Sebelum menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo periode 2008–2013, Adhan telah lebih dulu menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Gorontalo. Karier politiknya berlanjut sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo hingga tahun 2024.[2]
Ia mendirikan AD Center, sebuah pusat layanan aspirasi masyarakat yang beroperasi setiap akhir pekan di Kota Gorontalo. Pendekatan ini membuatnya semakin dekat di hati masyarakat.[2]
Pada Pilwali Kota Gorontalo 2024, Adhan kembali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Gorontalo dengan Indra Gobel sebagai pasangan calon. Dalam kampanyenya pada Pilkada 2024, pasangan tersebut mengusung visi yang menekankan perubahan serta penguatan nilai keagamaan dan sosial. Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 39.696 suara atau 37,52% dari total suara sah dan ditetapkan oleh KPU Kota Gorontalo sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2025–2030.[3][4]
Dalam program pemerintahannya, ia menargetkan pengembangan Kota Gorontalo sebagai kota jasa dengan penekanan pada aspek keagamaan, kesejahteraan, dan kemandirian masyarakat. Visi tersebut dijabarkan dalam sejumlah program, antara lain peningkatan kemandirian usaha kecil dan menengah (UKM), penurunan angka kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan Karakter, pengembangan infrastruktur kota, serta reformasi birokrasi.[5]
Program lainnya mencakup pengembangan wisata religius di Kota Gorontalo. Dalam dokumen program kerjanya, ia menyatakan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan berkelanjutan.[5]
Adhan Dambea kembali menjabat sebagai Wali Kota Gorontalo setelah sebelumnya memiliki pengalaman di bidang pemerintahan.[6] Dalam masa jabatannya, ia menyatakan komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.