Syarwan juga tercatat pernah terjun ke dunia politik dengan bergabung ke dalam Partai Persatuan Indonesia (Perindo) sebagai Ketua Dewan Penasihat pada 8 Oktober 2014. Posisinya di Perindo tak bertahan lama dan hanya bertahan selama 41 hari dikarenakan adanya persoalan antara dirinya dan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo.[4]
Riwayat Jabatan
Komandan Yonif 320/Badak Putih (1980–1981)
Komandan Kodim 0603/Lebak (1981—1983)
Komandan Kodim 0602/Serang (1983—1985)
Kepala Staf Korem 063/Sunan Gunung Jati (1985–1986)