Bahasa Aoyao memiliki 18 konsonan awal, 54 konsonan akhir, dan tujuh nada. Dialek ini memiliki 11 konsonan akhir lebih banyak daripada bahasa Putian, dan juga 8 konsonan sengau akhir lebih banyak, 3 konsonan awal bersuara lebih banyak, dan tambahan satu konsonan akhir -k.
Konsonan awal dan akhir yang tercantum di bawah ini berada dalam tanda kurung dan ditulis dalam romanisasi bahasa Hinghwa (HHBUC).
Konsonan awal
Berikut merupakan tabel konsonan awal bahasa Aoyao:[5]
Seperti bahasa Putian, Aoyao memiliki tujuh nada, dengan nada dasar, nada akhir, dan nada awal masing-masing dibagi menjadi yin dan yang, tetapi nilai nadanya berbeda secara mencolok. Nilai nada khasnya adalah sebagai berikut:[6]
Bagan Nada Bahasa Aoyao
Label
1
2
3
4
5
6
7
Nada
阴平
阳平
上声
(阴上)
阴去
阳去
阴入
阳入
Nilai fonetik
˦ (44)
˨˦ (24)
˦˥ (45)
˥˨ (52)
˧˩ (31)
˦ (4)
˨ (2)
Tanda Nada HHBUC (Catatan dalam tanda kurung adalah contoh penggunaan)
tiada tanda nada (a)
́ (á)
ˆ (â)
ˈ (a̍)
- (ā)
tiada tanda nada (ah/ak)
ˈ (a̍h/a̍k)
Contoh kata
诗巴
时爬
始把
试霸
寺罢
湿北
实拔
Perubahan fonetik selama pengucapan berkesinambungan
Mirip dengan bahasa Putian, perubahan fonologis dalam dialek Aoyao juga dapat dibagi menjadi tiga jenis: perubahan fonologis, penambahan fonologis, dan sandhi nada fonologis.[7]
↑Mei, Tsu-lin (1970), "Tones and prosody in Middle Chinese and the origin of the rising tone", Harvard Journal of Asiatic Studies, 30: 86–110, doi:10.2307/2718766, JSTOR2718766
Li, Rulong (1985), "A Brief Account of the Dialect Island of Aoyao Putian" 李如龍. 澳腰莆田方言岛记略. 福建师范大学学报哲学社会科学版, Journal of Fujian Normal University (Philosophy and Social Sciences Edition) (dalam bahasa Tionghoa), 2.
Catatan 1:Genealogi Haklau masih diperdebatkan, dan beberapa pakar juga menggolongkannya sebagai cabang Zhangzhou dari bahasa Hokkien, cabang dari bahasa Tiochiu, ataupun bahasa transisi antara Hokkien dan Tiochiu
Catatan 2:Genealogi Zhenan digolongkan sebagai subdialek Zhejiang Tenggara dari dialek Min dalam Atlas Bahasa Tiongkok. Beberapa pakar juga menggolongkannya sebagai cabang Quanzhou dari bahasa Hokkien. Catatan 3:Genealogi Jiangxi digolongkan sebagai cabang langsung bahasa Min dalam Atlas Bahasa Tionghoa. Beberapa pakar juga menggolongkannya sebagai cabang Quanzhou dari bahasa Hokkien.
Catatan 1:Bahasa Hainan dan Leizhou awalnya digolongkan sebagai cabang dari Min Selatan. Keduanya kini telah dipisahkan dan terdaftar sebagai cabang Qiong–Lei, yang merupakan cabang langsung dari Min. Catatan 2:Berdasarkan Atlas Bahasa Tiongkok, baik bahasa Hainan maupun Leizhou keduanya secara terpisah mandiri dan cabang langsung dari Min, tetapi beberapa pakar mengemukakan bahwa keduanya berkerabat dekat dan seharusnya digabungkan menjadi cabang Qiong–Lei.
Catatan 1:Genealogi Manjiang masih diperdebatkan, dan beberapa pakar juga menggolongkannya sebagai cabang langsung dari Min. Catatan 2:Genealogi Datian masih diperdebatkan, dan beberapa pakar menggolongkannya sebagai cabang langsung dari Min. Catatan 3:Genealogi Zhongshan masih diperdebatkan, dan beberapa pakar menggolongkannya sebagai anggota Min Timur, Min Selatan, atau langsung sebagai cabang Min. Catatan 4:Shao–Jiang pernah digolongkan sebagai cabang Min Utara ataupun Gan, tetapi sekarang digolongkan sebagai cabang langsung Min.