Berisi riwayat Daud yang menjadi raja atas seluruh Israel, terutama pembagian dan penugasan para penunggu pintu dan para pejabat lain di antara orang Lewi (lanjutan dari pasal 25).
Waktu
Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi pada menjelang akhir masa pemerintahan raja Daud setelah bertahta di Yerusalem, sekitar tahun 960 SM.
Struktur
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
Tentang rombongan para penunggu pintu: dari bani Korah dan dari bani Merari[3]
Meselemya bin Kore dari keturunan Ebyasaf dari orang Korah. Anak-anaknya:[4]
Zakharia, anak sulung,
Yediael
Zebaja
Yatniel
Elam
Yohanan
Elyoenai, anak yang ke-7.
Meselemya mempunyai 18 orang anak dan saudara, orang-orang yang gagah perkasa.[5]
Obed-Edom (sebab Allah telah memberkati dia) mempunyai anak-anak:[6]
Semaya, anak sulung
Yozabad
Yoah
Sakhar
Netaneel
Amiel
Isakhar dan
Peuletai, anak yang ke-8.
Bagi Semaya, anak Obed-Edom itu, lahir anak-anak. Mereka memegang pemerintahan di antara puak mereka, sebab mereka itu adalah pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa. Anak-anak Semaya ialah:
Keturunan Obed-Edom, termasuk anak-anak dan saudara-saudara mereka, masing-masing orang yang gagah perkasa, cakap untuk pekerjaan itu, 62 orang jumlahnya.[8]
Simri, seorang kepala—sebab sekalipun ia bukan anak sulung, tetapi ayahnya mengangkat dia menjadi kepala
Hilkia, anak yang kedua
Tebalya dan
Zakharia, anak yang ke-4.
Semua anak dan saudara Hosa itu ada 13 orang.
Rombongan-rombongan para penunggu pintu itu (pada awalnya 93 orang), yang dibagi menurut kepala kaum, mempunyai tugas melayani di rumah TUHAN, sama seperti saudara-saudara sesuku mereka. Untuk setiap pintu gerbang mereka membuang undi, menurut puak-puak mereka, baik puak yang kecil maupun puak yang besar.[10]
Pintu timur: Selemya (atau Meselemya di ayat 1-2).[11]
Pintu utara: Zakharia bin Selemya, seorang penasihat yang berakal budi.[11]
Pada Parbar di sebelah barat: 4 orang di jalan raya dan 2 orang pada Parbar.[15]
"Parbar" (bahasa Ibrani:פרברcode: he is deprecated ) adalah suatu struktur bangunan tertentu, diduga dengan barisan pilar, di sisi barat Bait Suci yang didirikan Salomo.[16]
Referensi
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857