Berisi pendirian Kemah Suci di mana petunjuknya dicatat mulai pasal 25sampai 30 dan catatan pembuatannya dimulai dari pasal 35 dan berlanjut sampai ke pasal ini.
Waktu
Penyampaian yang dicatat di pasal ini terjadi sewaktu bangsa Israel berkumpul di kaki gunung Sinai pada tanggal 1 bulan 1 tahun ke-2 setelah ke luar dari tanah Mesir.[3] (~1447 SM)
Struktur
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
Lalu awan itu menutupi Kemah Pertemuan, dan kemuliaan TUHAN memenuhi Kemah Suci[4]
Kitab Keluaran berakhir dengan kemuliaan Tuhan yang memenuhi Kemah Suci.
Manifestasi ini melambangkan perihal Tuhan berdiam di dalam dan di tengah-tengah umat-Nya melalui gereja yang sejati (bandingkan 1 Korintus 3:16; Efesus 2:18–22). Peristiwa ini selanjutnya melambangkan bahwa pada masa depan Allah berdiam di tengah-tengah semua orang kudus-Nya yang setia di langit baru dan bumi baru (Wahyu 21:3).
"Kemuliaan Tuhan" sering kali disebut sebagai kemuliaan "Shekinah".[5]
Sebab awan TUHAN itu ada di atas Kemah Suci pada siang hari, dan pada malam hari ada api di dalamnya, di depan mata seluruh umat Israel pada setiap tempat mereka berkemah.[6]
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada perjanjian lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857