Melihat kesuksesan program Trans Jogja, Pemerintah Daerah DIY ingin membuka trayek baru, menambahkan armada, dan membangun beberapa halte.[1] Meski trayek ini sedianya akan dijalankan pada bulan April 2010, operasionalnya tersendat lantaran terjadi penundaan akibat kendala dalam proses hibah. Pemda DIY pun akhirnya optimistis bus tersebut dioperasikan pada tanggal 15 Oktober 2010. Trayek baru tersebut adalah trayek 4A dan 4B, menghubungkan Terminal Giwangan dengan Universitas Gadjah Mada dan Lempuyangan.[2]
Per 1 Januari 2026, jalur B yang awalnya melewati sisi timur UGM yang mencakup Lembah UGM dialihkan ke Terminal Condongcatur dari Terminal Giwangan melalui Jalan Affandi.
Informasi unit armada
Jalur 4B beroperasi dengan 4 armada. Tipe bus yang digunakan di jalur 4B adalah Bus Isuzu NQR71 Kemenhub Biru-Kuning body Nucleus dari karoseri Laksana. Depo armada 4B berada di Purosani dan dioperatori oleh PT Anindya Mitra Internasional.
Datar pemberhentian
Jalur 4B melewati 43 pemberhentian bus, dengan 9 di antaranya merupakan pemberhentian transit, tempat pengguna dapat berpindah dari jalur 4B ke jalur lainnya.