Situs ini oleh para ahli arkeologi dikatakan sebagai pertitaan atau bangunan pemandian atau penempatan air suci pada masa lalu walaupun menurut ukuran pertitaan ini lebih besar dari bangunan candi yang terdapat tidak jauh dari lokasi seperti keberadaan Candi Mantup (kurang lebih 2km dari lokasi ini), namun tempat ini tidak disebut candi melainkan disebut sebagai situs.[butuh rujukan]
Pada situs ini terdapat bangunan pertitaan yang berbentuk huruf 'U' menghadap ke arah Barat Daya berukuran 3 x 1 meter, bangunan ini memiliki cerukan di bagian dasarnya dengan dua lubang air tempat keluar masuknya air, dan pada bangunan ini terdapat relung yang digunakan sebagai tempat patung Siwa. Diperkirakan situs ini merupakan tempat pengambilan air suci pada upacara keagamaan Hindu[butuh rujukan]
Penemuan
Penemuan situs ini terjadi pada tahun 1970-an oleh para pembuat batu bata, karena lokasi ini sejak dahulu merupakan lahan pembuatan batu bata. Baru pada tahun 1981 situs ini ditangani oleh Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala (SPSP) Yogyakarta. Pada saat penemuannya di situs ini juga terdapat peripih dan pecahan kendigerabah.[butuh rujukan]