Nizari (bahasa Arab:النزاريونcode: ar is deprecated ) juga disebut Nizariyun adalah cabang Islam Syiah terbesar kedua (yang terbesar adalah Syiah Dua Belas Imam).[1] Terdapat sekitar 15 juta penganut Nizari yang bermukim di lebih dari 25 negara dan teritorial. Pengajaran Nizari meliputi pengembangan akal manusia (Ijtihad, penggunaan nalar seseorang saat menggunakan al-Qur'an dan Hadits sebagai sumber), pluralisme (menghargai perbedaan ras, etnis, budaya dan antar-agama) dan keadilan sosial.
Sejarah awal
Sejarah Nizari Isma'ili sering kali ditelusuri melalui rantai pewarisan turun-temurun yang tak terputus, yang dikenal sebagai walayah (perwalian spiritual), dimulai dari Ali bin Abi Thalib, yang menurut keyakinan Syiah telah ditunjuk oleh nabi Muhammad sebagai penerusnya (Imam) selama haji perpisahan nabi ke Mekah. Rantai ini berlanjut tanpa terputus hingga Imam terkini, yaitu Shah Rahim Al-Husayni, Aga Khan.
Main Reference: For a list of Ismaili Imams: Daftary, Farhad (1990). The Ismailis: Their history and doctrines. Cambridge, England: Cambridge University Press. pp.551–553. ISBN 0-521-42974-9.