Beberapa atau seluruh referensi dari artikel ini mungkin tidak dapat dipercaya kebenarannya. Bantulah dengan memberikan referensi yang lebih baik atau dengan memeriksa apakah referensi telah memenuhi syarat sebagai referensi tepercaya. Referensi yang tidak benar dapat dihapus sewaktu-waktu.
Trans Banjarbakula dioperasikan dengan 91 armada bus yang melayani 215 halte pada 5 koridor dengan waktu operasional setiap hari pukul 04.45–19.30 Awalnya layanan ini dapat digunakan secara gratis. Pada 31 Oktober 2022 mulai diterapkan tarif sebesar Rp4.300. Sejak 1 Mei 2024 hingga sekarang, tarif ditetapkan Rp5.000 per sekali naik, dengan tarif khusus Rp2.000 bagi pelajar, warga lanjut usia di atas 60 tahun, dan penyandang disabilitas.[6]
Awal Pendirian
Trans Banjarbakula bermula dari program Teman Bus Kementerian Perhubungan yang merancang angkutan massal dengan pola pembelian layanan untuk menyediakan transportasi umum terjangkau bagi kawasan Banjarbakula; layanan ini diperkenalkan pada 22 Desember 2021 lalu mulai beroperasi pada 1 Februari 2022 dengan masa awal tanpa tarif dan diawali empat koridor yang menghubungkan pusat kegiatan di Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, dan Tanah Laut, kemudian pada 2024 pengelolaannya diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan agar pelayanan dapat dilanjutkan secara mandiri serta terintegrasi dengan jaringan darat dan sungai sebagai sistem transportasi umum utama di wilayah Banjarbakula.[7]
Awal pendirian koridor Trans Banjarbakula berlangsung secara bertahap, dimulai dengan pengoperasian Koridor 3 pada 1 Februari 2022 yang melayani rute Terminal Induk KM 6 menuju Universitas Muhammadiyah Banjarmasin; dua minggu kemudian Koridor 2 dibuka pada 15 Februari 2022 dengan rute Taman Siring KM 0 menuju Terminal Gambut Barakat; selanjutnya Koridor 1 mulai beroperasi pada 15 Maret 2022 dengan rute Terminal Gambut Barakat menuju Terminal Simpang Empat di Banjarbaru, sedangkan Koridor 4 yang menghubungkan Terminal Gambut Barakat dan Kantor Kecamatan Bati-Bati mulai beroperasi pada 17 April 2022. [8]
Trans Banjarbakula menjadi salah satu pengembangan angkutan massal berbasis jalan yang sempat disubsidi oleh pemerintah, serta melengkapi layanan BRT Banjarbakula yang sudah beroperasi sebelumnya. Layanan ini dihadirkan sebagai penunjang mobilisasi masyarakat yang terintegrasi dengan angkutan massal lainnya. Program ini ditujukan untuk meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan angkutan umum sehingga dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang diharapkan mampu menekan kemacetan dan polusi udara di kawasan Banjarbakula.
Dengan beralihnya pengelolaan Trans Banjarbakula ke Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan pada 1 Mei 2024,[10] terdapat rencana untuk menggabungkan satu koridor BRT Banjarbakula ke dalam layanan ini.[11]
Tarif
Tarif yang diberlakukan adalah Rp5.000[2] setiap kali naik. Khusus pelajar atau mahasiswa, lansia berusia minimal 60 tahun, dan penyandang disabilitas atau kalangan berkebutuhan khusus, tersedia tarif khusus Rp2.000 per orang dengan ketentuan melakukan pendaftaran sesuai alurnya.[12]
Metode pembayaran
Pembayaran hanya menerima nontunai atau cashless, metode pembayaran dapat menggunakan kartu nontunai, seperti e-Money (Bank Mandiri), Flazz (Bank BCA), TapCash (Bank BNI), dan BRIZZI (Bank BRI) serta juga bisa melakukan pembayaran dengan QRIS.[13]