Adanya perubahan tata pemerintahan dan perkembangan lingkungan strategis dewasa ini, Badan Koordinasi Keamanan Laut memerlukan pengaturan kembali dalam rangka meningkatkan koordinasi antar berbagai instansi pemerintah di bidang keamanan laut. Pemikiran tentang perlunya pengaturan kembali Badan Koordinasi Keamanan Laut sebagai penganti Badan yang telah dibentuk sebelumnya (1972), pada tahun 2003 melalui Keputusan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Nomor Kep.05/Menko/Polkam/2/2003 maka dibentuk kelompok Kerja Perencanaan Pembangunan Keamanan dan Penegakan Hukum di Laut.
Melalui serangkaian seminar dan rapat koordinasi lintas sektoral, maka pada tanggal 29 Desember 2005, maka ditetapkan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2005 tentang Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla) yang menjadi dasar hukum dari Badan Koordinasi Keamanan Laut.
Sejak disahkannya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan, Bakorkamla resmi berganti nama menjadi Badan Keamanan Laut (Bakamla). Kedudukan Bakamla kemudian diperkuat lagi dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 178 Tahun 2014 tentang Badan Keamanan Laut.
Arti Lambang
Garuda, Lambang negara, Pancasila sebagai dasar negara.
Bintang, Merupakan cerminan semangat pengabdian dan kehormatan bangsa dan negara.
Strip Merah, Melambangkan komunitas Coast Guard dunia.
Bola Dunia, Melambangkan pelaksanaan tugas-tugas baik nasional maupun internasional.
Jangkar, Melambangkan lingkup kerja di laut.
Trisula, Senjata Dewa Neptunus, melambangkan kekuatan dan kemampuan untuk mewujudkan keselamatan, keamanan, dan tegaknya hukum di wilayah perairan Indonesia.
Tambang, Melambangkan persatuan dan kekuatan.
Struktur Organisasi
Struktur Badan Keamanan Laut Republik Indonesia adalah sebagai berikut:[6]
Kepala Badan
Sekretariat Utama
Biro Perencanaan dan Organisasi
Biro Umum
Biro Sarana dan Prasarana
Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi
Direktorat Kebijakan Keamanan Laut
Direktorat Strategi Keamanan Laut
Direktorat Penelitian dan Pengembangan Keamanan Laut
Deputi Bidang Operasional dan Latihan
Direktorat Operasi Laut
Direktorat Operasi Udara Maritim
Direktorat Latihan
Deputi Bidang Informasi, Hukum, dan Kerja Sama
Direktorat Data dan Informasi
Direktorat Hukum
Direktorat Kerja sama
Inspektorat
Subbagian Tata Usaha
Kelompok Jabatan Fungsional
Kepala Kantor Keamanan Laut Zona Bakamla
Bagian Umum
Bidang Operasi
Kelompok Jabatan Fungsional
Nama K/L
Dasar hukum
Unit eselon I
Unsur pembantu pimpinan
Unsur pelaksana
Unsur pengawas
Unsur pendukung
Staf ahli
Badan Keamanan Laut
Perpres 178/2014
Sekretariat Utama
Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi
Deputi Bidang Operasional dan Latihan
Deputi Bidang Informasi, Hukum, dan Kerja Sama
Area Operasional
Wilayah operasional Bakamla adalah Zona Bakamla RI yang dibagi menjadi tiga zona Bakamla:
Zona Bakamla Barat ( Zona Bakamla Barat ) - Berkantor pusat di Batam , Kepulauan Riau . Zona maritim ini membawahi wilayah Indonesia bagian barat seperti pulau Jawa , Sumatera dan Kalimantan .
Zona Bakamla Timur ( Zona Bakamla Timur ) - Berkantor pusat di Ambon, Maluku . Zona maritim ini membawahi wilayah Indonesia bagian timur seperti Maluku dan Papua .