Gulungan Besar Kitab Yesaya (the Great Isaiah Scroll'), yang berisikan Kitab Yesaya lengkap, ditemukan dalam gua Qumran dekat Laut Mati dan menurut analisis radioaktif berasal dari abad ke-2 SM, memuat lengkap pasal ini.[4]
"Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!"[6]
Tidak ada kata "Lucifer" dalam Perjanjian Barubahasa Yunani maupun Alkitab Ibrani. Kata Lucifer adalah kata terjemahan, bukan kata dalam bahasa asli Alkitab. Terjemahan lain yaitu dari sumber-sumber Yahudi, misalnya Hebrew Names Version (HNV) of the World English Bible, juga tidak memakai kata "Lucifer". Terjemahan bahasa Yunani Septuaginta dari abad ke-3 SM menerjemahkan "HEYLEL BEN-SYAKHAR" sebagai "ho heosforos ho proi"; di mana "ho" adalah kata sandang, "heos" berarti "hingga; sampai", "foros" ("phoros") berarti "cahaya" dan "proi" adalah "dini hari".
Kata "Lucifer" pertama kali digunakan oleh Jerome pada abad ke-4Masehi ketika mebuat terjemahan Vulgata (Alkitab bahasa Latin) untuk ungkapan Ibrani "HEYLEL BEN-SYAKHAR". "HEYLEL" adalah kata Ibrani untuk "bintang Timur" alias planet Venus, sedangkan "BEN-SYAKHAR" secara harfiah berarti "anak (putra) Fajar". Kata "Lucifer" yang muncul dalam Alkitab Terjemahan bahasa Inggris seperti King James Version/Douay Rheims/Darby, mungkin diserap dari Alkitab Latin (Vulgata). Dalam terjemahan bahasa Inggris lain, misalnya New International Version (NIV), atau Young's Literal Translation (YLT) tidak dijumpai kata "Lucifer".
Ayat 28
Dalam tahun matinya raja Ahas datanglah ucapan ilahi ini:
Menurut perhitungan para sejarawan, raja Ahas wafat pada tahun 720 SM.
Ayat 12 berisi gambaran mengenai kejatuhan Iblis ("bintang timur"; bahasa Ibrani:הֵילֵלcode: he is deprecated helel, "yang bersinar"; bahasa Latin:lucifercode: la is deprecated ; bahasa Inggris:morning starcode: en is deprecated , day star), seperti yang dicatat dalam Injil Lukas:
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit."[7]
Gelar "bintang timur yang gilang gemilang" yang sesungguhnya adalah milik YesusKristus sebagaimana dalam Wahyu 22:16:
"Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang."[8]
Referensi
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
↑Dianne Bergant dan Robert J.Karris (ed). 2002. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Jogjakarta: Kanisius.
↑(Indonesia) W.S. LaSor, D.A. Hubbard, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2, Sastra dan Nubuat. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994. ISBN 9789794150431