Leang Pangia (Makassar) atau Gua Pangia (Indonesia: Gua Kelelawar; Inggris: Bat Cave ) adalah sebuah gua di Kawasan Karst Maros-Pangkep, Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, wilayah administratif Kabupaten Maros. Lokasi gua ini secara administratif terletak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia. Secara astronomis, gua ini berada pada posisi 05°00'02,6" LS dan 119°39'50,2" BT, menghadap ke utara dengan ketinggian ± 30 mdpl. Objek ini merupakan gua alam. Gua ini termasuk ke dalam jenis gua prasejarah yang mengandung temuan arkeologi berupa lukisan cap tangan berwarna merah, khususnya pada bagian depan. Selain itu, terdapat gambar babi dan temuan cangkang moluska. Gua ini merupakan bukti sejarah adanya kehidupan manusia masa lalu yang menggunakan gua sebagai sarana untuk hunian, dan saat ini sudah dibuka untuk umum sebagai objek tujuan wisata. Pengunjung di situs ini berasal dari berbagai kalangan, yaitu terdiri atas pengunjung umum, asing, dinas, maupun dari kalangan pelajar/mahasiswa, dan ilmuwan.[1][2][3][4][5]
↑Ahmad, Amran; A. Siady Hamzah (2016). Database Karst Sulawesi Selatan 2016(PDF). Makassar: Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. hlm.44. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Nama yang dimiringkan berarti merupakan cagar budaya peringkat provinsi di Indonesia. Nama yang tebal dan dimiringkan berarti merupakan cagar budaya peringkat nasional di Indonesia.