Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (disingkat menjadi Ditjen Binapenta & PKK) adalah unsur pelaksana di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang bertugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja.[1]
Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja (1966–2000)[2]
Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri (2000–2010)[3][4][5]
Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (2000–2010)[3][4][5]
Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (2010–2015)[6]
Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (2015–)[7][8][9]
Fungsi
Dalam melaksanakan tugasnya, Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja antara lain menyelenggarakan fungsi:[10]
perumusan kebijakan di bidang informasi pasar kerja dan bimbingan jabatan, pengantar kerja dan bursa kerja, penempatan dan perlindungan tenaga kerja dalam dan luar negeri, pengembangan dan perluasan kesempatan kerja, serta pengendalian penggunaan tenaga kerja asing;
pelaksanan kebijakan di bidang informasi pasar kerja dan bimbingan jabatan, pengantar kerja dan bursa kerja, penempatan dan perlindungan tenaga kerja dalam dan luar negeri, pengembangan dan perluasan kesempatan kerja, serta pengendalian penggunaan tenaga kerja asing;
penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang informasi pasar kerja dan bimbingan jabatan, pengantar kerja dan bursa kerja, penempatan dan perlindungan tenaga kerja dalam dan luar negeri, pengembangan dan perluasan kesempatan kerja, serta pengendalian penggunaan tenaga kerja asing;
pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang informasi pasar kerja dan bimbingan jabatan, pengantar kerja dan bursa kerja, penempatan dan perlindungan tenaga kerja dalam dan luar negeri, pengembangan dan perluasan kesempatan kerja, serta pengendalian penggunaan tenaga kerja asing;
pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang informasi pasar kerja dan bimbingan jabatan, pengantar kerja dan bursa kerja, penempatan dan perlindungan tenaga kerja dalam dan luar negeri, pengembangan dan perluasan kesempatan kerja, serta pengendalian penggunaan tenaga kerja asing.
Susunan Organisasi
Berikut struktur organisasi Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 20 Tahun 2024 terdiri atas:[11]
Direktorat Jenderal
Sekretariat Direktorat Jenderal
Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja
Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Khusus
Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja
Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing
Direktorat Bina Pengantar Kerja
Unit pelaksana teknis
Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya, direktorat jenderal ini memiliki tiga unit Balai (Besar) Perluasan Kesempatan Kerja (B/BPKK), yakni:[12]