Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng koridor I dengan rute Purwokerto - Purbalingga diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada hari Senin, 13 Agustus2018. Disediakan 14 bus berukuran medium (sedang) dengan kapasitas 40 penumpang, dengan rincian 20 duduk dan 20 berdiri untuk melayani penumpang pada rute ini. Kelebihan transportasi ini adalah penggunaan fasilitas pendingin ruangan (AC) pada bus, jadwal pemberangkatan yang tepat waktu, serta jarak antar angkutan yang rapat sehingga penumpang takkan menunggu terlalu lama.
Koridor Purwokerto - Purbalingga ini memiliki 47 halte. Rinciannya 14 halte ke arah Purbalingga dan 23 ke arah Purwokerto. Berikut merupakan rute berangkat dan rute balik dari Trans Jateng koridor I rute Purwokerto - Purbalingga.
Rute Berangkat
Rute Kembali
Terminal Bulupitu - Sultan Agung - Menteri Supeno - Jenderal Sudirman Sokaraja - Letjen Suprapto - Klahang Sokaraja - Jompo Kulon - Mayjen Sungkono - Ahmad Yani - Komisaris Noto Sumarsono - Letkol Isdiman - Letjen S. Parman - Raya Bojong - Raya Purbalingga Banjarnegara - Terminal Bukateja
Terminal Bukateja - Raya Purbalingga-Banjarnegara - Raya Bojong - Letjen S. Parman - Letkol Isdiman - Komisaris Noto Sumarsono - Ahmad Yani - Mayjen Sungkono - Jompo Kulon - Klahang Sokaraja - Letjen Suprapto - Jenderal Sudirman Sokaraja - Suparjo Rustam - Gerilya - Taman Andhang Pangrenan - Letjen S. Parman - Jenderal Sudirman - RA. Wiriaatmaja - Gatot Soebroto - Merdeka - Letjen S. Parman - Suwatio - Terminal Bulupitu
panjang rute 26,7 km
panjang rute 39 km
Masyarakat umum yang menggunakan Bus Trans Jateng ini diberlakukan tarif Rp. 4.000,00 untuk masyarakat umum dan Rp. 2.000,00 untuk pelajar, buruh, dan veteran. Masyarakat bisa menggunakan layanan BRT mulai pukul 05.30 WIB hingga 19.00 WIB. Waktu berhenti di setiap halte sekitar 30 detik. Adapun jarak antarbus 10-15 menit pada waktu normal dan 15-20 menit pada jam-jam sepi.[4][5][6][7]
Referensi
↑author, semuabis (2016). "semuabis". semuabis. Diakses tanggal 20221219.;