Sungai Palu terbentuk oleh pertemuan Sungai Miu dan Sungai Gumbasa dan bermuara di Teluk Palu. Sungai Palu memiliki panjang 90km mengalir dari tenggara ke barat laut mengikuti alur lembah panjang Patahan Palu Koro. Sungai Palu berhulu di PegununganKulawi di Kabupaten Sigi. Beberapa anak sungai diantaranya adalah Sungai Gumbasa, Sungai Larono, Sungai Sangkulera, Sungai Saluki, Sungai Saluri, Sungai Wuno dan Sungai Lewara. Tingginya curah hujan serta faktor manusia yang menyebabkan perubahan karakteristik terutama pada daerah hulu menjadikan air dari aliran Sungai Palu ini pada musim hujan sering meluap hingga menyebabkan banjir pada kawasan sekitarnya.[4] Sungai ini melintasi kota Palu, dengan 41% daerah aliran sungai ditutupi oleh hutan montane tropis yang membentuk Taman Nasional Lore Lindu.[5]
Hidrologi DAS
Sungai Palu merupakan aliran utama dalam sistem daerah aliran sungai yaitu DAS Palu yang memiliki luas daerah tangkapan air mencapai 3.061km2 (1.182sqmi) yang melingkupi beberapa wilayah kecamatan.[1]
Sungai ini mengalir di wilayah barat pulau Sulawesi yang beriklim hutan hujan tropis (kode: Af menurut klasifikasi iklim Köppen-Geiger).[8] Suhu rata-rata setahun sekitar 24°C. Bulan terpanas adalah Oktober, dengan suhu rata-rata 26°C, and terdingin Juli, sekitar 22°C.[9] Curah hujan rata-rata tahunan adalah 2092mm. Bulan dengan curah hujan tertinggi adalah Agustus, dengan rata-rata 252mm, dan yang terendah February, rata-rata 114mm.[10]