ENSIKLOPEDIA
Universitas Pattimura
| Universitas Pattimura | |
|---|---|
Lambang Universitas Pattimura | |
| Moto | “Hotumese”, berkembang dalam tantangan. |
Moto dalam bahasa Inggris | “Hotumese”, thrives on challenges. |
| Jenis | Perguruan Tinggi Negeri - Badan Layanan Umum |
| Didirikan | 20 Juli 1955 (Sebagai Yayasan Perguruan Tinggi Maluku Irian Barat) 1 Agustus 1962 (Sebagai Universitas Negeri) 23 April 1963 (Sebagai Universitas Pattimura) |
| Pendiri | Dr. Joseph. Batitsta. Sitanala |
Lembaga induk | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia |
| Rektor | Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd. |
| Rektor Pertama | Ir. Leonard Nanlohy |
Staf akademik | 2,120 |
| Jumlah mahasiswa | ±28,222 |
| Lokasi | , , 3°39′16.06″S 128°11′44.4″E / 3.6544611°S 128.195667°E / -3.6544611; 128.195667 |
| Kampus | Urban, 750.000 meter persegi |
| Warna | Biru Muda |
| Julukan | Unpatti, Kampus Orang Basudara |
| Afiliasi | ASAIHL |
| Maskot | Kapitan Pattimura |
| Situs web | unpatti |
Koordinat: 3°39′16.6″S 128°11′44.4″E / 3.654611°S 128.195667°E / -3.654611; 128.195667Lihat peta diperbesar Koordinat: 3°39′16.6″S 128°11′44.4″E / 3.654611°S 128.195667°E / -3.654611; 128.195667Lihat peta diperkecil | |
Universitas Pattimura, disingkat Unpatti, adalah perguruan tinggi negeri tertua di Provinsi Maluku, Indonesia, yang berpusat di Poka, Kota Ambon. Institusi ini secara resmi berstatus negeri pada 1 Agustus 1962 berdasarkan Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 99 Tahun 1962, dan kemudian dikukuhkan dengan nama Universitas Pattimura melalui Keputusan Presiden Nomor 66 Tahun 1963 pada 23 April 1963. Sejak akhir tahun 2023, Universitas Pattimura dipimpin oleh Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd. sebagai Rektor untuk masa jabatan 2023–2027.[1]
Sejarah
Yayasan Perguruan Tinggi Maluku Irian Barat (1955–1962)
Inisiasi pendirian institusi pendidikan tinggi di Maluku dipelopori oleh Dr. Jacob Bernadus Sitanala bersama sejumlah tokoh intelektual daerah sebagai manifestasi atas aspirasi masyarakat dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia di wilayah Timur Indonesia. Upaya kolektif tersebut terealisasi melalui pembentukan Yayasan Perguruan Tinggi Maluku Irian Barat pada 20 Juli 1955, yang diketuai oleh Cornelis Loppies. Kehadiran yayasan ini merupakan tonggak awal pelembagaan pendidikan tinggi formal yang bersifat swadaya, bertujuan untuk memfasilitasi akses akademik bagi putra daerah di tengah keterbatasan infrastruktur pascakemerdekaan.[2]
Implementasi akademik pertama dimulai dengan peresmian Fakultas Hukum pada 3 Oktober 1956, yang secara historis kemudian ditetapkan sebagai hari lahir (dies natalis) Universitas Pattimura. Sebagai fakultas tertua, lembaga ini memelopori tradisi riset hukum dan tata negara di kepulauan Maluku meskipun masih beroperasi di bawah naungan yayasan swasta. Dukungan dari Pemerintah Daerah Maluku menjadi instrumen krusial dalam menjaga stabilitas operasional institusi selama masa-masa formatif, sekaligus memperkuat legitimasi yayasan sebagai penyedia pendidikan tinggi yang kredibel di tingkat regional.
Selama periode 1959 hingga 1961, yayasan secara progresif melakukan diversifikasi disiplin ilmu guna merespons kebutuhan tenaga ahli di sektor publik. Hal ini ditandai dengan pembukaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pada 6 Oktober 1959, diikuti oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) pada 10 September 1961 untuk mengatasi krisis tenaga pendidik di Maluku. Perluasan struktur akademik ini menunjukkan transformasi sistematis dari lembaga pendidikan lokal menuju entitas yang memiliki kapasitas organisasional mumpuni untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi berskala luas.
Eksistensi yayasan selama tujuh tahun pertama berhasil meletakkan fondasi epistemologis dan administratif yang fundamental bagi pengembangan universitas di masa depan. Keberhasilan dalam mengelola konsentrasi keilmuan yang beragam akhirnya menarik atensi pemerintah pusat untuk mengintegrasikan lembaga ini ke dalam sistem pendidikan nasional. Transisi dari domain swasta menuju entitas publik (negeri) menjadi prasyarat krusial untuk menjamin keberlanjutan pendanaan, peningkatan mutu staf pengajar, serta penguatan posisi tawar institusi dalam kancah akademik nasional.
Universitas Negeri (1962–1963)
Proses formalisasi status institusi menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) secara hukum dimulai pada 1 Agustus 1962 melalui Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 99 Tahun 1962. Kebijakan penegerian ini merupakan bagian dari skema desentralisasi pendidikan nasional untuk mendistribusikan akses ilmu pengetahuan secara merata ke seluruh provinsi di Indonesia. Dengan beralihnya status ini, manajemen universitas mengalami restrukturisasi total di bawah koordinasi negara, yang mencakup standardisasi kurikulum, jaminan legalitas ijazah, serta alokasi anggaran belanja negara untuk pengembangan fasilitas kampus.
Sebagai syarat pemenuhan kualifikasi universitas negeri yang komprehensif, institusi ini diwajibkan mengintegrasikan disiplin ilmu eksakta ke dalam strukturnya. Oleh karena itu, pada 1 September 1963, didirikan Fakultas Pertanian/Kehutanan dan Fakultas Peternakan untuk melengkapi fakultas-fakultas ilmu sosial yang telah ada sebelumnya. Penambahan ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan kurikulum universitas dengan potensi bio-geografis wilayah Maluku yang kaya akan sumber daya alam, sehingga universitas tidak hanya menjadi pusat studi teoretis tetapi juga pusat inovasi praktis.
Masa transisi ini juga melibatkan reorganisasi internal yang signifikan untuk menyamakan kualitas akademik dengan standar nasional yang ditetapkan oleh Kementerian PTIP. Integrasi berbagai fakultas yang sebelumnya berdiri sendiri di bawah yayasan kini disatukan dalam struktur universitas yang lebih kohesif dan birokratis. Penempatan pejabat akademis yang memiliki kompetensi nasional pada periode ini bertujuan untuk menciptakan iklim riset yang lebih kompetitif dan memastikan bahwa universitas dapat menjalankan fungsi tridharma perguruan tinggi secara optimal di wilayah perbatasan.
Meskipun telah berstatus negeri sejak Agustus 1962, institusi ini pada awalnya masih beroperasi tanpa nomenklatur spesifik yang mencerminkan jati diri lokal. Periode ini menjadi fase pematangan identitas institusional di mana universitas mulai mengonsolidasikan kekuatan akademisnya sembari menunggu pengesahan nama resmi oleh kepala negara. Penegerian ini merupakan momentum yuridis yang mengakhiri era pengelolaan yayasan swasta dan menandai dimulainya babak baru universitas sebagai pilar intelektual negara di wilayah Timur Indonesia.
Universitas Pattimura

Puncak dari proses pelembagaan ini terjadi pada 23 April 1963, saat Presiden Soekarno menetapkan Keputusan Presiden Nomor 66 Tahun 1963 yang mengesahkan nama Universitas Pattimura (Unpatti) sebagai perguruan tinggi negeri ke-15 di Indonesia. Pemilihan nama "Pattimura" memiliki signifikansi simbolis yang mendalam, merepresentasikan semangat heroik Thomas Matulessy (Kapitan Pattimura) sebagai representasi keberanian intelektual dan perlawanan terhadap ketidaktahuan. Pengukuhan ini memberikan kedaulatan penuh bagi Unpatti untuk berdiri sejajar dengan universitas negeri lainnya di Indonesia dalam mengemban misi kecerdasan bangsa.
Pasca-pengukuhan, dinamika akademik Unpatti terus berkembang dengan dibukanya Fakultas Ekonomi pada 15 September 1965 dan Fakultas Teknik pada 16 April 1970. Pengembangan Fakultas Teknik dilakukan dengan memanfaatkan infrastruktur eks-proyek Fakultas Teknologi Ambon (FTA), sebuah langkah taktis dalam optimalisasi aset negara untuk pendidikan. Pada periode yang sama, sektor keguruan juga mengalami dinamika status di mana FKIP sempat beralih menjadi IKIP Jakarta Cabang Ambon pada 1964, sebelum akhirnya diintegrasikan kembali ke dalam struktur Unpatti pada 16 September 1969 sebagai Fakultas Keguruan dan Fakultas Ilmu Pendidikan.
Sebagai upaya untuk menjawab tantangan geografis Maluku yang bersifat kepulauan, Universitas Pattimura kemudian menetapkan Pola Ilmiah Pokok (PIP) yang berorientasi pada "Bina Mulia Kelautan". Visi strategis ini mengarahkan seluruh aktivitas riset dan pengajaran untuk berfokus pada keunggulan maritim, yang secara nyata terlihat pada pengembangan Fakultas Peternakan menjadi Fakultas Peternakan/Perikanan pada tahun 1974. Orientasi spesifik ini menjadikan Unpatti sebagai pusat rujukan nasional bagi studi kelautan dan pengelolaan sumber daya pulau-pulau kecil.
Kini, Universitas Pattimura telah berevolusi menjadi institusi pendidikan tinggi yang komprehensif, mengelola berbagai disiplin ilmu mulai dari kedokteran hingga ilmu murni melalui program sarjana dan pascasarjana. Dari sebuah inisiatif yayasan lokal yang sederhana, Unpatti telah bertransformasi menjadi mercusuar intelektual yang memegang peranan krusial dalam diplomasi pendidikan di wilayah Pasifik. Sejarah panjang ini membuktikan bahwa dedikasi terhadap ilmu pengetahuan mampu melampaui batasan geografis dan keterbatasan sarana demi kemajuan peradaban bangsa.
Rektor
Pada awalnya Universitas Pattimura berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 66 Tahun 1963 tanggal 23 April 1963 dipimpin oleh presidium yang terdiri dari[3]:
| No. | Presidium dan anggota | |
|---|---|---|
| 1 | Soemitro Hamidjoyo, S.H. | Ketua |
| 2 | Mohammad Padang | Anggota |
| 3 | Drs. Soehardjo | Anggota |
| 4 | Kolonel Boesiri | Anggota |
| 5 | dr. Melkianus Haulussy | Anggota |
| Rektor | Mulai menjabat | Akhir menjabat | |
|---|---|---|---|
| Ir. Leonard Nanlohy | |||
| Muhammad Riza Laiq Lestaluhu, S.H | |||
| Dr. Ir. Jan Christian Lawalata, M.Sc | |||
| Prof. Dr. Ir. Jack Lourens Nanere, M.Sc | |||
| Dr. Mus Huliselan | |||
| Prof. Dr. Hendrik Bernadus Tetelepta, M.Pd | |||
| Prof Dr. Thomas Pentury, M.Si | |||
| Prof. Dr. Marthinus Johanes Saptenno, SH., M.Hum | |||
| Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd |
Pimpinan
Berikut adalah pimpinan di Universitas Pattimura yang sedang menjabat:
- Rektor: Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd.
- Wakil Rektor Bidang Akademik: Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt, M.Sc.
- Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan: Prof. Dr. Pieter Kakisina, S.Pd, M.Si.
- Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni: Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd, M.Pd.
- Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi: Dr. Ruslan H. S. Tawari, M.Si.
- Dekan Fakultas Hukum: Prof. Dr. Adonia Ivonne Laturette, S.H., M.H.
- Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik: Dr. Wahab Tuanaya, M.Si.
- Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: Prof. Dr. Izaak H. Wenno, S.Pd., M.Pd
- Dekan Fakultas Pertanian: Prof. Dr. Ir. Agust Ernst Pattiselanno, M.Si.
- Dekan Fakultas Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Prof. Dr. Teddy Christianto Leasiwal, S.E.,M.Si.
- Dekan Fakultas Teknik: Prof. Dr. Pieter Thomas Berhitu, S.T., M.T.
- Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan: Prof. Dr. Yoisye Lopulalan, S.Pi, M.Si.
- Dekan Fakultas Sains dan Teknologi: Prof. Dr. Hendry Junus Wattimanela, S.Si., M.Si.
- Dekan Fakultas Kedokteran: dr. Farah Christina Noya, M.HPEd., Ph.D.
- Direktur Program Pascasarjana: Prof. Dr. Richard B. Luhulima, ST.,MT.
- Koordinator Pengelola Program Studi Diluar Kampus Utama Kab. MBD: Dr. Abraham Mariwy .
- Koordinator Pengelola Program Studi Diluar Kampus Utama Kab. Kep. ARu: Titus Gaite, S.Pd., M.Pd.
Fakultas
Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 73 Tahun 1982 tentang susunan organisasi Universitas Pattimura yang telah dikembangkan lebih lanjut, saat ini Universitas Pattimura memiliki 9 Fakultas Terdiri dari:
| Fakultas | Tanggal Pendirian | Jurusan/Program Studi | Program | Lokasi |
|---|---|---|---|---|
| Fakultas Hukum | 3 Oktober 1956 | Keperdataan, Pidana, Tata Negara/Hukum Administrasi Negara, Internasional | Sarjana, Magister dan Doktoral | Jalan. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku |
| Fakultas llmu Sosial dan llmu Politik | 5 Oktober 1959 | Sosiologi, Administrasi Publik, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Komunikasi | Sarjana dan Magister | Jalan. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku |
| Fakultas Keguruan dan llmu Pendidikan | 3 November 1961 | Pendidikan Sejarah, Pendidikan Geografi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN), Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Luar Sekolah/Pendidikan Non Formal, Administrasi Pendidikan, Pendidikan Matematika, Manajemen Pendidikan, Pendidikan Fisika, Pendidikan Kimia, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Jerman, Pendididkan Profesi Guru | Sarjana, Magister dan Doktoral | Jalan. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku |
| Fakultas Pertanian | 11 Nopember 1963 | Agribisnis, Penyuluhan Pertanian, Peternakan, Agroteknologi, Pemuliaan Tanaman, Ilmu Tanah, Teknologi Hasil Pertanian, Kehutanan, Ilmu Lingkungan, Pengelolaan Hutan, Pengelolahan Lahan, Manajemen Hutan, Ilmu Pertanian | Sarjana dan Magister | Jalan. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku |
| Fakultas Ekonomi dan Bisnis | 1 September 1965 | Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Pembangunan | Sarjana dan Magister | Jalan. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku |
| Fakultas Teknik | 16 April 1970 | Teknik Mesin, Teknik Perkapalan, Teknik Sistem Perkapalan, Teknik Industri, Teknik Sipil, Perencanaan Wilayah & Kota, Teknik GeoFisika, Teknik perminyakan, Teknik Kimia, Transportasi Laut | Sarjana | Jalan. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku |
| Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan | 15 Nopember 1976 | Manajemen Sumber Daya Perairan, Manajemen Sumber Daya Kelautan dan Pulau-Pulau Kecil, Teknologi Hasil Perikanan, Agrobisnis Perikanan, Ilmu Kelautan, Pemanfaatan Sumber Daya Perairan, Pemanfaatan Sumber Daya Perairan, Budidaya Perairan | Sarjana, Magister dan Doktoral | Jalan Mr, Jl Chr. Soplanit, Poka, Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku |
| Fakultas Sains dan Teknologi | 26 Februari 1998 | Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Statistika, Bioteknologi, Ilmu Komputer, Farmasi | Sarjana dan Magister | Jalan. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku |
| Fakultas Kedokteran | 11 Juli 2008 | Pendidikan Dokter, Profesi Dokter | Sarjana | Jalan. Ir. M. Putuhena, Poka, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon, Maluku |
Program Pascasarjana (multidisiplin)
Pascasarjana Universitas Pattimura mulai diselenggarakan pada Tahun Akademik 2003/2004 dengan 1 (satu) program studi, yaitu Program Studi Magister Ilmu Kelautan, yang ijin penyelenggaraannya diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional pada tanggal 4 Agustus 2004 dengan 2 (dua) minat studi yaitu biologi laut dan perikanan. Pascasarjana terus berkembang dari waktu ke waktu dengan makin bertambahnya jumlah program studi, yakni hingga tahun 2025.
Program Magister[4]
- Administrasi Publik
- Agribisnis
- Ekonomi Terapan
- Ilmu Ekonomi
- Ilmu Akuntansi
- Ilmu Hukum
- lmu Kelautan
- Ilmu Pertanian
- Kimia
- Manajemen
- Manajemen Hutan
- Manajemen Pendidikan
- Manajemen Sumberdaya Perairan dan Pulau'' Kecil
- Pendidikan Bahasa Inggris
- Pendidikan Bahasa Jerman Program
- Pendidikan BIologi
- Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
- Pendidikan Matematika
- Pengelolaan Lahan
- Sosiologi
- Rekayasa Kelautan
Program Doktor[5]
- Administrasi Pendidikan
- Administrasi Publik
- Ilmu Hukum
- Ilmu Kelautan
- Ilmu Manajemen
- Ilmu Pertanian
- Pendidikan Biologi
- Pendidikan Matematika
Program Studi di Luar Kampus Utama
PSDKU Universitas Pattimura (UNPATTI) adalah program pendidikan di luar kampus utama yang beroperasi di Kabupaten Kepulauan Aru dan Maluku Barat Daya berdasarkan izin Kemenristekdikti tahun 2018. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM di wilayah perbatasan dan dikelola langsung di bawah tanggung jawab Rektor dengan struktur organisasi berbasis kompetensi untuk menjamin mutu pendidikan.[6]
Program Studi Sarjana Kampus Kepulauan Aru[7]
- Hukum
- Akuntansi
- Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
- Pendidikan Matematika
- Pendidikan Bahasa Ingris
- Pendidikan Jasmani
Program Studi Sarjana Kampus Maluku Barat Daya[8]
- Hukum
- Akuntansi
- Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
- Pendidikan Matematika
- Pendidikan Bahasa Ingris
- Peternakan
Mitra dan Afilisasi
Lembaga Mitra
Bidang Industri
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
- PT Bank Central Asia Tbk
- PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
- PT Hasjrat Abadi (Main Dealer Toyota/Yamaha wilayah Timur)
- PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom)
- PT Sinar Hijau (Sektor Pertanian)
- PT Orela Shipyard (Sektor Perkapalan/Maritim)
- INPEX Scholarship Foundation
Bidang Pemerintahan
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI
- Kementerian Kelautan dan Perikanan RI (Kerjasama Riset Kemaritiman)
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (Pendidikan Anti-Korupsi)
- Kepolisian Negara Republik Indonesia
- Mahkamah Konstitusi RI (Pusat Belajar Konstitusi)
- Jasa Raharja
- Badan Keamanan Laut Republik Indonesia
- Pemerintah Provinsi Maluku
- Pemerintah Kota Ambon
- Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah
- Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru
Bidang Pendidikan Internasional
Bidang Pendidikan Nasional
- Universitas Indonesia
- Institut Teknologi Bandung
- Universitas Gadjah Mada
- Universitas Kristen Satya Wacana
- Universitas Airlangga
- Universitas Diponegoro
- Universitas Jenderal Soedirman
- Universitas Sebelas Maret
- Universitas Tanjungpura
- Universitas Hasanuddin
- Universitas Sam Ratulangi
- Universitas Cenderawasih
- Universitas Nusa Cendana
- Universitas Tadulako
- Universitas Udayana
- Universitas Padjadjaran
- Universitas Brawijaya
- Universitas Sutomo
- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
- Universitas Mataram
- Universitas Negeri Padang
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Bidang Lainnya
- USAID (Program HEPI - Higher Education Partnership Initiative)
Amerika Serikat[44] - Canadian International Development Agency (CIDA)
Kanada[45] - BPJS Ketenagakerjaan
- BPJS Kesehatan
- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku
- Indonesian International Education Foundation (IIEF)
- Palang Merah Indonesia (PMI)
- LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi)
Atribut Identitas
Lambang

Lambang Universitas Pattimura merupakan representasi visual dari nilai-nilai luhur, semangat perjuangan, dan komitmen akademik institusi. Setiap elemen di dalamnya mengandung makna filosofis yang mendalam sebagai berikut:
- Segi Lima: bermakna Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Obor Pattimura: Elemen utama berupa obor merujuk pada pahlawan nasional asal Maluku, Thomas Matulessy (Kapitan Pattimura); dan Obor memberi gambaran yang jelas tentang penggunaan nama dan semangat patriotisme Pahlawan Pattimura pada Universitas Pattimura, dengan lidah nyala obor bercabang tiga melambangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Mutiara: Bermakna simbol hasil kekayaan laut Maluku; dan Tiga Buah Mutiara bermakna Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Kembang Teratai: bermakna wadah ilmu pengetahuan.
- Warna Biru: sebagai warna dasar melambangkan kelautan, yang sekarang dikenal Bina Mulia Kelautan. Dasar Biru juga berarti luasnya laut di Kepulauan Maluku.
Tiga butir mutiara serta kesepuluh dasar mahkota dan kelopak daun teratai menggambarkan hari lahir Universitas Pattimura yaitu tanggal 3 Oktober Dengan diterbitkannya Surat Keputusan Presiden Nomor 66 tanggal 23 April Tahun 1963 maka hari lahir Universitas Pattimura dirayakan pada setiap tanggal 23 April, walaupun lambang tiga butir mutiara serta kesepuluh dasar mahkota dan kelopak daun teratai tetap dipertahankan sesuai data sejarah..
Warna
Selain simbolisme bentuk, warna-warna pada lambang Universitas Pattimura membawa pesan filosofis yang mendasari karakter sivitas akademikanya:
- Putih: Melambangkan kesucian hati dan ketulusan niat dalam menuntut serta mengamalkan ilmu pengetahuan. Warna ini merepresentasikan integritas moral yang harus dimiliki oleh setiap insan akademis.
- Kuning: Melambangkan ketekunan dan kejayaan. Warna ini mengisyaratkan bahwa pencapaian intelektual yang tinggi hanya dapat diraih melalui proses belajar yang konsisten, disiplin, dan pantang menyerah.
- Merah: Melambangkan keberanian. Selaras dengan semangat Kapitan Pattimura, warna merah menegaskan keberanian universitas dalam menghadapi perubahan zaman serta keteguhan dalam mempertahankan kebenaran ilmiah.
Motto
Motto: "Hotumese" (Berkembang dalam Tantangan)
Universitas Pattimura mengusung motto "Hotumese", yang dalam bahasa lokal berarti "Berkembang dalam Tantangan".
Motto ini menegaskan visi strategis Unpatti untuk terus melakukan inovasi, meningkatkan kualitas riset, dan memperluas kontribusi pengabdian kepada masyarakat meskipun dihadapkan pada berbagai kendala geografis maupun dinamika sosial-politik. Hotumese menjadi komitmen kolektif agar Universitas Pattimura tetap eksis sebagai mercusuar ilmu pengetahuan di wilayah Timur Indonesia.
Bendera
Bendera Universitas Pattimura merupakan simbol identitas institusional yang digunakan dalam upacara akademik maupun kegiatan resmi kenegaraan. Bendera ini memiliki spesifikasi sebagai berikut:
- Bentuk dan Warna: Bendera berbentuk segi empat dengan warna dasar biru muda. Pemilihan warna biru muda mencerminkan kedalaman ilmu pengetahuan, ketenangan intelektual, serta identitas Maluku sebagai wilayah kepulauan yang dikelilingi oleh lautan luas.
- Penempatan Lambang: Lambang Universitas Pattimura ditempatkan tepat di bagian tengah bendera. Posisi ini menyimbolkan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam lambang termasuk semangat obor Pattimura dan prinsip Tri Dharma menjadi pusat orientasi bagi seluruh sivitas akademika.
- Fungsi Simbolis: Bendera ini berdiri berdampingan dengan Bendera Merah Putih dalam setiap prosesi wisuda dan upacara formal, melambangkan kedaulatan akademik Universitas Pattimura sebagai lembaga pendidikan negeri yang bernaung di bawah Republik Indonesia.
Selain bendera universitas, setiap fakultas di lingkungan Unpatti juga memiliki bendera dengan warna dasar yang berbeda-beda sebagai pembeda identitas disiplin ilmunya.
Hymne
Universitas Pattimura Pelambang kecerdasan Nusa Bangsa;
Lambang Penjelmaan tuntutan sejarah
pewujud idaman Bhineka Tunggal lka.
Reff :
Padamu Kuberjanji, Untukmu Kuberbakti, Bagimu Kumengabdi,
untuk kejayaan lbu Pertiwi,
Universitas Pattimura pembina generasi Pancasila
Pusat Penelitian llmu Pengetahuan untuk pengabdian kemasyarakatan.
Alumni
- Abdul Haris Fatgehipon, Guru Besar bidang Ilmu Damai dan Resolusi Konflik di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
- Akhmad Yani Renuat, Wali Kota Tual Ke-3
- Alexander Litaay, Duta Besar Indonesia untuk Kroasia ke-2
- Alex Retraubun, Wakil Menteri Perindustrian Indonesia
- Alwiyah Fadlun Alaydrus, Bupati Kepulauan Tanimbar
- Amir Rumra, Wakil Wali Kota Tual Ke-4
- Angelus Renjaan, Bupati Kepulauan Aru
- Andriko Noto Susanto, Gubernur Nusa Tenggara Timur
- Barbalina Matulessy, Pengacara
- Baihajar Tualeka, pendiri Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Anak
- Benhur George Watubun, Ketua DPRD Maluku
- Daniel Eduard Indey, Bupati Kep. Tanimbar
- Dr. Hengky Hattu, Dosen Fakultas Hukum Universitas Pattimura
- Dominggus Nicodemus Kaya, Walikota Ambon
- Edison Betaubun, anggota DPR RI
- Ellly Toisutta, Ketua DPRD Kota Ambon
- Frans Manery, Bupati Halmahera Utara
- Husnie Hentihu, Bupati Buru
- Hein Namotemo, Bupati Halmahera Utara
- Hendrik Lewerissa, Gubernur Maluku
- Hisnindarsyah, perwira menengah di TNI Angkatan Laut
- Jeffry Apoly Rahawarin, Letnan Jenderal TNI (Purn.)
- Marcus Jacob Papilaja, Wali Kota Ambon ke-15
- Muhammad Saleh Marasabessy, Wakil Bupati Kepulauan Sula ke-4
- M. Thahir Saimima, Wakil Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia
- Mercy Chriesty Barends, anggota DPR-RI
- Michael Wattimena, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (2014–2019), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Indonesia (2009–2014)
- Novita Anakotta, anggota DPD RI
- Nono Sampono, kepala Basarnas Indonesia
- Ony Sahalessy, aktivis
- Paulus Justy W. Siwabessy, marine acoustic scientist at Geoscience Australia
- Petrus Beruatwarin, Wakil Bupati Maluku Tenggara
- Richard Louhenapessy, Wali Kota Ambon
- Saadiah Uluputty, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
- Sudarmo, Wakil Bupati Buru ke-5
- Tahan Sopian Parulian Silaban, purnawirawan TNI-AD
- Thomas Pentury, Direktur Jenderal di Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama Republik Indonesia
- Untung Sangaji, Purnawirawan Polri
- Yasin Payapo, anggota DPRD Maluku
- Yosmina Tapilatu, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Riset Laut Dalam – BRIN sejak 8 April 2022
- Yunus Serang, Wakil Bupati Maluku Tenggara Ke-2
Referensi
- ↑ "Unggul Jauh, Fredy Leiwakabessy Rektor Unpatti Terpilih 4 Tahun Kedepan". MimbarRakyatNews.com (dalam bahasa American English). 2023-11-07. Diakses tanggal 2023-11-09.
- ↑ "Sejarah – Fakultas Hukum Universitas Pattimura" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-03-25.
- ↑ SATUMALUKU.COM (2016-02-24). "Sebelum Rektor Definitif, Universitas Pattimura Ambon Dipimpin Presidium". satumaluku.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-11-09.
- ↑ "Program Studi – Pascasarjana Universitas Pattimura" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-03-28.
- ↑ "Program Studi – Pascasarjana Universitas Pattimura" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-03-28.
- ↑ "Program Studi Diluar Kampus Utama - Universitas Pattimura" (dalam bahasa American English). 2025-07-21. Diakses tanggal 2026-03-29.
- ↑ "Program Studi Diluar Kampus Utama - Universitas Pattimura" (dalam bahasa American English). 2025-07-21. Diakses tanggal 2026-03-29.
- ↑ "Program Studi Diluar Kampus Utama - Universitas Pattimura" (dalam bahasa American English). 2025-07-21. Diakses tanggal 2026-03-29.
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-the-university-of-hawai/
- ↑ https://ambon.antaranews.com/berita/284505/unpatti-ambon-perkuat-diplomasi-lewat-konferensi-penutur-bahasa-indonesia
- ↑ https://pkkm-kehutanan.unpatti.org/index.php/visiting-guest-lecturer/
- ↑ Inggrishttps://dinamikamaluku.com/unpatti-kembali-mou-dengan-universitas-internasional-kali-ini-kampus-ibec-asal-inggris/
- ↑ https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/kolaborasi-its-ucl-unpatti-raih-penghargaan-internasional-bidang-keselamatan-maritim
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-university-court-of-the-university-aberden/
- ↑ antaranews.com (2024-02-15). "Unpatti-Vrije Universiteit Amsterdam kerja sama tingkatkan pendidikan". Antara News. Diakses tanggal 2026-03-25.
- ↑ https://fh.unpatti.ac.id/kunjungan-fh-unpatti-ke-beberapa-mitra-di-belanda/
- ↑ https://fk.unpatti.ac.id/2023/10/fk-unpatti-jalin-kerjasama-internasional-dengan-perguruan-tinggi-di-belanda/
- ↑ https://fk.unpatti.ac.id/2023/10/fk-unpatti-jalin-kerjasama-internasional-dengan-perguruan-tinggi-di-belanda/
- ↑ https://ambon.antaranews.com/berita/266537/unpatti-ambon-university-of-debrecen-hungaria-kerja-sama-bangun-sdm-maluku
- ↑ https://chem.fst.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2024/10/Renstra-FMIPA-2021-2025-Final.pdf
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-ruhr-university-bochum/
- ↑ "Visits to HAS Green Academy – Netherlands and Ghent University – Belgium – IO UNPATTI" (dalam bahasa American English). 2024-12-10. Diakses tanggal 2026-03-25.
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-tomsk-state-university/
- ↑ Tehupuring, Carolina. "Unpatti & Southern Cross University Kolaborasi Atasi Masalah Lingkungan - RRI.co.id". rri.co.id - Portal berita terpercaya (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-03-25.
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-university-of-new-england/
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-james-cook-university-2/
- ↑ "MoA – UNPATTI and Kagoshima University – IO UNPATTI" (dalam bahasa American English). 2024-11-28. Diakses tanggal 2026-03-25.
- ↑ https://www.tribun-maluku.com/kimimoto-university-perkuat-kerja-sama-akademik-dengan-unpatti/10/03/
- ↑ https://pasca.unpatti.ac.id/2024/07/dokumen-kerjasama-luar-negeri/
- ↑ https://kamboti.unpatti.ac.id/2022/10/unpatti-teken-mou-dan-implementasi-dengan-pukyong-national-university-korea-national-cooperative-association-dan-heung-gwang-co-ltd/
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-kosin-university/
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-kyungdong-university/
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-sehan-university/
- ↑ https://ambon.antaranews.com/berita/236605/unpatti-kerja-sama-dengan-perguruan-tinggi-thailand-majukan-pendidikan
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-prince-of-songkla-university/
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-faculty-management-science-lampang-rajabhat-university/
- ↑ https://dinamikamaluku.com/unpatti-kembali-kerjasama-dengan-kampus-ternama-internasional-kali-ini-fpt-university-vietnam/
- ↑ https://fk.unpatti.ac.id/2025/05/mycoral-indonesia/
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-mahsa-university-malaysia/
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-help-university/
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-inti-international-university/
- ↑ https://ambon.antaranews.com/berita/237953/unpatti-ambon-pamerkan-karya-mahasiswa-di-timor-leste
- ↑ https://unpatti.ac.id/kerjasama-universitas-pattimura-dengan-program-pasca-univerdidade-dili-timor-leste/
- ↑ Belajar, Yuk. "MASUK PTN | Belajar Online Interaktif Terbaik di Indonesia". Diakses tanggal 2026-03-25.
- ↑ "Sejarah – Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Otomasi" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-03-25.
Perguruan tinggi di Maluku | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Kabupaten Maluku Tenggara |
| ||||
| Kota Ambon |
| ||||
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Lain-lain | |

