Setelah Daud menjadi tua dan lanjut umur, maka diangkatnya Salomo menjadi raja atas Israel.[3]
Referensi silang: 1 Raja–raja 1:39–40; 1 Tawarikh 29:22
Dicatat jelas bahwa Salomo menjadi raja pada saat Daud masih hidup, jadi sebagai raja bersama ("co-regency").
Ayat 3
Lalu dihitunglah orang-orang Lewi, yang berumur tiga puluh (30) tahun ke atas, dan jumlah orang-orang mereka, dihitung satu demi satu, ada tiga puluh delapan ribu (38000) orang.[4]
Rupanya jumlah ini tidak cukup untuk melaksanakan semua tugas yang harus dikerjakan, sehingga kemudian batas umur ini diturunkan menjadi 20 tahun (ayat 24 dan 27).
Ayat 24
Itulah bani Lewi menurut puak mereka, kepala-kepala puak mereka, pada waktu mereka dicatat seorang-seorang sesuai dengan bilangan nama mereka, orang demi orang, yang berumur dua puluh (20) tahun atau lebih, merekalah yang harus melakukan pekerjaan untuk ibadah di rumah TUHAN.[5]
Semula batas umur orang Lewi yang dihitung adalah 30 tahun ke atas (ayat 3), tetapi rupanya jumlah ini tidak cukup untuk melaksanakan semua tugas yang harus dikerjakan, sehingga kemudian batas umur ini diturunkan menjadi 20 tahun (juga ayat 27).
Ayat 27
Sebab sesuai dengan titah Daud yang belakangan, mereka yang didaftarkan dari anak-anak Lewi ialah yang berumur dua puluh tahun ke atas.[6]
Semula batas umur orang Lewi yang dihitung adalah 30 tahun ke atas (ayat 3), tetapi rupanya jumlah ini tidak cukup untuk melaksanakan semua tugas yang harus dikerjakan, sehingga kemudian batas umur ini diturunkan menjadi 20 tahun (juga ayat 24).
Referensi
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857