Terminal Tipe A Bobotsari ini berdiri di atas lahan seluas 18.284 m², dengan luas bangunan 475 m². Dilengkapi dengan fasilitas ramah penumpang, terminal ini dirancang untuk melayani perjalanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Tujuan , Jabodetabek,Yogyakarta,Jawa Barat dan Jawa Timur. Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Tujuan Purwokerto ,Pemalang,Banjarnegara,Wonosobo,Gombong,Kebumen,Kutoarjo,Purworejo, Temanggung,Magelang, Klaten dan Surakarta. Tidak hanya menjadi simpul transportasi darat, Terminal Tipe A Bobotsari juga berada pada lokasi yang strategis dimana letaknya dekat dengan pusat kegiatan ekonomi serta dekat pula dengan kawasan wisata. Dengan lokasi strategis dan konsep terpadu, Terminal Tipe A Bobotsari siap menjadi ikon transportasi modern sekaligus magnet investasi di Jawa Tengah.[1][2][3][4][5]
Informasi Umum
Terminal Tipe A Bobotsari ini berdiri di atas lahan seluas 18.284 m², dengan luas bangunan 475 m². Dilengkapi dengan fasilitas ramah penumpang, terminal ini dirancang untuk melayani perjalanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Tak hanya menjadi simpul transportasi darat, Terminal Tipe A Bobotsari juga berada pada lokasi yang strategis dimana letaknya dekat dengan pusat kegiatan ekonomi serta dekat pula dengan kawasan wisata. Dengan lokasi strategis dan konsep terpadu, Terminal Tipe A Bobotsari siap menjadi ikon transportasi modern sekaligus magnet investasi di Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Purbalingga.
Terminal ini dikelola oleh Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas I Jawa Tengah - Direktorat Jendral Perhubungan Darat - Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dan direvitalisasi pada tahun 2020 dengan anggaran mencapai 40 miliar rupiah dengan dibangunnya bangunan baru yang lebih besar di seberang bangunan yang lama.[6][7][8][9][10]