Ekspresi PTK-6 dapat ditemukan baik di dalam sitoplasma maupun di dalam inti sel, dengan pola distribusi yang berbeda-beda untuk tiap jenis sel. PTK-6 yang terdapat pada membran plasmasel HEK-293 diperkirakan sebagai penyebab aktivitas onkogenik pada ginjal. Ekspresi PTK-6 juga terdapat pada sel prostat yang normal maupun pada sel kanker prostat, tetapi pada sel kanker, distribusi PTK-6 menjadi lebih sitoplasmik. Pada sel HB-4a (human mammary luminal epithelial cells), ekspresi PTK-6 meningkatkan aktivitas enzim PI3K melalui fosforilasi ErbB-3 yang diinduksi oleh EGF dan tercerapnya p85 PI3K ke pencerap ErbB-3.
Dari studi sebelumnya, jenjang lintasan PTK-6 adalah:
Beberapa substrat PTK-6, baik yang terdapat di dalam sitoplasma maupun di dalam inti sel, antara lain bks-1, bks-2, paxillin, IRS-4, GAP-A.p65, faktor transkripsiSTAT-3 dan STAT-5; RNA-interacting proteinsSam-68, SLM-1, SLM-2, dan nucleic acid binding proteinPSF.
Pada umumnya, PTK-6 teraktivasi oleh Met, sebuah kinase tirosina dengan pencerap transmembran. Aktivasi Met oleh HGF akan meningkatkan migrasi keratinosit dan metastasiskanker. Onkogen Met sering dijumpai dengan ekspresi berlebih pada tumor yang padat, tetapi ekspresi normal dapat ditemukan terutama pada sel epitelial dan sel endotelial. Studi pada sel kanker T-47D menunjukkan bahwa PTK-6 juga diaktivasi oleh EGF dan heregulin-β1, aktivasi PTK-6 diperlukan agar heregulin-β1 dapat mengaktivasi jenjang berikutnya, yaitu Rac-1, p38 dan MAPKERK-5, serta meningkatkan ekspresi siklin D1. Lebih lanjut ERK-5 bereaksi dengan beberapa protein struktural seperti connexin-43, SGK (serum and glucocorticoid-inducible kinase), dan faktor transkripsi MEF-2 (myocyte enhancer factor 2) dan Sap-1a. MEF-2 akan menginduksi metastasis sel T-47D sepanjang rentang lintasan MAPK p38.