Pacino memenangkan Academy Award untuk Aktor Terbaik tahun berikutnya. Dia juga dinominasikan untuk Aktor Pendukung Terbaik atas Glengarry Glen Ross, menjadikan Pacino sebagai aktor pria pertama yang pernah menerima dua nominasi akting untuk dua film dalam tahun yang sama dan yang memenangkan peran utama.[4]
Pacino beradu akting dengan Sean Penn dalam drama kriminal Carlito's Way tahun 1993, di mana ia memerankan Carlito Brigante, seorang gangster yang dibebaskan dari penjara dengan bantuan pengacaranya yang korup (Penn) dan bersumpah untuk bertaubat.[40] Pacino membintangi film Michael Mann Heat (1995), di mana dia dan Robert De Niro tampil bersama di layar untuk pertama kalinya (meskipun Pacino dan De Niro sama-sama membintangi film The Godfather Part II, mereka tidak beradegan bersama satu pun).[4][41] Pada tahun 1996, Pacino membintangi film dokumenter teaternya sendiri Looking for Richard, pertunjukan adegan-adegan pilihan dari karya William Shakespeare Richard III serta kajian yang lebih luas mengenai peran dan relevansi Shakespeare yang berkelanjutan dalam budaya populer. Para pemeran yang dikumpulkan untuk pertunjukan tersebut meliputi: Alec Baldwin, Kevin Spacey, dan Winona Ryder.[42]
Pacino memerankan Setan dalam film thriller supranatural The Devil's Advocate (1997), yang turut dibintangi Keanu Reeves. Film tersebut sukses di box office, menghasilkan US$150 juta di seluruh dunia.[43] Roger Ebert menulis di Chicago Sun-Times, "Karakter setan itu diperankan oleh Pacino dengan penuh semangat yang hampir menyerupai kegembiraan."[44] Dalam Donnie Brasco tahun 1997, Pacino berperan sebagai gangster "Lefty" dalam kisah nyata agen FBI yang menyamar Donnie Brasco (Johnny Depp) dan aksinya dalam menjatuhkan Mafia dari dalam.[45] Pada tahun 1999, Pacino membintangi sebagai produser 60 Minutes Lowell Bergman dalam nominasi Oscar ganda The Insider bersama Russell Crowe, dan dalam film Oliver Stone Any Given Sunday.[46][47]
2000–2018: Peran di televisi dan kembali ke Broadway
Pacino telah memenangkan tiga Golden Globe sejak tahun 2000, yang pertama adalah Cecil B. DeMille Award pada tahun 2001 atas prestasi seumur hidup di bidang perfilman.[48] Pada tahun 2000, Pacino membintangi film bersama Jerry Orbach dalam adaptasi film berbiaya rendah dari drama Ira Lewis Chinese Coffee, yang dirilis ke berbagai festival film.[49] Difilmkan hampir seluruhnya sebagai percakapan satu lawan satu antara dua karakter utama, proyek ini membutuhkan waktu hampir tiga tahun untuk diselesaikan dan didanai sepenuhnya oleh Pacino.[49] Chinese Coffee termasuk di dalamnya bersama dua film langka Pacino lainnya yang turut ia produseri, The Local Stigmatic dan Looking for Richard, pada set kotak DVD khusus berjudul Pacino: An Actor's Vision, yang dirilis pada tahun 2007. Pacino memproduksi prolog dan epilog untuk cakram yang berisi film-film tersebut.[50]

Pada Oktober 2002, Pacino membintangi karya Bertolt Brecht The Resistible Rise of Arturo Ui di National Actor's Theater dan Complicite.[51] Disutradarai oleh Simon McBurney, produksi tersebut dibintangi oleh sejumlah nama terkenal Hollywood, termasuk John Goodman, Charles Durning, Tony Randall, Steve Buscemi, Chazz Palminteri, Paul Giamatti, Jacqueline McKenzie, Billy Crudup, Lothaire Bluteau, Dominic Chianese, dan Sterling K. Brown.[52] Produksi tersebut meraih kesuksesan kritis di mana "Pacino berhasil menarik dan mempertahankan perhatian seperti pegas yang siap putus. Dia penuh dengan aura mengancam dan seringai buaya, membantai jalannya menuju puncak dengan kegembiraan yang sangat menyeramkan."[53] Sutradara Christopher Nolan bekerja dengan Pacino pada Insomnia, pembuatan ulang dari film Norwegia dengan judul yang sama, beradu peran dengan Robin Williams. Newsweek menyatakan bahwa "dia [Pacino] bisa bermain dengan gaya yang sederhana sama memukaunya seperti saat bermain dengan gaya yang besar, bahwa dia bisa meledak dalam ke bawah maupun ke atas."[54] Film dan penampilan Pacino mendapat sambutan baik, meraih rating positif sebesar 93 persen di situs web agregasi ulasan Rotten Tomatoes.[55] Film ini cukup sukses di box office, menghasilkan $113 juta di seluruh dunia.[56] Namun, film berikutnya, S1m0ne, tidak menerima banyak pujian kritis atau kesuksesan di box office.[57] Pada tahun yang sama, ia berperan sebagai seorang humas dalam People I Know, sebuah film kecil yang kurang mendapat perhatian meskipun penampilan Pacino mendapat pujian.[58]
Jarang mengambil peran pendukung sejak kesuksesan komersialnya, ia menerima peran kecil dalam film yang gagal baik dari segi kritik maupun pendapatan box office Gigli (2003) sebagai bentuk bantuan kepada sutradara Martin Brest.[58][59] The Recruit, dirilis tahun 2003, menampilkan Pacino sebagai perekrut CIA dan para pemeran pendukung Colin Farrell. Film tersebut menerima ulasan beragam[60] dan digambarkan oleh Pacino sebagai sesuatu yang "secara pribadi tidak bisa dia ikuti."[58] Pacino selanjutnya berperan sebagai pengacara Roy Cohn dalam miniseri HBO tahun 2003 Angels in America, sebuah adaptasi dari drama judul sama karya Tony Kushner yang memenangkan Penghargaan Pulitzer[4] Untuk penampilan ini, Pacino memenangkan Golden Globe ketiganya, untuk Penampilan Terbaik oleh Aktor, pada tahun 2004.[61]
Pacino berperan sebagai Shylock dalam adaptasi film karya Michael Radford tahun 2004 The Merchant of Venice. Para kritikus memujinya karena menghadirkan rasa empati dan kedalaman pada karakter yang secara tradisional diperankan sebagai karikatur penjahat.[62] Dalam Two for the Money, Pacino memerankan seorang agen dan mentor perjudian olahraga untuk Matthew McConaughey, bersama Rene Russo. Film ini dirilis pada 8 Oktober 2005 dan mendapat ulasan beragam.[63] Desson Thomson wrote dalam The Washington Post, "Al Pacino sudah berkali-kali memerankan peran mentor, dia pantas mendapatkan penghargaan sebagai penentu nasib... pertarungan antara kebaikan dan kejahatan terasa sudah ditentukan untuk menguntungkan penebusan ala Hollywood."[64] Pacino menolak tawaran untuk kembali memerankan Michael Corleone dalam versi permainan komputer dari The Godfather (2006). Akibatnya, Electronic Arts tidak diizinkan untuk menggunakan kemiripan atau suara Pacino dalam game tersebut, meskipun karakternya muncul di dalamnya.[65] Dia mengizinkan wajahnya muncul dalam adaptasi permainan video dari film Scarface tahun 1983, yang bisa dibilang sebagai sekuelnya Scarface: The World is Yours.[66] Pada tanggal 20 Oktober 2006, American Film Institute menobatkan Pacino sebagai penerima AFI Life Achievement Award ke-35.[67] Pada tanggal 22 November 2006, University Philosophical Society di Trinity College Dublin memberikan penghargaan kepada Pacino Honorary Patronage of the Society.[68]
Pacino membintangi film Steven Soderbergh Ocean's Thirteen (2007), bersama George Clooney, Brad Pitt, Matt Damon, Elliott Gould, dan Andy García, sebagai penjahat Willy Bank, seorang taipan kasino yang menjadi sasaran Danny Ocean dan kru-nya. Film ini umumnya mendapat ulasan yang baik.[69] 88 Minutes dirilis pada tanggal 18 April 2008 di Amerika Serikat, setelah sebelumnya dirilis di berbagai negara lain pada tahun 2007. Film tersebut juga dibintangi oleh Alicia Witt dan mendapat kritik pedas,[70] meskipun para kritikus menemukan kesalahan pada alur cerita dan bukan pada akting Pacino.[71] Dalam Righteous Kill, Pacino dan Robert De Niro berperan sebagai detektif New York yang sedang mencari seorang pembunuh berantai. Film ini dirilis di bioskop pada tanggal 12 September 2008. Meskipun merupakan kembalian yang dinantikan bagi kedua bintang tersebut, film ini tidak diterima dengan baik oleh para kritikus.[72]

Pacino kembali ke panggung pada musim panas tahun 2010, memerankan Shylock dalam produksi Shakespeare in the Park, The Merchant of Venice.[73] Produksi yang mendapat pujian tersebut pindah ke Broadway di Broadhurst Theatre pada bulan Oktober, dan menghasilkan US$1 juta di box office pada minggu pertamanya.[74][75] Penampilan tersebut juga membuatnya mendapatkan nominasi Tony Award untuk Aktor Utama Terbaik dalam Drama.[76] Pacino memerankan Jack Kevorkian dalam film biografi HBO Films berjudul You Don't Know Jack, yang tayang perdana pada April 2010. Film ini bercerita tentang kehidupan dan karya seorang advokat bunuh diri dengan bantuan dokter. Penampilan tersebut membuat Pacino mendapatkan Emmy Award keduanya[77] sebagai aktor utama[78] dan Penghargaan Golden Globe keempatnya.[79]
Pada tahun 2011, ia berperan sebagai dirinya sendiri dalam film komedi Jack and Jill. Film tersebut dikritik habis-habisan oleh para kritikus, dan Pacino "memenangkan" Razzie Award untuk Aktor Pendukung Terburuk pada perhelatan ke-32.[80] Menjelaskan lebih lanjut tentang keputusannya untuk bergabung dengan para pemain film tersebut, ia menyatakan: "Itu datang pada saat saya membutuhkannya dalam hidup saya, karena itu terjadi setelah saya mengetahui bahwa saya tidak punya uang lagi. Akuntan saya [Kenneth I. Starr] sedang dipenjara, dan saya butuh sesuatu dengan cepat. Jadi saya mengambilnya (Jack and Jill.)"[81] Pada tanggal 4 September 2011, ia menerima Jaeger-LeCoultre Glory to the Filmmaker Award sebelum pemutaran perdana Wilde Salomé, sebuah film drama dokumenter Amerika tahun 2011 yang ditulis, disutradarai, dan dibintangi oleh Pacino.[82] Penayangan perdananya di AS pada malam tanggal 21 Maret 2012, di hadapan penonton yang memadati Castro Theatre berkapasitas 1.400 kursi di Castro District San Francisco, acara tersebut menandai peringatan 130 tahun kunjungan Oscar Wilde ke San Francisco. Acara ini merupakan penggalangan dana untuk GLBT Historical Society.[83][84][85] Pacino, yang memerankan tokoh Herod dalam film tersebut, menggambarkannya sebagai "proyek paling personal yang pernah saya kerjakan."[82]
Pada bulan Februari 2012, Presiden Barack Obama menganugerahi Pacino penghargaan National Medal of Arts.[86][87] Pada September 2012, Deadline Hollywood dilaporkan bahwa Pacino akan memerankan Joe Paterno, mantan pelatih Penn State Nittany Lions football, dalam film televisi Paterno, berdasarkan biografi tahun 2012 oleh penulis olahraga Joe Posnanski.[88] Paterno ditayangkan perdana di HBO pada 7 April 2018.[89] Pacino kembali ke panggung sebagai Shelly Levene dalam pementasan ulang Broadway peringatan 30 tahun dari drama karya David Mamet, Glengarry Glen Ross, yang berlangsung dari 19 Oktober 2012 hingga 20 Januari 2013 setelah 92 pertunjukan.[90] Meskipun menerima ulasan yang beragam hingga kurang antusias, produksi ini sukses secara komersial, menjadi pertunjukan pertama di musim Broadway 2012-13 yang berhasil mengembalikan investasi sebesar $3,3 juta dan sering kali beroperasi dengan kapasitas penuh karena menghasilkan pendapatan lebih dari 1 juta dolar per minggu.[91][92] Dia juga membintangi film biografi HBO tahun 2013 tentang persidangan pembunuhan produser rekaman Phil Spector, yang berjudul Phil Spector.[93]
Pada tahun 2015, Pacino mengambil peran utama dalam drama komedi Danny Collins. Penampilannya sebagai seorang bintang rock yang menua memberinya nominasi Golden Globe Award untuk Aktor Terbaik dalam Film - Musikal atau Komedi.[94] Dia membintangi pertunjukan Broadway China Doll, sebuah drama yang ditulis untuknya oleh Mamet, yang dipentaskan perdana pada tanggal 5 Desember 2015 dan ditutup pada tanggal 21 Januari 2016, setelah 97 kali pertunjukan.[95] Penayangan perdana dilakukan pada bulan Oktober 2015.[96]
Pada tahun 2016, Pacino menerima Kennedy Center Honor.[97] Penghormatan tersebut mencakup sambutan dari mantan rekan-rekannya sesama aktor Sean Penn, Kevin Spacey, Bobby Cannavale dan Chris O'Donnell.[98] Berbicara tentang kemungkinan pensiun, Pacino mengatakan: "Berakting, terutama jika Anda sudah melakukannya selama saya, akan menjadi bagian dari diri Anda sehingga Anda jarang berpikir untuk berhenti atau hal semacam itu."[99]
2019–sekarang

Pacino beradu akting dengan Brad Pitt dan Leonardo DiCaprio dalam drama komedi karya Quentin Tarantino Once Upon a Time in Hollywood, yang dirilis pada 26 Juli 2019.[100] Kemudian pada tahun 2019, Pacino berperan sebagai kepala Teamsters Jimmy Hoffa, bersama Robert De Niro dan Joe Pesci, dalam film Netflix karya Martin Scorsese The Irishman, berdasarkan buku tahun 2004 I Heard You Paint Houses karya Charles Brandt. Ini adalah kali pertama Pacino disutradarai oleh Scorsese, dan dia menerima nominasi Aktor Pendukung Terbaik di Academy Awards ke-92—yang kesembilan kalinya hingga saat ini.[101] Penampilan Pacino mendapat ulasan positif. Peter Bradshaw menggambarkannya sebagai "megah" dalam The Guardian.[102] Justin Chang menulis, "De Niro, Pesci, dan Pacino berada di puncak performa mereka, sebagian karena mereka tidak sekadar mengulang karakter gangster ikonik yang pernah mereka perankan sebelumnya."[103]
Pada Februari 2020, Pacino berperan sebagai Meyer Offerman, seorang pemburu Nazi fiktif, dalam serial Amazon Prime Video Hunters.[104] Ini adalah serial televisi pertama Pacino sejak Angels in America (2003). Hunters diperpanjang untuk musim kedua pada Agustus 2020.[105] Pada tahun 2021, Pacino memerankan Aldo Gucci di film Ridley Scott House of Gucci.[106] Film ini menerima ulasan beragam hingga positif, dengan penampilan Pacino disorot sebagai yang paling menonjol, bersama dengan Lady Gaga dan Jared Leto . Pada tahun yang sama, ia berperan sebagai pengacara pembela utama dalam American Traitor: The Trial of Axis Sally. Pada tahun 2023, Pacino kembali ke layar lebar dalam peran pendukung dengan memerankan pencuri bernama Xavier Crane dalam film Michael Keaton Knox Goes Away.[107]
Pada tahun 2024, Pacino membintangi Modì, Three Days on the Wing of Madness, sebuah film tentang Amedeo Modigliani, yang ia produseri bersama Johnny Depp dan Barry Navidi.[108] Film ini berdasarkan naskah drama karya Dennis McIntyre, yang sebelumnya telah diadaptasi untuk film tahun 2004 dengan judul yang sama.[108] Pengambilan gambar utama dimulai pada bulan September 2023.[109] Pada tanggal 10 Maret 2024, Pacino mempersembahkan Academy Award untuk Film Terbaik di Academy Awards ke-96,[110] ini adalah kali ketiga ia mempersembahkan Academy Award untuk Film Terbaik (pertama kali pada tahun 1995 bersama Robert De Niro dan kedua pada tahun 1997). Pada tanggal 15 Oktober 2024, Pacino merilis memoar terlarisnya yang berjudul Sonny Boy dengan Penguin Press yang mengisahkan kehidupannya dari masa kecil yang penuh tantangan di South Bronx hingga menjadi aktor ikonik.[111][112]
Pacino muncul dalam lima film independen pada tahun 2025. Yang pertama adalah film horor The Ritual, di mana dia berperan sebagai pastor Theophilus Riesinger.[113] Yang kedua adalah Billy Knight, sebuah drama coming-of-age yang dibintangi bersama Charlie Heaton and Diana Silvers.[114] Pada September 2025, ia memainkan peran kecil dalam dua film: Dead Man's Wire dan In the Hand of Dante, keduanya melakukan pemutaran perdana dunia di luar kompetisi di Festival Film Internasional Venesia ke-82.[115] Film pertama yang diperoleh oleh Row K Entertainment Ia digambarkan sebagai seorang pialang hipotek kaya, yang oleh lawan mainnya Cary Elwes disebut sebagai "Easter egg" yang disengaja dan "momen yang melengkapi sebuah cerita," merujuk pada penampilannya yang luar biasa dalam Dog Day Afternoon.[116] Penampilan singkatnya di film kedua, yang diakuisisi oleh Netflix, dipuji oleh Caryn James dari The Hollywood Reporter sebagai "salah satu adegan paling tajam dan terbaik dalam film tersebut."[117] Partisipasi film terakhir Pacino di tahun 2025 adalah dalam film Nic Pizzolatto yang berjudul Easy's Waltz.[118] Pada tahun yang sama, ia menjadi bintang film pertama yang bertemu dengan Paus Leo XIV.[119] Dia juga tampil bersama Robert De Niro dalam kampanye mode "Warmer Together" dari Moncler.[120] Pada akhir tahun 2025, ia mulai syuting sebuah film Prancis yang difilmkan dalam bahasa Inggris, dan ditulis oleh Luc Besson, berjudul Father Joe.[121]
Pada tahun 2026, monolog Pacino di ruang ganti dari Any Given Sunday digunakan dalam kampanye nasional untuk Pfizer.[122]
Kegiatan lainnya
Kesempatan Berbicara di Depan Umum
Pacino beberapa kali tampil sebagai pembicara tamu dan utama di universitas dan sekolah film, sering berbagi keahlian aktingnya dan refleksi tentang kariernya. Pada 19 November 1999, dia berkunjung Yale University untuk mengadakan kelas master untuk Yale Dramatic Association, menghadiri sesi tanya jawab setelah pemutaran film-filmnya, The Insider dan Looking for Richard, dan menerima penghargaan sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam dunia akting.[123] Pada tanggal 22 November 2006, dia menuju ke Trinity College Dublin untuk menerima dukungan kehormatan dari University Philosophical Society atas kontribusinya pada dunia teater dan atas jasanya membawa karya Oscar Wilde ke hadapan penonton Broadway. Dia menyampaikan pidato, termasuk monolog dramatis, yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama para mahasiswa.[124][125] Pada tanggal 16 Oktober 2010, beliau menjadi pembicara utama di acara Brick City Homecoming and Family Weekend di Rochester Institute of Technology di hadapan 4.800 penonton yang memenuhi tempat acara.[126] Pada tanggal 4 Desember 2014, ia tampil sebagai pembicara tamu untuk berbagi cerita dan pengalaman dengan mahasiswa New York Film Academy setelah pemutaran perdana khusus filmnya, The Humbling dan berpartisipasi dalam sesi tanya jawab yang intim dengan mereka.[127]
Filantropi
Pacino telah berpartisipasi dalam beberapa produksi amal dan pembacaan naskah untuk mengumpulkan dana bagi perusahaan teater dan program seni. Pada tahun 1992, ia tampil dalam dua produksi sekaligus Salome dan Chinese Coffee, yang berfungsi sebagai penggalangan dana dengan biaya $50 per pertunjukan untuk Circle in the Square Theatre untuk mengurangi utangnya dan merupakan upaya yang sukses.[128] Pada tahun 1996, ia melanjutkan dukungannya untuk teater dengan menyutradarai dan membintangi pementasan ulang produksi Hughie karya Eugene O’Neill.[129] Pada tahun 2019, dia bergabung dengan Geoffrey Rush untuk Simply Shakespeare: The Merchant of Venice, pembacaan naskah amal yang dipentaskan hanya untuk satu malam guna mendukung Shakespeare Center of Los Angeles.[130] Pada tahun 2020, ia berpartisipasi dalam kegiatan yang sama untuk produksi karya David Rabe The Basic Training of Pavlo Humme di Wallis Annenberg Center for the Performing Arts. Hasil dari acara pembacaan tersebut mendukung National Association of Veteran-Serving Organizations dan program Veteran dalam Seni dari SCLA.[131] Pada tahun 2022, ia mengadakan penggalangan dana hanya untuk satu malam saja, Al Pacino Live on Stage, menampilkan kilas balik karier dan sesi tanya jawab, untuk mendukung SCLA.[132]
Pacino juga pernah tampil dalam iklan layanan masyarakat dan kampanye yang mendukung tujuan sosial dan inisiatif amal. Pada tahun 2001, bersama aktor-aktor lain, ia menjadi sukarelawan dalam telethon amal America: A Tribute to Heroes untuk menerima janji sumbangan melalui telepon dari publik selama siaran langsung untuk mengumpulkan dana bagi para korban dan keluarga yang terdampak oleh serangan 11 September.[133] Pada tahun 2005, dia terlibat dengan ONE Campaign, yang berfokus pada memerangi kemiskinan ekstrem, kelaparan, dan AIDS, melalui kampanye televisi dan cetak mereka Make Poverty History bersama tokoh-tokoh lainnya.[134] Pada tahun 2012, ia bergabung dengan tokoh-tokoh publik dalam menyerukan dukungan keuangan untuk bantuan Badai Sandy dalam sebuah iklan layanan masyarakat.[135] Pada tahun 2023, Pacino menyetujui kampanye Halftime, merilis versi baru dari pidato terkenal 'inci demi inci' di ruang ganti yang disampaikannya dalam film Any Given Sunday, yang menyoroti pentingnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa mencapai setengah jalan.[136]
Pada tahun 2009, Pacino menerima "Jane Wyman Humanitarian Award," penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Cabang California Selatan dari Arthritis Foundation atas rekam jejaknya dalam memberikan sumbangan amal dan kontribusi serta dukungan seumur hidup terhadap misi yayasan untuk menemukan obatnya.[137] Pacino, yang telah mendukung banyak kegiatan amal secara anonim, berbicara tentang pentingnya hal itu dalam sebuah wawancara langka dengan CBS News: "Saya rasa orang-orang tidak menyadari bagaimana penyakit ini menyerang anak-anak dan bagaimana gejalanya muncul," tambahnya, seraya mengatakan bahwa jika berbicara terbuka dapat membantu mereka yang menderita radang sendi, maka itu sepadan.[138]
Pada tahun 2024, Pacino mengungkapkan hal tersebut dalam memoarnya Sonny Boy bahwa dia merasa bahwa film tahun 1980 Cruising dianggap "mengeksploitasi" komunitas LGBTQ+ setelah melihat film jadinya. Dia tidak mempromosikan film tersebut, dan dia secara anonim menyumbangkan uang yang diperolehnya dari film itu ke dana perwalian yang tidak dapat ditarik kembali untuk tujuan amal.[139]
Perusahaan Produksi
Pacino adalah pemilik Chal Productions, sebuah perusahaan produksi untuk teater dan film yang berbasis di New York, yang didirikan bersama teman dan mentornya, Charlie Laughton. Didirikan sekitar dua dekade sebelum tahun 2001, perusahaan ini beroperasi sebagai perusahaan pengembangan yang fleksibel, menyesuaikan fokusnya berdasarkan karya Pacino. Berikut adalah beberapa karya yang pernah dikerjakannya: Looking for Richard, Chinese Coffee, People I Know, dan Wilde Salomé.[140]
Penerimaan dan warisan

Al Pacino sering dianggap sebagai salah satu aktor terhebat dan paling berpengaruh di dunia perfilman dan teater.[141][142][143][144] Dikenal karena "intensitas khasnya," "keteguhan hati," dan penampilan "eksplosifnya," ia memperoleh reputasi sebagai raksasa di era New Hollywood.[145][146][147] Guru akting terkenal Lee Strasberg menggambarkannya, dengan mengatakan, "Beberapa aktor memerankan karakter. Al Pacino menjadi karakter tersebut. Dia mengambil identitas karakter itu begitu total sehingga dia terus menghayati peran tersebut lama setelah drama atau film berakhir."[148] Namun, Pacino percaya bahwa dia bukanlah aktor metode murni, melainkan terlibat dalam latihan improvisasi di luar naskah.[149] Sutradara Dog Day Afternoon dan Serpico, Sidney Lumet, mengatakan, "Segala sesuatu bermula dari inti yang luar biasa di dalam dirinya. Aku tak akan berpikir untuk mencoba mendekatinya, karena itu sama saja seperti mendekati pusat bumi. Apa yang keluar dari intinya begitu unik dan hanya milik dirinya sendiri."[150] Penulis dan sutradara trilogi The Godfather Francis Ford Coppola mengatakan, “Hal pertama yang saya perhatikan adalah kecerdasannya. Dia tahu bagaimana menggunakan bakatnya [...] Dia menggunakan apa yang dimilikinya, kualitas magnetis yang mencolok ini, aura yang membara ini.”[151] Marcia Lucas, yang ditugaskan untuk menyunting beberapa audisi berpendapat bahwa Pacino "menelanjangi Anda dengan tatapan matanya."[152] Kritikus film Tom Shone dalam sebuah artikel di Prospect telah menyatakan, "Jika kekuatan penampilan Pacino berasal dari suaranya, kehalusan seringkali ditemukan di matanya. Dia hanya melakukan kontak mata sekilas dengan sesama aktor—bahkan sebelum Scent of a Woman, di mana dia berperan sebagai orang buta—tatapannya, dalam close-up, melayang-layang di layar, membiarkan penonton menyaksikan sendiri riuh rendah kepanikan atau perencanaan yang terpancar di wajahnya. Dia selalu memiliki insting yang kuat untuk mengetahui letak kamera. Dia memiliki penglihatan periferal seperti rusa."[153] Tentang bagaimana film Scarface terus beresonansi dengan penonton beberapa dekade setelah dirilis, Glenn Kenny berkata, "Penampilan Pacino luar biasa dan sangat memikat sehingga membuat Anda terhanyut."[154]
Tentang pendekatannya terhadap pekerjaan, sutradara Bobby Deerfield Sydney Pollack mengatakan, "Dia tidak mengajukan pertanyaan umum tentang apa yang diinginkan pria itu dalam hidup. Begitu dia mulai menelusuri karakter seseorang, itu seperti anjing yang menemukan jejak." Proses kerjanya intuitif dan internal.[155] Menurut Joyce Carol Oates, Pacino adalah seorang seniman yang gigih dan bersemangat, yang tidak dapat diprediksi dan di luar dugaan. Ia menambahkan bahwa gaya aktingnya tidak dapat dibedakan dari kehidupan nyata.[156][157] David Mamet membandingkan penggalian karakter Pacino dengan cara Louis Armstrong memainkan jazz: "Dia tidak mampu melakukannya dengan cara yang sama dua kali."[158] Sutradara Heat Michael Mann menganggap Pacino seperti pelukis hebat Picasso, yang menciptakan karyanya dengan "Menatap kanvas kosong selama berjam-jam dengan konsentrasi tinggi. Dan kemudian muncullah serangkaian sapuan kuas. Dan sebagian dari karakter itu pun hidup.”[159]
Saya harap persepsi yang muncul adalah bahwa saya seorang aktor, saya tidak pernah berniat menjadi bintang film.
— Pacino tentang memprioritaskan keahlian[160]
Hidup itu di atas tali, kawan. Itulah aktingku, itulah hidupku. Saat aku bekerja, aku berada di atas tali. Saat aku berusaha keras. Saat aku mengambil risiko. Aku ingin mengambil risiko. Aku ingin terbang dan gagal. Aku ingin menabrak sesuatu saat melakukannya, karena itulah caraku tahu aku masih hidup. Itulah yang membuatku tetap hidup.
— Kutipan Pacino tentang akting muncul dari film The Flying Wallendas, "Hidup itu di atas kawat. Selebihnya hanyalah menunggu."[161]
Di luar layar, Charlie Laughton, penasihat terdekat Pacino selama bertahun-tahun, memberinya julukan "si liar dan kolot" karena kontras antara kehidupan pribadi dan publiknya; bergaya bohemian di luar dan tradisional di dalam.[162] Meskipun sebagian besar aktor memanfaatkan atau beradaptasi dengan perhatian publik yang intens, Pacino justru merasa hal itu menantang, dengan menyatakan, "Sebagian dari aura misterius ini justru menyusahkan." Pacino tidak memiliki agen pers untuk waktu yang lama, hal itu disebabkan oleh ketidaksukaannya terhadap sorotan atau menjadi seorang selebriti.[163] Salah satu penulis biografinya, Lawrence Grobel, mengatakan bahwa Pacino adalah sosok yang "sangat tertutup", namun, wawancara-wawancaranya mengungkapkan sosok pria yang lebih peduli dengan proses berakting daripada hasil karyanya, dan lebih mengutamakan otentisitas daripada kesuksesan komersial.[164] The New York Times menulis, "Pacino adalah tipe aktor yang gugup dan siap melakukan apa saja—bahkan melampaui batas—jika menurutnya itulah yang dibutuhkan sebuah peran. Namun, di luar sorotan, rasa malunya menjadi legenda."[165] Pada akhir tahun 2000, Pacino meminta untuk menunda pengukuhannya ke dalam American Theater Hall of Fame, sebagian karena dia berencana untuk melakukan lebih banyak pekerjaan teater di masa depan. Dia mengatakan kepada penyelenggara Terry Hodge Taylor bahwa meskipun dia menghargai pengakuan tersebut, dia percaya itu terlalu dini dan dia belum cukup aktif di dunia teater akhir-akhir ini untuk layak mendapatkan penghargaan itu. Meskipun ia meminta untuk menunda, Playbill melaporkan bahwa dia adalah kandidat terdepan dalam pemungutan suara oleh American Theatre Critics Association dan anggota industri lainnya.[166]
Pacino adalah penerima penghargaan prestasi karir bergengsi Cecil B. DeMille pada tahun 2001, sebagai penghargaan atas kontribusinya yang luar biasa bagi dunia hiburan.[167] Pada tahun 2003, pemirsa televisi Inggris memilih Pacino sebagai Greatest Movie Star of All Time dalam jajak pendapat oleh Channel 4,[168] dan dia termasuk dalam daftar VH1 "200 Greatest Pop Culture Icons of All Time."[169]
Pada tahun 2007, American Film Institute menganugerahi Pacino penghargaan atas prestasi seumur hidupnya. "Kariernya menginspirasi penonton dan seniman," kata Howard Stringer, ketua dewan pengawas AFI, dalam sebuah pernyataan.[170] Pada tahun 2011, ia menerima National Medal of Arts, dan selanjutnya, Kennedy Center Honors pada tahun 2016, keduanya diberikan kepadanya oleh Presiden Barack Obama. Kutipan tersebut berbunyi sebagai berikut: "Al Pacino menyebut teater sebagai senternya. Di sanalah ia menemukan dirinya, di sanalah ia melihat kebenaran. Dan sejak Al pertama kali tampil di Broadway pada tahun 1969, bakatnya yang luar biasa telah menjadi standar emas dalam dunia akting [...] Di balik semua itu, Al selalu lebih peduli pada senternya daripada sorotan lampu panggung. Dia mengatakan bahwa dia masih berusaha terbiasa dengan gagasan menjadi seorang ikon, tetapi bakatnya dalam menghadirkan inspirasi dan intensitas pada peran-perannya adalah dia membiarkan kita memahami apa yang dirasakan karakternya. Dan untuk itu, kami sangat berterima kasih."[171] Penghormatan tersebut mencakup narasi tentang kehidupannya oleh Meryl Streep, pembacaan Shakespeare oleh Laurence Fishburne dan Lily Rabe, pementasan ulang adegan tango di Scent of a Woman oleh Chris O'Donnell dan Gabrielle Anwar, tiruan Kevin Spacey terhadap aktor tersebut, dan komentar dari Sean Penn.[172]
Sejumlah film Pacino telah menjadi film klasik sinema Amerika, dengan empat filmnya di antaranya (The Godfather, The Godfather Part II, Dog Day Afternoon, dan Scarface) dipilih untuk dilestarikan di U.S. National Film Registry oleh Library of Congress.[173] Penggambaran karakternya yang luar biasa telah ditampilkan di American Film Institute 100 Years... series, dengan dua orang dalam daftar 100 karakter layar terhebat (Frank Serpico dalam kategori pahlawan dan Michael Corleone dalam kategori penjahat) dan dengan tiga dialog dalam daftar 100 kutipan terbaik dalam sinema Amerika (diucapkan oleh Michael Corleone, Tony Montana, dan Sonny Wortzik).[174] Majalah film Inggris Empire memilih Michael Corleone dan Tony Montana sebagai dua karakter film terhebat sepanjang masa seperti yang dipilih oleh pembaca mereka di seluruh dunia.[175] Daftar versi majalah Time Out dari 100 film terbaik tersebut mencakup tiga film Pacino, yang dipilih oleh para aktor di industri film.[176]
Pacino banyak disebut-sebut dalam televisi, musik, film, dan budaya pop yang lebih luas, sebagian besar karena peran-perannya yang telah menjadikannya ikon budaya abadi untuk keteguhan, kekuatan, dan intensitas.[177] Scarface dianggap sebagai bagian penting dalam budaya hip-hop. Artis seperti Jay-Z, The Notorious B.I.G., Nas, Future, August D., Nicki Minaj dan yang lainnya memberi penghormatan kepada Montana, grup rap Mobb Deep bahkan menggunakan sampel musik dari film tersebut dalam lagu mereka tahun 1996 “G.O.D., Pt. 3.”[178] Gaya akting dan tingkah laku Pacino yang khas banyak ditiru oleh para seniman, termasuk Bill Hader, Jay Mohr, Johnny Depp dan lainnya.[179][180] Spacey, yang memberikan penghormatan kepada Pacino saat menerima Kennedy Center Honors tahun 2016 berkata: “Alasan kita semua suka menirukan Al Pacino adalah karena ia telah menciptakan karakter-karakter yang tak terlupakan, dan itu karena bagi Al Pacino, ini bukan hanya bisnis, tetapi juga keahlian.”[181]
Kehidupan pribadi
Hubungan dan anak-anak
Pacino menjalin hubungan dengan lawan mainnya di The Godfather Trilogy Diane Keaton. Hubungan mereka yang putus nyambung berakhir setelah syuting The Godfather Part III.[182] Dia pernah menjalin hubungan dengan Jill Clayburgh, Tuesday Weld, Marthe Keller, Veruschka von Lehndorff, Kathleen Quinlan, Lyndall Hobbs, dan Penelope Ann Miller.[50][183][184] Pacino menjalin hubungan selama sepuluh tahun dengan aktris Argentina Lucila Polak dari tahun 2008 hingga 2018.[185]
Pacino memiliki empat anak. Anak sulung, Julie Marie (lahir 16 Oktober 1989), adalah putrinya dengan pelatih akting Jan Tarrant. Ia memiliki anak kembar yang dikandung melalui fertilisasi in vitro (IVF), seorang putra bernama Anton James dan seorang putri bernama Olivia Rose (lahir 25 Januari 2001). dengan aktris Beverly D'Angelo, yang mana ia jalinnya dari tahun 1997 hingga 2003. Ia memiliki seorang putra, Roman (lahir 15 Juni 2023), dengan seorang produser Noor Alfalah, yang menjalin hubungan dengannya dari tahun 2022 hingga 2024.[186][187] Pacino, pada usia 83 tahun, adalah salah satu ayah tertua yang tercatat.[188] Dia tidak pernah menikah.[189][190]
Kesehatan dan kecanduan
Pacino telah mengakui menyalahgunakan alkohol dan pil (khususnya penenang) di awal karirnya, sebagian karena ia merasa kesulitan menghadapi ketenarannya yang mendadak setelah The Godfather.[191][192] Dia bebas pada tahun 1977.[191] Dalam memoarnya, Pacino menyatakan bahwa dia tidak pernah mengonsumsi kokain seumur hidupnya, meskipun ada "keyakinan umum" bahwa dia adalah pecandu kokain karena perannya dalam film-film seperti Scarface.[193]
Pacino mengatakan pada tahun 2024 bahwa dia hampir meninggal karena COVID-19 pada tahun 2020; pengalaman hampir mati itu membuatnya meragukan keberadaan akhirat.[194]
Daftar kredit dan penghargaan akting
Pacino telah memenangkan dan dinominasikan untuk banyak penghargaan selama karier aktingnya, termasuk sembilan nominasi Oscar (memenangkan satu) dan lima nominasi BAFTA (memenangkan satu) atas karyanya di bidang film; 19 nominasinGolden Globe (memenangkan empat) dan tujuh nominasi SAG Award (memenangkan dua), masing-masing mengakui karya film dan TV-nya; tiga nominasi Primetime Emmy Award (memenangkan dua) semata-mata untuk karyanya di televisi; dan tiga nominasi Tony Award (memenangkan dua) atas kiprahnya di panggung.
Pacino meraih triple crown pada tahun 2004 dan telah diakui dengan penghargaan tertinggi di bidang film, televisi, dan teater Amerika untuk penampilan berikut:
Academy Awards
- Academy Awards ke-45 (1973): Aktor Pendukung Terbaik, nominasi, atas The Godfather
- Academy Awards ke-46 (1974): Aktor Terbaik, nominasi, atas Serpico
- Academy Awards ke-47 (1975): Aktor Terbaik, nominasi, atas The Godfather Part II
- Academy Awards ke-48 (1976): Aktor Terbaik, nominasi, atas Dog Day Afternoon
- Academy Awards ke-52 (1980): Aktor Terbaik, nominasi, atas ...And Justice for All
- Academy Awards ke-63 (1991): Aktor Pendukung Terbaik, nominasi, atas Dick Tracy
- Academy Awards ke-65 (1993): Aktor Pendukung Terbaik, nominasi, atas Glengarry Glen Ross
- Academy Awards ke-65 (1993): Aktor Terbaik, menang, atas Scent of a Woman
- Academy Awards ke-92 (2020): Aktor Pendukung Terbaik, nominasi, atas The Irishman
Primetime Emmy Awards
- Primetime Emmy Awards ke-56 (2004): Aktor Utama Terbaik dalam Serial Terbatas atau Antologi atau Film, menang, atas Angels in America
- Primetime Emmy Awards ke-62 (2010): Aktor Utama Terbaik dalam Serial Terbatas atau Antologi atau Film, menang, atas You Don't Know Jack
- Primetime Emmy Awards ke-65 (2013): Aktor Utama Terbaik dalam Serial Terbatas atau Antologi atau Film, nominasi, atas Phil Spector
Tony Awards
- Penghargaan Tony ke-23 (1969): Aktor Pendukung Terbaik dalam Drama, menang, atas Does a Tiger Wear a Necktie?
- Penghargaan Tony ke-31 (1977): Aktor Terbaik dalam Drama, menang, atas The Basic Training of Pavlo Hummel
- Penghargaan Tony ke-65 (2011): Aktor Terbaik dalam Drama, nominasi, atas The Merchant of Venice
Bibliografi
- Pacino, Al (2024). Sonny Boy: A Memoir (Edisi First hardcover). New York: Penguin Press. ISBN 9780593655115. OCLC 1425980020.
Referensi
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Grobel, Lawrence (2006). Al Pacino: The Authorized Biography. London: Simon & Schuster. ISBN 978-0-7432-9497-3. Diakses tanggal November 21, 2022.
- 1 2 3 4 5 6 7 Yule, Andrew (1992). Al Pacino : Life on the Wire. Time Warner Books. ISBN 0-7515-0048-8. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 14, 2020. Diakses tanggal October 30, 2020.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 "Al Pacino Biography". The Biography Channel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 29, 2014. Diakses tanggal March 10, 2010.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Inside the Actors Studio. Musim 12. Episode 20. October 2, 2006. Bravo.
- 1 2 Cohen, Francine (April 25, 2015). "Al Pacino: 'It's never been about money. I was often unemployed'". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 1, 2017. Diakses tanggal October 19, 2017.
- ↑ Grobel; p. 200
- ↑ Grobel; p. 5
- 1 2 Smith, Kyle (December 13, 1999). "Scent of a Winner". PEOPLE.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 26, 2020. Diakses tanggal October 9, 2020.
- ↑ "Where could I emote?". London Review of Books. June 26, 2025. Diakses tanggal March 8, 2026.
- ↑ Bradley, Betsy (December 11, 1990). "Herman Ridder Junior High School (Public School 98)" (PDF). Landmarks Preservation Commission. hlm. 10. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal March 3, 2016. Diakses tanggal August 15, 2016.
- ↑ Mankiewicz, Ben (October 17, 2024). "Al Pacino on becoming Al Pacino". CBS News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 15, 2026. Diakses tanggal February 15, 2026.
- ↑ Okun, Stacey. "Fire Destroys Former Performing Arts High School"; Diarsipkan April 7, 2017, di Wayback Machine.. The New York Times (February 14, 1988).
- ↑ Jefferies, Mark (August 28, 2024). "Al Pacino credits his Oscar-winning success to troubled mother who died from overdose". Mirror. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 15, 2026. Diakses tanggal February 15, 2026.
- ↑ "Al Pacino Biography". Diarsipkan dari asli tanggal May 12, 2014. Diakses tanggal May 10, 2014.
- ↑ Pogrebin, Robin (June 20, 2000). "Pacino, Burstyn and Keitel To Lead the Actors Studio". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 14, 2020. Diakses tanggal September 30, 2020.
- ↑ "Early Scenes Remembering a childhood in the South Bronx". The New Yorker. August 26, 2024. Diakses tanggal March 8, 2026.
- ↑ Lipton, James. Inside Inside, Dutton (2007)
- ↑ Grobel; p. 200
- ↑ Grobel; p. 16
- ↑ Al Pacino and the cast and crew talk Scarface | | South Africa Diarsipkan March 17, 2014, di Wayback Machine.. Filmcontact.com (August 26, 2011). Retrieved May 22, 2014.
- ↑ "Al Pacino to Headline Lyle Kessler's Orphans on Broadway". Broadway Official Website. August 12, 2005. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 15, 2012. Diakses tanggal September 28, 2010.
- ↑ Grobel; p. xx
- ↑ Colaciello, Robert (August 19, 1971). "Turn-offs that turn on". The Village Voice. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 12, 2016. Diakses tanggal October 21, 2014.
- ↑ "'Godfather' role still defines Pacino". Kentucky New Era. April 18, 1997. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 12, 2016. Diakses tanggal October 21, 2014.
- 1 2 3 Grobel; p. xxi
- ↑ McGrath, Lottie (October 26, 2024). "Al Pacino Sets Record Straight on Why He 'Didn't Show Up' to Oscars". Newsweek. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 13, 2026. Diakses tanggal February 13, 2026.
- ↑ Grobel; p. xxii
- 1 2 3 Grobel; p. xxiii
- ↑ Lee, Nathan (August 27, 2007). "Gay Old Time". The Village Voice. New York. Diarsipkan dari asli tanggal May 2, 2010. Diakses tanggal July 26, 2010.
- ↑ Snyder, S. James (November 19, 2008). "Scarface Nation". Time. Diarsipkan dari asli tanggal February 6, 2011. Diakses tanggal April 4, 2011.
- ↑ "Scarface (1983) Box Office". Box Office Mojo. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 30, 2007. Diakses tanggal December 25, 2007.
- ↑ "Al Pacino Golden Globe History". Golden Globes Official Website. Diarsipkan dari asli tanggal May 20, 2006. Diakses tanggal July 28, 2010.
- 1 2 Nemy, Enid (December 6, 1984). "BROADWAY". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 2, 2017. Diakses tanggal January 10, 2017.
- ↑ Grobel; p. xiv
- ↑ Lovece, Frank (September 17, 1989). "Pacino re-focuses on film career: After five-year absence, actor returns to the big screen". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 12, 2014. Diakses tanggal October 21, 2014.
- ↑ Grobel; p. xxv
- ↑ Roger Ebert (June 15, 1990). "Dick Tracy Review". Chicago Sun-Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 26, 2008.
- ↑ Grobel; p. xxvii
- ↑ Maslin, Janet (October 11, 1991). "Short-Order Cookery And Dreams of Love". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 18, 2013.
- ↑ Fordy, Tom (November 13, 2018). "A gangster movie with heart: how Al Pacino and Brian De Palma made the criminally underrated Carlito's Way". The Daily Telegraph (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0307-1235. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 17, 2020. Diakses tanggal April 10, 2020.
- ↑ Alexander, Bryan (May 27, 2017). "Al Pacino, Robert De Niro discuss their famed 'Heat' face-off". USA Today (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 25, 2020. Diakses tanggal April 10, 2020.
- ↑ Turan, Kenneth (October 25, 1996). "'Looking for Richard' but Finding Only Pacino". The Los Angeles Times (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 10, 2020. Diakses tanggal April 10, 2020.
- ↑ "The Devils Advocate Box Office". Box Office Mojo. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 11, 2010. Diakses tanggal August 1, 2010.
- ↑ Ebert, Roger (October 17, 1997). "Devil's Advocate Review". Chicago Sun-Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 25, 2011. Diakses tanggal August 1, 2010.
- ↑ Travers, Peter (February 28, 1997). "Donnie Brasco". Rolling Stone (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 21, 2019. Diakses tanggal April 10, 2020.
- ↑ Ebert, Roger (November 5, 1999). "The Insider movie review & film summary (1999)". Chicago Sun-Times (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 15, 2020. Diakses tanggal April 10, 2020.
- ↑ Lawrence, Derek (January 22, 2020). "'We were at war in South Beach': An oral history of 'Any Given Sunday'". Entertainment Weekly (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 23, 2020. Diakses tanggal April 10, 2020.
- ↑ "Cecil B. DeMille Award". Golden Globes Official Website. Diarsipkan dari asli tanggal April 30, 2006. Diakses tanggal July 26, 2010.
- 1 2 Duke, Paul F. (August 6, 2000). "Searchlight buys 'Coffee' with Pacino". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 8, 2012. Diakses tanggal April 4, 2011.
- 1 2 Grobel; p. xxxviii
- ↑ "Playbill". October 3, 2002. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 13, 2018.
- ↑ "Variety Review". October 21, 2002. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 13, 2018.
- ↑ Holden, Joe (October 24, 2002). "The Guardian – Review 10/23/2002". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 13, 2018.
- ↑ Grobel; p. xxxiv
- ↑ "Insomnia (2002)". Rotten Tomatoes. May 24, 2002. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 2, 2010. Diakses tanggal August 5, 2010.
- ↑ "Insomnia Box Office". Box Office Mojo. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 8, 2010. Diakses tanggal August 5, 2010.
- ↑ Grobel; p. xxxiii
- 1 2 3 Grobel; p. xxxv
- ↑ Bloom, David (January 24, 2002). "Pacino inks for 'Gigli' cameo". Variety (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 10, 2020. Diakses tanggal April 10, 2020.
- ↑ "The Recruit". Metacritic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 21, 2011. Diakses tanggal April 4, 2011.
- ↑ "Golden Globe Award History, Al Pacino". Golden Globes Official Website. Diarsipkan dari asli tanggal February 18, 2008. Diakses tanggal July 26, 2010.
- ↑ Grobel; p. xxxvi
- ↑ "Two for the Money". Metacritic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 8, 2011. Diakses tanggal April 4, 2011.
- ↑ Thomson, Desson (October 7, 2005). "Hedging Its Bets, 'Two For the Money' Loses Big". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 11, 2012. Diakses tanggal July 28, 2010.
- ↑ Smith, David (April 17, 2005). "Godfather's conversion into video game angers Coppola". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 10, 2020. Diakses tanggal April 10, 2020.
- ↑ "Pacino joins Hollywood game celebs". CNET (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 10, 2020. Diakses tanggal April 10, 2020.
- ↑ "AFI Lifetime Achievement Award: Al Pacino". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 20, 2010.
Al Pacino is an icon of American film. He has created some of the great characters in the movies — from Michael Corleone to Tony Montana to Roy Cohn. His career inspires audiences and artists alike, with each new performance a master class for a generation of actors to follow. AFI is proud to present him with its 35th Life Achievement Award.
- ↑ "Award Winning Actor, Al Pacino Visits Trinity College". Trinity College Dublin. November 22, 2006. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 11, 2016. Diakses tanggal August 17, 2016.
- ↑ "Ocean's Thirteen on Rotten Tomatoes". Rotten Tomatoes. June 8, 2007. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 31, 2010. Diakses tanggal July 28, 2010.
- ↑ "88 Minutes on Rotten Tomatoes". Rotten Tomatoes. April 18, 2008. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 1, 2010. Diakses tanggal July 28, 2010.
- ↑ "88 Minutes on Metacritic". Metacritic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 14, 2009. Diakses tanggal July 28, 2010.
- ↑ "Righteous Kill". Metacritic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 16, 2011. Diakses tanggal April 4, 2011.
- ↑ Brantley, Ben (July 1, 2010). "Railing at a Money-Mad World". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 5, 2010. Diakses tanggal August 16, 2010.
- ↑ "Next Showing, The Merchant of Venice". New York City Theatre Website. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 31, 2010. Diakses tanggal August 16, 2010.
- ↑ Cox, Gordon (October 30, 2010). "'Merchant of Venice' sells briskly thanks to Al Pacino's name". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 27, 2020. Diakses tanggal October 30, 2010.
- ↑ Jones, Kenneth (May 3, 2011). "2011 Tony Nominations Announced; Book of Mormon Earns 14 Nominations". Playbill. Diarsipkan dari asli tanggal September 14, 2011. Diakses tanggal May 5, 2011.
- ↑ "Al Pacino Emmy Award Winner". Emmys.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 11, 2013. Diakses tanggal April 19, 2013.
- ↑ "Lead Winners at 62nd Primetime Emmys". Emmys Official Website. August 29, 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 31, 2010. Diakses tanggal August 30, 2010.
- ↑ Hollywood Foreign Press. "Winners and Nominees: Al Pacino". Goldenglobes.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 18, 2019. Diakses tanggal January 12, 2019.
- ↑ Vary, Adam B. (April 2, 2012). "Adam Sandler's 'Jack and Jill' sweeps the 2011 Razzie Awards". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 11, 2016. Diakses tanggal September 13, 2016.
- ↑ Marchese, David (October 5, 2024). "Al Pacino Is Still Going Big". The New York Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 5, 2024. Diakses tanggal October 5, 2024.
- 1 2 "Al Pacino to receive special award at Venice Festival". BBC. May 5, 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 6, 2011. Diakses tanggal May 5, 2011.
- ↑ Friedman, Roberto (March 1, 2012). "The second coming of Oscar". Bay Area Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 5, 2012. Diakses tanggal March 2, 2012.
- ↑ "Castro Theatre Film Premiere With Al Pacino: Wilde Salomé to Benefit GLBT Historical Society". History Happens. March 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 25, 2012. Diakses tanggal March 2, 2012.
- ↑ Sanchez, Don (March 21, 2012). "Al Pacino in San Francisco for documentary premier". ABC 7 News (KGO TV). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 18, 2013. Diakses tanggal March 22, 2012.
- ↑ "Al Pacino honoured at White House". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). February 14, 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 16, 2020. Diakses tanggal April 13, 2020.
- ↑ "Al Pacino". National Endowment for the Arts (dalam bahasa Inggris). December 10, 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 6, 2019. Diakses tanggal April 13, 2020.
- ↑ Fleming, Mike Jr. (September 8, 2012). "Al Pacino To Play Joe Paterno In Movie On Penn State Gridiron Scandal". Deadline Hollywood (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 22, 2019. Diakses tanggal April 13, 2020.
- ↑ Rivera, Joshua (March 30, 2018). "What's New on HBO: April 2018". Vulture (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 31, 2018. Diakses tanggal April 13, 2020.
- ↑ Gans, Andrew. "David Mamet's Glengarry Glen Ross, Starring Al Pacino, Ends Limited Broadway Run Jan. 20". Playbill. Diarsipkan dari asli tanggal May 7, 2013. Diakses tanggal April 27, 2013.
- ↑ Rooney, David (December 19, 2012). "'Glengarry Glen Ross' Recoups on Broadway". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal April 14, 2026.
- ↑ "Glengarry Glen Ross". Playbill. January 20, 2013. Diakses tanggal April 14, 2026.
- ↑ "See Al Pacino As Phil Spector on the Set of HBO's Movie". New York. May 8, 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 24, 2011. Diakses tanggal October 3, 2011.
- ↑ "The Golden Globes: Full List of Winners and Nominees". NBC News. January 10, 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 11, 2016. Diakses tanggal September 13, 2016.
- ↑ Viagas, Robert (January 21, 2016). "David Mamet's China Doll, Starring Al Pacino, Turns a Profit". Playbill (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 16, 2020. Diakses tanggal April 16, 2020.
- ↑ Viagas, Robert (November 5, 2015). "With More Work Needed, David Mamet Drama China Doll, Starring Al Pacino, Delays Opening". Playbill (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 1, 2017. Diakses tanggal April 16, 2020.
- ↑ "Martha Argerich, Eagles, Al Pacino, Mavis Staples, James Taylor To Receive 39th Annual Kennedy Center Honors" (PDF) (Press release). Kennedy Center Honors. June 23, 2016. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal February 12, 2017. Diakses tanggal December 20, 2017.
- ↑ McGlone, Patty (December 4, 2016). "The Kennedy Center Honors: How sweet it is to be loved by the nation". The Washington Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 1, 2020.
- ↑ Neff, Lauri (January 25, 2015). "Al Pacino looks to diversify, not retire from acting". Associated Press. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 15, 2026. Diakses tanggal February 15, 2026.
- ↑ Kroll, Justin (June 7, 2018). "Al Pacino Joins Quentin Tarantino's Manson Movie (Exclusive)". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 18, 2018. Diakses tanggal January 12, 2019.
- ↑ "Martin Scorsese's The Irishman: Netflix release date, cast, plot, spoilers – Radio Times". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 22, 2019. Diakses tanggal March 22, 2019.
- ↑ Bradshaw, Peter (October 13, 2019). "The Irishman review – Martin Scorsese's finest film for 30 years". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 26, 2020. Diakses tanggal April 13, 2020.
- ↑ Chang, Justin (October 31, 2019). "De Niro, Pesci And Pacino Are At The Top Of Their Game In 'The Irishman'". NPR (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 4, 2020. Diakses tanggal April 13, 2020.
- ↑ Zaltzman, Lior (November 6, 2019). "Al Pacino Is a Badass Jewish Nazi Hunter in This Upcoming Amazon Series". Kveller (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 10, 2019. Diakses tanggal November 10, 2019.
- ↑ Petski, Denise (August 3, 2020). "'Hunters' Renewed For Season 2 By Amazon". Deadline Hollywood (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 23, 2020. Diakses tanggal August 27, 2020.
- ↑ Fleming, Mike Jr. (November 1, 2019). "Lady Gaga, Ridley & Giannina Scott Team On Film About Assassination Of Gucci Grandson Maurizio; Gaga To Play Convicted Ex-Wife Patrizia Reggiani". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 4, 2020. Diakses tanggal August 23, 2020.
- ↑ "TIFF 2023 announces 60 films in first wave of Galas and Special Presentations" (Press release). TIFF. July 24, 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 16, 2024. Diakses tanggal August 4, 2024.
- 1 2 Ntim, Zac (August 15, 2022). "Johnny Depp To Direct 'Modigliani', His First Directorial Effort in 25 Years; Al Pacino Co-Producing". Deadline Hollywood. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 18, 2022. Diakses tanggal February 10, 2024.
- ↑ Vivarelli, Nick (September 27, 2023). "Johnny Depp Starts Shooting 'Modì' in Hungary, With Italy's Luisa Ranieri Joining Al Pacino and Riccardo Scamarcio in Cast". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 27, 2023. Diakses tanggal September 27, 2023.
- ↑ Pedersen, Erik (March 11, 2024). "Al Pacino Says Oscar Producers Told Him Not To Name Best Picture Nominees: "The Way They Wished For This Award To Be Presented"". Deadline (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 18, 2024. Diakses tanggal March 21, 2024.
- ↑ "Al Pacino, to Publish Highly-Anticipated Memoir, SONNY BOY with Penguin Press". Penguin Random House. March 13, 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 13, 2026. Diakses tanggal February 13, 2026.
- ↑ Shoard, Catherine (October 25, 2024). "Say hello to my little pen': 14 things we learned from Al Pacino's memoir". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 13, 2026. Diakses tanggal February 13, 2026.
- ↑ Eddy, Cheryl (March 25, 2025). "Yes, The Ritual Is Yet Another Exorcism Movie—but This One Stars Dan Stevens and Al Pacino". Gizmodo. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 10, 2025. Diakses tanggal March 25, 2025.
- ↑ Ramachandran, Naman (2025-11-07). "Al Pacino Meta Drama 'Billy Knight' Acquired by Mise-En-Scène Company for Worldwide Sales Ahead of AFM (EXCLUSIVE)". Variety (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-12-01. Diakses tanggal 2025-11-10.
- ↑ Ntim, Zac (July 22, 2025). "Venice Film Festival Lineup: Kathryn Bigelow, Guillermo Del Toro, Noah Baumbach & Benny Safdie In Competition". Deadline Hollywood. Diakses tanggal July 22, 2025.
- ↑ Korpan, Andrew (January 9, 2026). "Exclusive: Dead Man's Wire star Cary Elwes reveals movie's Al Pacino 'Easter egg'". Yahoo. Diakses tanggal March 20, 2026.
- ↑ James, Caryn (September 3, 2025). "'In the Hand of Dante' Review: Oscar Isaac, Gal Gadot and Gerard Butler Star in Julian Schnabel's Bonkers, Wildly Uneven Literary Adaptation". The Hollywood Reporter. Diakses tanggal March 20, 2026.
- ↑ D'Alessandro, Anthony (July 21, 2025). "TIFF Galas & Presentations: World Premieres 'Good Fortune', 'Nuremberg', Sydney Sweeney Pic 'Christy', Angelina Jolie 'Couture'; North American Debuts Guillermo del Toro's 'Frankenstein', Dwayne Johnson 'Smashing Machine'". Deadline (dalam bahasa American English). Diakses tanggal July 21, 2025.
- ↑ "Al Pacino Meets with Pope Leo XIV, Becoming First Movie Star to Get Audience with First American Pope". Variety. 2025-06-16. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 17, 2025. Diakses tanggal 2025-06-17.
- ↑ "Moncler Ad Campaign Reunites De Niro and Pacino". Casawi. 2025-10-15. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 28, 2025. Diakses tanggal 2025-10-15.
- ↑ Keslassy, Elsa (2025-10-13). "Kiefer Sutherland, Ever Anderson and Al Pacino to Star in Action Thriller 'Father Joe' From Luc Besson and EuropaCorp (EXCLUSIVE)". Variety (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-04-15.
- ↑ Park, Andrea (2026-02-04). "Pfizer channels Al Pacino in World Cancer Day 2026 ad". www.fiercepharma.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-03-16.
- ↑ "Al Pacino to Conduct Class For Yale Dramatic Association". Yale University. November 18, 1999. Diakses tanggal March 21, 2026.
- ↑ "Al Pacino Goes Wilde About Ireland". RTÉ (dalam bahasa Inggris). 2016-11-21. Diakses tanggal 2026-03-21.
- ↑ Walsh, Anne-Marie (2006-11-22). "Wilde about Al: Pacino proves the importance of being Oscar". Irish Independent (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-03-21.
- ↑ Carvalho-McGrain, Vienna (2010-08-18). "Al Pacino at RIT Oct. 16". Rochester Institute of Technology (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-03-20.
- ↑ "Iconic Actor Al Pacino Speaks at New York Film Academy". New York Film Academy. December 4, 2014. Diakses tanggal March 20, 2026.
- ↑ Winer, Linda (July 1, 1992). "STAGE REVIEW : Al Pacino Is the Cream in 'Chinese Coffee'". Los Angeles Times. Diakses tanggal March 14, 2026.
- ↑ Viagas, Robert (September 10, 1996). "Al Pacino's B'way Hughie Extends to Nov. 2". Playbill. Diakses tanggal March 14, 2026.
- ↑ Wild, Stephi (October 9, 2019). "SIMPLY SHAKESPEARE Benefit Comes to Gindi Auditorium Starring Al Pacino and Geoffrey Rush". BroadwayWorld. Diakses tanggal March 14, 2026.
- ↑ Rabinowitz, Chloe (February 27, 2020). "Al Pacino to Participate in Benefit Staged Reading of THE BASIC TRAINING OF PAVLO HUMMEL". BroadwayWorld. Diakses tanggal March 14, 2026.
- ↑ Rabinowitz, Chloe (June 14, 2022). "Al Pacino to Discuss His Career at AL PACINO LIVE ON STAGE Benefit at Gindi Auditorium". BroadwayWorld. Diakses tanggal March 14, 2026.
- ↑ Boucher, Geoff (September 22, 2001). "Celebrities Take to the Stage, Phones in Global Telethon". Los Angeles Times. Diakses tanggal March 14, 2026.
- ↑ "Bono's War On Poverty & AIDS". CBS News. April 7, 2005. Diakses tanggal March 17, 2026.
- ↑ "Robert De Niro, Al Pacino appeal for Hurricane Sandy support - watch". Digital Spy. December 6, 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 13, 2026. Diakses tanggal March 13, 2026.
- ↑ Clarke, Naomi (September 14, 2023). "Richard Curtis turns to Al Pacino speech in bid to inspire global action". The Independent. Diakses tanggal March 17, 2026.
- ↑ "Arthritis Foundation Honors Al Pacino with 2009 Jane Wyman Humanitarian Award, 11/14". BroadwayWorld. November 3, 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 13, 2026. Diakses tanggal March 13, 2026.
- ↑ "Al Pacino Honored By Arthritis Foundation". CBS News. November 16, 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 13, 2026. Diakses tanggal March 13, 2026.
- ↑ McArdle, Tommy (October 19, 2024). "Al Pacino Donated His Paycheck from 1980's Cruising Because He Felt Movie Was 'Exploitative' of Gay Community". People. Diakses tanggal November 9, 2024.
- ↑ Koehler, Robert (January 14, 2001). "Production shingle for theater and film". Variety. Diakses tanggal March 21, 2026.
- ↑ "The Godfather". Irish Independent. September 20, 2008. Diakses tanggal February 28, 2026.
- ↑ "Who's the greatest actor in movie history? A statistical analysis". Yahoo!. November 22, 2024. Diakses tanggal February 28, 2026.
- ↑ Baron, Zach (November 20, 2019). "Robert De Niro and Al Pacino: A Big, Beautiful 50-Year Friendship". GQ (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 19, 2021. Diakses tanggal May 25, 2020.
- ↑ Pulver, Andrew (November 1, 2019). "Robert De Niro and Al Pacino: 'We're not doing this ever again'". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 23, 2021. Diakses tanggal May 25, 2020.
- ↑ "Al Pacino, Andre Watts among National Medal of Arts winners". Los Angeles Times. February 10, 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 22, 2024. Diakses tanggal March 6, 2026.
- ↑ "The 8 Movies That Defined Al Pacino's Career". IMDb. September 7, 2024. Diakses tanggal March 6, 2026.
- ↑ "A Hollywood Godfather". Ocean Blue World. January 24, 2025. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 10, 2025. Diakses tanggal March 6, 2026.
- ↑ "The Basic Training of Al Pacino". New York Times. June 5, 1977. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 6, 2017. Diakses tanggal February 17, 2026.
- ↑ "Al Pacino Out Of The Shadows". Vanity Fair. April 20, 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 21, 2021. Diakses tanggal February 28, 2026.
- ↑ "Al Pacino - 35th AFI Life Achievement Award Honoree". AFI. October 21, 2007. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 24, 2021. Diakses tanggal February 17, 2026.
- ↑ "Al Pacino was nearly fired from 'The Godfather.' The rest is history". The Washington Post. November 29, 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 1, 2021. Diakses tanggal February 28, 2026.
- ↑ "The Anniversary You Can't Refuse: 40 Things You Didn't Know About The Godfather". Time. March 14, 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 2, 2014. Diakses tanggal March 3, 2026.
- ↑ "The music of Al Pacino". Prospect. December 3, 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 4, 2026. Diakses tanggal March 5, 2026.
- ↑ "The Bloody, Enduring Legacy of Tony Montana". Inside Hook. May 8, 2024. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 13, 2026. Diakses tanggal February 28, 2026.
- ↑ "The Basic Training of Al Pacino". New York Times. June 5, 1977. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 6, 2017. Diakses tanggal March 4, 2026.
- ↑ "Al Pacino In Conversation with Lawrence Grobel". Lawrence Grobel. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 29, 2025. Diakses tanggal March 4, 2026.
- ↑ "The Camera at Ringside". The New York Review. March 10, 2011. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 22, 2025. Diakses tanggal March 4, 2026.
- ↑ "What Drives Al Pacino?". The New Yorker Review. September 8, 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 13, 2016. Diakses tanggal March 5, 2026.
- ↑ "Al Pacino: His 10 greatest films, from Scarface to Serpico". Independent. April 25, 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal November 1, 2025. Diakses tanggal March 5, 2026.
- ↑ "Al Pacino and the disquiet of an actor who became a star". Inquirer. January 13, 2025. Diakses tanggal March 12, 2026.
- ↑ Pacino 2024, hlm. 48-49.
- ↑ "The Basic Training of Al Pacino". New York Times. June 5, 1977. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 6, 2017. Diakses tanggal March 4, 2026.
- ↑ "The Basic Training of Al Pacino". New York Times. June 5, 1977. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 6, 2017. Diakses tanggal March 4, 2026.
- ↑ "The Secret Lives of Brando, Pacino, Dolly Parton, and More". Vanity Fair. July 7, 2025. Diakses tanggal March 4, 2026.
- ↑ "Al Pacino: Nonstop Perfectionist of Few Words and Much Work". The New York Times. September 12, 1999. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 20, 2022. Diakses tanggal February 28, 2026.
- ↑ "Al Pacino Declines Theatre Hall of Fame Honors; Event Planned for Jan. 29". Playbill. December 13, 2000. Diakses tanggal March 5, 2026.
- ↑ "Al Pacino: Hollywood grit". BBC News. January 22, 2001. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 23, 2022. Diakses tanggal February 17, 2026.
- ↑ "Pacino named 'greatest film star'". BBC. May 5, 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 7, 2017. Diakses tanggal April 4, 2011.
- ↑ "The 200 Greatest Pop Culture Icons Complete Ranked List" (Press release). VH1. Diarsipkan dari asli tanggal January 14, 2012. Diakses tanggal October 4, 2011.
- ↑ "Pacino honoured with lifetime award". CBC. October 21, 2006. Diakses tanggal February 17, 2026.
- ↑ "Barack Obama on Al Pacino - 2016 Kennedy Center Honors (White House Reception)". YouTube. December 22, 2016. Diakses tanggal February 17, 2026.
- ↑ "Obama Gets Standing Ovation at His Last Kennedy Center Honors". Voice of America. December 5, 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 16, 2025. Diakses tanggal February 17, 2026.
- ↑ "Complete National Film Registry Listing". Library of Congress. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 7, 2016. Diakses tanggal May 16, 2020.
- ↑ "AFI's 100 Years…100 Movies". American Film Institute (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 22, 2020. Diakses tanggal May 16, 2020.
- ↑ "The 100 Greatest Movie Characters| 10. Vito Corleone". Empire. London, England: Bauer Media Group. December 5, 2006. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 1, 2016. Diakses tanggal February 27, 2012.
- ↑ "The 100 best movies of all time as chosen by actors". Time Out (dalam bahasa Inggris). April 26, 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 27, 2020. Diakses tanggal May 25, 2020.
- ↑ Al Pacino: From the Mob to the Mineshaft, Wlodarz, Joe., 2010
- ↑ "Al Pacino Credits Hip-Hop Culture With Boosting Popularity Of 'Scarface'". Vibe. October 21, 2014. Diakses tanggal March 6, 2026.
- ↑ "Stars Show Us Their Al Pacino Impressions". Vanity Fair. September 18, 2014. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 17, 2025. Diakses tanggal March 6, 2026.
- ↑ "Bill Hader on 'SNL': 3 Sketches You Have to See". Rolling Stone. October 12, 2014. Diakses tanggal March 6, 2026.
- ↑ "Kevin Spacey Will Teach You the Perfect Al Pacino Impersonation". Playbill. December 28, 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 22, 2024. Diakses tanggal March 6, 2026.
- ↑ The Barbara Walters Special, February 29, 2004
- ↑ "Irresistible allure of Pacino". independent (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 16, 2020. Diakses tanggal April 13, 2020.
- ↑ "Raising The Teutonic: Veruschka von Lehndorff". The Rake. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 27, 2023. Diakses tanggal February 10, 2024.
- ↑ "Septuagenarian Pacino's girlfriend thinks of having his baby". CTV News. February 7, 2012. Diarsipkan dari asli tanggal June 16, 2020. Diakses tanggal May 21, 2019.
- ↑ "Al Pacino unfazed with 53-year age gap with Noor Alfallah: 'Not a major issue'". The News International. June 7, 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 1, 2023. Diakses tanggal February 10, 2024.
- ↑ Delilah Gray (January 19, 2026). "Everything to Know About Al Pacino's Ex-Girlfriend Noor Alfallah". Yahoo Entertainment. Diakses tanggal February 14, 2026 – via Yahoo.
- ↑ "Al Pacino surpasses pal Robert De Niro, 79, as oldest Hollywood dad, expecting child at 83". FOX News (dalam bahasa American English). May 31, 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 31, 2023. Diakses tanggal May 31, 2023.
- ↑ "Pacino's Bambinos". People. February 12, 2001. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 9, 2011. Diakses tanggal November 23, 2019.
- ↑ "Twin Pique". People. February 24, 2003. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal January 10, 2011. Diakses tanggal November 23, 2019.
- 1 2 Lohr, John (September 8, 2014). "Caught in the Act". The New Yorker. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 13, 2016. Diakses tanggal May 4, 2022.
- ↑ Wareing, Charlotte (May 23, 2015). "Al Pacino on drink and fame: 'I'm sorry, but I don't remember much of the 70s'". The Daily Mirror. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal May 4, 2022. Diakses tanggal May 4, 2022.
- ↑ Pilley, Max (October 8, 2024). "Al Pacino says he's never taken cocaine in his life even though 'everybody thinks I have'". The Guardian. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal February 13, 2026. Diakses tanggal February 13, 2026.
- ↑ Rahimi, Rose (October 7, 2024). "Al Pacino reveals he nearly died of Covid-19 – and gives his thoughts on the afterlife". CNN. Diakses tanggal October 20, 2024.
Pustaka
- Grobel, Lawrence (2006). Al Pacino: The Authorized Biography. Simon & Schuster. ISBN 0-7432-9497-1.
Pranala luar
- Diskografi Al Pacino di Discogs
- Al Pacino di IMDb (dalam bahasa Inggris)
- Al Pacino di Internet Broadway Database
- (Inggris) Al Pacino di Internet Off-Broadway Database
- (Inggris) Al Pacino di TCM Movie Database
- Al Pacino at Emmys.com
| Penghargaan dan prestasi | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Anthony Hopkins untuk The Silence of the Lambs |
Aktor Terbaik (Oscar) 1992 untuk Scent of a Woman |
Diteruskan oleh: Tom Hanks untuk Philadelphia |
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Akademik | |
| Seniman | |
| Orang | |
| Lain-lain | |
- ↑ Jangan sampai disamakan dengan aktor Inggris Charles Laughton.