Pemerintah Kota Semarang telah secara resmi memasukkan Museum Jamu Jago sebagai salah satu objek wisata budaya di Kota Semarang dalam Kawasan Pengembangan Pariwisata Kota Semarang bersama dengan Museum Rekor Dunia Indonesia. Selain itu, Museum Jamu Jago telah menjadi tempat wisata yang masuk dalam Program Ayo Wisata Ke Semarang.
Pendirian
Museum Jamu Jago didirikan oleh Jaya Suprana.[3] Ia adalah pemilik dari perusahaan jamu bernama Jamu Jago dan pendiri dari museum bernama Museum Rekor Dunia Indonesia.[4] Lokasi Museum Jamu Jago terletak pada titik koordinat 7°04’07.4” LS dan 110°24’37.0” BT. Lokasi Museum Jamu Jago dapat dicapai dari Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani dengan jarak tempuh sejauh 28,4 km.[5] Museum Jamu Jago terletak berdekatan dengan Museum Rekor Dunia Indonesia.[6]
Fungsi
Status Museum Jamu Jago adalah sebagai salah satu objek wisata resmi di Kota Semarang.[7] Museum Jamu Jago telah menjadi salah satu tempat wisata pendidikan yang termasuk dalam Program Ayo Wisata Ke Semarang.[8] Selain itu, Museum Jamu Jago bersama dengan bersama dengan Museum Rekor Dunia Indonesia telah dijadikan sebagai salah satu daya tarik wisata budaya di Kawasan Pengembangan Pariwisata Kota Semarang.[9]
Di dalam Museum Jamu Jago dijelaskan tentang obat herbal.[10] Museum Jamu Jago secara khusus didirikan sebagai pusat informasi dan promosi tentang Perusahaan Jamu Jago sebagai perusahaan jamu pertama dan tertua di Indonesia dengan produk jamu yang dinamakan Jamu Jago.[5]
Koleksi
Museum Jamu Jago mengoleksi foto dan alat pembuatan jamu tradisional.[11] Selain kedua jenis koleksi tersebut, Museum Jamu Jago juga menampilkan salindia mengenai pembuatan jamu tradisional.[12] Museum Jamu Jago juga mengoleksi simplisia bahan jamu dan peralatan promosi. Museum Jamu Jago juga memberikan penjelasan mengenai administrasi di masa lalu, sampel produk dan kedai jamu.[5]
Kunjungan
Kunjungan masuk ke Museum Jamu Jago dilakukan secara gratis setiap hari Senin hingga Jumat. Jam buka Museum Jamu Jago mulai pukul 08.00 hingga 16.00. Museum Jamu Jago memberikan layanan berupa pemutaran musik karawitan kepada pengunjung. Selain itu, pengunjung juga diberi minuman berupa jamu secara gratis.[5]