Dalam versi Terjemahan BaruAlkitab bahasa Indonesia diberi judul pasal "Menentang pemimpin dan nabi palsu di Israel".
Memuat nubuat menentang kekejaman golongan yang berkuasa (ayat 1-4), penipuan para nabi palsu (ayat 5-7), dan pemutarbalikan kebenaran oleh para pemimpin, imam, dan nabi Israel yang murtad (ayat 9-12). Allah akan menghukum mereka sepadan dengan perbuatannya.[5]
"Tetapi aku ini penuh dengan kekuatan, dengan Roh TUHAN, dengan keadilan dan keperkasaan, untuk memberitakan kepada Yakub pelanggarannya dan kepada Israel dosanya."[9]
Mikha dipanggil untuk menjadi juru bicara Allah.
Ia berbicara dengan kuasa dan ilham Roh Kudus (bandingkan Yeremia 20:9; Efesus 3:7). Roh mendorongnya untuk menghukum dosa di rumah Allah. Tugas Mikha ialah mencerminkan hati Allah, mendorong yang benar dan mencegah yang salah.
Para gembala dan nabi masa kini mempunyai tugas yang sama. Mereka tidak boleh goyah menghadapi tekanan-tekanan di dalam gereja untuk menyesuaikan diri dengan dunia. Sebaliknya, mereka harus menjadi suara Allah membela kebenaran, kesalehan, dan keadilan.[5]
Referensi
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857