Pendakian
Meski memiliki ketinggian 1.207 Mdpl, jalur pendakian di gunung Endut masih belum populer dan sangat jarang pendakian dilakukan. Hal tersebut dikarenakan akses ke kampung terdekat dengan puncaknya yang masih sangat buruk serta mitos dan cerita warga sebagai hutan larangan. Selain itu tidak terdapat bangunan pondok (shelter) dan plang di tiap-tiap posnya. Namun pendakian dapat tetap dilakukan dan disarankan menggunakan pemandu warga setempat, karena begitu minimnya plang penanda yang dapat menyesatkan pendaki serta tutupan hutan yang masih sangat lebat.
Bagi yang ingin mendaki dapat memulainya di Kampung Cilebu Desa Pasirhaur Kecamatan Cipanas Lebak, terdapat lahan datar yang biasa dijadikan area berkemah dan dapat diakses dengan sepeda motor. Pendakian menuju puncak dari Kampung Cilebu dapat memakan waktu 4-5 jam,[3] tergantung kondisi fisik dan cuaca.
Pendakian dimulai dari area berkemah Kampung Cilebu (730 Mdpl) menuju Pos 1 (Cepak Nangka) yang dapat memakan waktu 1,5 - 2 jam. Dari Pos 1 (Cepak Nangka) dilanjutkan pendakian menuju Pos 2 (Rajeg) dengan waktu tempuh 1 - 1,5 jam. Dari Pos 2 (Rajeg) pendakian dilanjutkan ke Pos 3 (Pasir Ipih) dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Dari Pos 3 (Pasir Ipih) pendakian dilanjutkan ke Puncak Gunung Endut (1.207 Mdpl) dengan waktu sekitar 30 menit.
Adapun beberapa tempat/objek yang dapat dieksplorasi saat melakukan pendakian adalah Cijambu 1 & 2, Wahangan Batu Payung, 12 mata air, situs Batu Kursi, Lebak Maghrib, Sumur Tujuh, situs Batu Kuda, situs Kedokan Badak dan situs Keramat Gunung Endut.