Saat ini, Indonesia dan Namibia fokus untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan.[2] Kedua negara telah bekerja sama di berbagai sektor, terutama di bidang pertanian, bantuan teknis, dan pendidikan. Namibia telah aktif berpartisipasi dalam berbagai program pelatihan dan beasiswa di Indonesia, termasuk keuangan mikro, akuakultur, dan pertanian. Pada program pendidikan tinggi, Universitas Namibia (UNAM) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) telah sepakat untuk mengundang beberapa akademisi senior dari UGM untuk bekerja di UNAM guna membantu mengembangkan fakultas yang baru didirikan. [2]
Perdagangan dan investasi
Volume perdagangan bilateral antara Indonesia dan Namibia mencapai 6,67 juta dolar AS pada tahun 2020, meningkat 145% dibandingkan dengan tahun 2007 yang hanya mencapai US$10,70 juta. Ekspor Indonesia ke Namibia meliputi produk ikan, furniture, daging olahan, karet, produk kertas, peralatan listrik. Sementara itu, impor utama Indonesia dari Namibia mencakup produk ikan, furniture, daging olahan, karet, produk kertas, dan peralatan listrik.[3]