Berikut adalah Daftar GubernurprovinsiMaluku. Sebagai suatu provinsi tertua di wilayah Indonesia, Maluku telah diperintah berbagai bangsa penjelajah selama berabad-abad. Adapun daftar Gubernur Maluku sejak Zaman Kolonial dimulai dari Pemerintahan Portugis, Spanyol, Belanda, dan Inggris hingga Masa Kemerdekaan Republik Indonesia, adalah sebagai berikut:[1][2]
Daftar Gubernur
Daftar Gubernur Masa Pemerintahan Kerajaan Portugal dan Algarver
Masa pemerintahan Kerajaan Portugal dan Algarves (1522–1578)
Secara hukum, Melalui Perjanjian Amiens (1802), Inggris setuju mengembalikan Kepulauan Maluku kepada Belanda. Penyerahan ini mulai direalisasikan pada tahun 1803. Namun, administrasi Belanda di Maluku pada masa itu sangat lemah karena:
Blokade Laut: Inggris masih memiliki armada laut yang jauh lebih kuat di wilayah Maluku, sehingga komunikasi dan pengiriman pasukan dari Belanda ke Maluku sering terhambat.
Kerapuhan Politik: Belanda saat itu merupakan negara vasal (bawahan) Prancis, sehingga Inggris terus mengincar wilayah Maluku meski sedang dalam masa "damai" yang singkat.
1803–1810: Masa transisi Pemerintah Belanda yang goyah; Belanda mencoba memimpin kembali Kepulauan Maluku, namun terus diganggu blokade Inggris.
2
Harrison Webber
1803
1803
3
Peter Adrianus Goldbach
1803
1804
4
Carel Lodewijk Wieling
1804
1809
5
Russell Coop Albert Groen
1809
1810
6
Edward Tucker
1810
1812
Inggris menguasai Maluku (1810–1817) untuk mengusir pengaruh Prancis-Belanda serta merekrut penduduk Maluku seperti Thomas Matulessy menjadi tentara dengan pangkat Sersan Mayor. Namun, pengembalian wilayah ke Belanda melalui Konvensi London 13 Agustus 1814 memicu kemarahan rakyat hingga meletuslah perlawanan besar di bawah pimpinan Thomas Matulessy 15 Mei 1817.
Dalam tumpuk pemerintahan, seorang kepala daerah yang mengajukan diri untuk cuti atau berhenti sementara dari jabatannya kepada pemerintah pusat, maka Menteri Dalam Negeri menyiapkan penggantinya yang merupakan birokrat di pemerintah daerah atau bahkan wakil gubernur, termasuk ketika posisi gubernur berada dalam masa transisi. Berikut merupakan daftar pengganti sementara untuk jabatan Gubernur Maluku.
↑Meski saat menjabat tidak berpartai, Padang sebelumnya adalah anggota Partai Murba dan hanya melepaskan keanggotaannya karena peraturan dari pemerintah. Berdasarkan pengakuannya sendiri, selama menjadi gubernur ia tetap menjalankan "politik Murba".[6]