Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (disingkat Kepala BKKBN) adalah pemimpin lembaga nonkementerian Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Posisi ini dibentuk di pemerintahan transisi dari Soeharto pada tahun 1967 dengan nama Ketua Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, pertama kali dijabat oleh Suwardjono Surjaningrat.
Pada 1978, Kepala BKKBN Suwardjono Surjaningrat merangkap jabatan sebagai Menteri Kesehatan pada 1978 hingga 1988. Kemudian pada tahun 1993, lembaga ini digabungkan Kantor Menteri Negara Kependudukan, yang dimana Haryono Suyono menjabat sebagai Menteri Negara Kependudukan sekaligus Kepala BKKBN. Selanjutnya posisi ini dijabat oleh Ida Bagus Oka. Tahun 1999, posisi Menteri Negara Kependudukan digabungkan dengan Menteri Transmigrasi, posisi BKKBN dipisahkan dari jabatan menteri ini.
Pada tahun Agustus 2000, BKKBN disandingkan dengan Kantor Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan pada perombakan Kabinet Persatuan Nasional. Setahun kemudian, BKKBN kembali dipisahkan dalam lembaga kantor menteri negara tersebut
Setelah 23 tahun dari tahun 2000, BKKBN kembali digabungkan dengan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional sehingga posisi ini disandingkan dengan posisi menteri pada tahun 2024. Kemudian nonmenklatur kementerian ini diubah menjadi Kementerian Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional/BKKBN pada tahun 2024 di Kabinet Merah Putih.
↑"Menko PMK Buka Rakernas BKKBN 2015". Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. 31 Maret 2015. Diakses tanggal 25 Desember 2024.