Gulungan Besar Kitab Yesaya (the Great Isaiah Scroll), yang berisikan Kitab Yesaya lengkap, ditemukan dalam gua Qumran dekat Laut Mati dan menurut analisis radioaktif berasal dari abad ke-2 SM, memuat lengkap pasal ini.[4]
Roh Tuhan ALLAH ada padaku, oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara, (TB)[6]
πνευμα κυριου επ' εμε ου εινεκεν εχρισεν με ευαγγελισασθαι πτωχοις απεσταλκεν με ιασασθαι τους συντετριμμενους τη καρδια κηρυξαι αιχμαλωτοις αφεσιν και τυφλοις αναβλεψιν
Transliterasi Yunani
pneuma kuriou ep' eme ou eineken echrisen me euangelisasthai ptōchois apestanken me iasasthai tous suntetrimmenous tē kardia kēruxai aichmalōtois aphesin kai tuphlois anablepsin
Ayat 1sampai 2a: "Roh Tuhan ALLAH ada padaku, ...memberitakan tahun rahmat TUHAN."
Penggenapan: Ia (Yesus) datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang." Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya." Dan semua orang itu membenarkan Dia (Lukas 4:16–22) Ada sekilas petunjuk tentang ajaran Trinitas di bagian paling awal ayat 1 yang mengandung nama individu: Tuhan Allah, Roh, dan "Aku" (yaitu Yesus; lihat Markus 1:11).[9]
Gambaran Mesias dan pengurapan-Nya dalam ayat 1 berhubungan dengan tugas atau pelayanan Yesus (lihat Yesaya 11:2–3) di mana Yesaya melukiskan sifat dan keunggulan rohani-Nya dengan lebih langsung). Ketika Yesus memulai pelayanan-Nya, Ia mengutip ayat-ayat ini dan menerapkannya pada diri-Nya sendiri (Lukas 4:18–19). Untuk menunaikan pelayanan-Nya, Yesus diurapi oleh Roh Kudus (bandingkan Yesaya 11:2; 42:1). Pelayanan-Nya yang terurapi mencakup
(1) pemberitaan Injil kepada orang miskin, rendah hati, dan tersiksa;
(2) menyembuhkan dan merawat mereka yang secara rohani dan jasmaniah sakit dan hancur hati;
(3) membuka belenggu-belenggu kejahatan dan memberitakan pembebasan dari dosa dan penguasaan Iblis; dan
(4) membuka mata rohani orang terhilang sehingga mereka dapat melihat terang Injil dan selamat.
Tujuan empat ganda ini menandai seluruh pelayanan Yesus Kristus, dan akan terus digenapi oleh gereja selama berada di bumi.[9]
Yesus tidak meneruskan pembacaan pada ayat 2, berhenti pada frasa "tahun rahmat TUHAN" dan tidak menyebutkan frasa "dan hari pembalasan" ketika mengutip nubuat ini (Lukas 4:18–19) karena "hari pembalasan" baru akan terjadi ketika Ia datang kembali. Hukuman terakhir atas orang fasik akan terjadi pada masa kesengsaraan besar dan ketika Kristus kembali ke bumi (Wahyu 5:1–19:21; bandingkan Yesaya 34:8; Matius 24:30).[9]