Afriansyah, akrab disapa Ferry, dilahirkan di Jambi pada 20 April 1972. Ia adalah anak dari pasangan Fauzi Noor (ayah) dan Upik Tando (ibu) yang berasal dari Sumatera Barat.[2] Ibunya merupakan anak dari Sidi Tando, pengusaha Indonesia terkemuka pada era 1950-an.[3] Ia menghabiskan masa kecilnya di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.
Afriansyah menikah dengan Lin Nurhayani. Mereka memiliki empat orang anak bernama Putri Ariska Anggraini Noor, Akmal Farhansyah Razzak, Lutfia Nur Hasna Rahmatika, dan Putra Ramzzysyah Noor Razak.[4]
Pendidikan
Afriansyah menamatkan pendidikan di SD Negeri 5 Lubuk Linggau (1984), SMP Negeri 3 Lubuk Linggau (1987), dan SMA Negeri 4 Jambi (1990). Ia meraih gelar sarjana teknik dari Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada 1997.[4] Ia lalu meraih gelar magister sains S-2 Ilmu Administrasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) pada 2010.[5] Pada 2024, ia meraih gelar doktor administrasi publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya dengan predikat Cumlaude dengan mengangkat desertasi dengan judul “Model Collaborative Governance dalam Evaluasi Program Peningkatan Kualitas Pekerja Migran Indonesia”.[6]
Karier
Sebelum menamatkan gelar sarjana, Afriansyah bekerja menjadi pengawas proyek PT Nusa Raya Cipta pada 1996. Ia lalu bekerja di beberapa perusahaan, yaitu Direktur Operasional PT Harna Ruas Permai (1998–2000), Direktur Marketing PT Yosinesta Dwipratama (2004), Direktur Operasional PT Kamba 9 (2004–2005), Direktur Operasional PT Georai Pratama (2005), dan Direktur Pengamanan Aset dan Penertiban Badan Pengelola Komplek Kemayoran (2005–2008). Ia juga pernah menjadi Dewan Pembina Yayasan Agung Darma Fiskal Plus Education (2004–2005).[4]
Afriansyah mendaftarkan diri menjadi kader Partai Bulan Bintang (PBB) sejak 1998 dan ia dikenal sebagai salah seorang kepercayaan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. Ia pernah lima kali maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), sejak pemilihan umum 2004 hingga terakhir pada pemilihan umum 2024, tetapi tidak pernah berhasil terpilih.[4][7][8][9][10][11] Ia pernah menjabat Komandan Brigade Hizbullah Partai Bulan Bintang yang kedua.[12]