Kakawin Hariwangsa ditulis sebelum Bhāratayuddha dan merupakan percobaan pertama mpu Panuluh dalam bidang puisi. Ia dididik langsung oleh raja dan mengikuti raja ke medan perang[1]
Referensi
↑Zoetmulder, P. J., & Hartoko, D. (1983). Kalangwan: Sastra Jawa Kuno Selayang Pandang. Djambatan.