Candi ini merupakan ceruk yang dibuat pada sebungkah batu. Selo dalam bahasa Jawa berarti 'batu'. Selomangleng dalam bahasa Jawa lebih dapat diartikan sebagai sebuah batu besar yang dipahat dan dibuat lubang mirip goa. Lubang tersebut diduga berfungsi sebagai tempat bertapa. Pada dinding di atas salah satu ceruk terdapat releif kala sebgaimana umumnya candi-candi di Jawa.[butuh rujukan]
Relief
Pada dinding ceruk utamanya terpahat relief Arjunawiwaha. Cerita ini adalah sebuah kisah mengenai Arjuna yang bertapa untuk memohon senjata sakti dari para dewa. Dalam pertapaannya itu Arjuna mendapat gangguan dari bidadari-bidadari utusan Bathara Indra. Arjuna tak bergeming sedikitpun dan akhirnya memperoleh senjata berupa busur panah.[butuh rujukan]