Nama Panderman berasal dari asal kata "Dermo" dalam bahasa Jawa yang memiliki arti 'sekadar'. Seperti yang umum dijumpai pada kebudayaan Jawa, dahulu gunung ini sering dijadikan tempat bertapa. Karena letaknya yang tidak jauh dari permukiman dan juga tidak terlalu tinggi dibanding gunung disekitarnya, maka gunung ini hanya 'sekadar' digunakan untuk menyepi sejenak dan merenungi diri atau dalam bahasa jawa sadermo mandireng pribadi. Dari sini nama Panderman diberikan.
Perjalanan
Diperlukan waktu kira-kira tiga jam untuk mendaki dan menuruni Gunung Panderman.