Sulawesi Selatan memiliki ratusan gua dan beberapa diantaranya adalah gua prasejarah yang pernah dihuni oleh manusia purba dengan tinggalan gambar cadas. Terutama di Kabupaten Pangkep, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Ketiga wilayah ini terletak bersebelahan, Kabupaten Pangkep berada di sebelah utara dan Kabupaten Maros di sebelah selatannya, serta Kabupaten Bone di sebelah timur. Secara astronomis, wilayah tersebut berada pada 04°46′–05°05′ LS dan 119°30′–119°45′ BT. Gua dengan gambar cadas yang terdapat di daerah Kabupaten Pangkep, Maros, dan Bone berupa gua yang di dalamnya terdapat peninggalan manusia masa lalu. Di antaranya alat-alat batu, kerang, tulang hewan, dan gambar-gambar gua. Gua dengan gambar cadas ini membentang dari wilayah Pangkep hingga ke selatan di wilayah Maros dan ke timur di wilayah Bone sepanjang lebih dari 75 km. Peninggalan tersebut diketahui baik dari penelitian sebelumnya, laporan dari instansi terkait, maupun informasi penduduk. Secara umum gua-gua baik yang terdapat di Kabupaten Pangkep, Maros, maupun Bone memiliki gambar cadas di dalamnya, meskipun sudah banyak yang rusak, pudar, bahkan hilang. Gambar cadas yang menghiasi dinding-dinding gua di Sulawesi Selatan didominasi gambar cap tangan, di samping gambar hewan terutama babi, dan beberapa anoa serta gambar ikan, geometris, manusia, dan gambar abstrak. Gambar cap tangan dibuat dengan teknik sembur atau semprot, sedangkan gambar lainnya menggunakan teknik sapuan dan coretan dengan warna merah, coklat, dan hitam.[1]
Berikut ini adalah daftar gua yang ada wilayah Sulawesi Selatan. Daftar ini belumlah lengkap dan apabila ada data lain silakan ditambahkan: