Seluruh orang Israel telah terdaftar dalam silsilah; mereka tertulis dalam kitab raja-raja Israel, sedang orang Yehuda telah diangkut ke dalam pembuangan ke Babel oleh karena perbuatan mereka yang tidak setia. (TB)[3]
Pasal ini memperhatikan seluruh masyarakat umat Allah (yaitu "seluruh Israel") setelah mereka kembali dari pembuangan di Babel, sambil menekankan kesinambungan mereka dengan Israel sebelum pembuangan (bandingkan Nehemia 9:1–38). Ayat pertama ini memberikan alasan bagi tawanan mereka, sedangkan sisa pasal ini membahas "para imam, orang-orang Lewi dan para budak di Bait Allah" (1 Tawarikh 9:2) yang ditugaskan Allah untuk memulihkan tatanan penyembahan sejati yang telah hilang selama pembuangan.[4]
Ayat 2
Dan orang-orang yang mula-mula menetap kembali di tanah-tanah milik mereka, di kota-kota mereka, ialah orang Israel awam, para imam, orang-orang Lewi dan para budak di bait Allah. (TB)[5]
Dan sebagian dari anak-anak orang Kehat, yakni dari sanak saudara mereka, mengurus roti sajian untuk disediakan setiap hari Sabat. (TB)[7]
Ayat 39
Ner memperanakkan Kish; Kish memperanakkan Saul; Saul memperanakkan Yonatan, Malkisua, Abinadab dan Esybaal.[8]
Referensi silang: 1 Tawarikh 8:33
Raja Saul dan tiga putra tertuanya, Yonatan, Malkisua dan Abinadab, mati dalam pertempuran melawan orang Filistin.[9] Putranya yang termuda, Esybaal atau Isyboset, diangkat menjadi raja oleh Abner, panglima dan juga saudara sepupu Saul, untuk menggantikan Saul memerintah selama 2 tahun.[10]
Anak Yonatan ialah Meribaal dan Meribaal memperanakkan Mikha.[11]
Yonatan, sahabat Daud itu, meninggalkan seorang putra bernama Meribaal atau Mefiboset yang kemudian dipelihara hidupnya oleh Daud.[12] Dengan demikian keturunan Yonatan tetap berlanjut bersama keturunan Daud, sesuai perjanjian antara Yonatan dan Daud.[13]
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857