Stasiun ini mulai kembali melayani penumpang kereta api antarkota sejak berlakunya jadwal perjalanan kereta api sesuai Gapeka 2021 per 10 Februari 2021. Selain melayani pemberhentian kereta api penumpang, stasiun ini juga melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api.
Bangunan dan tata letak
Stasiun berperon sisi ini dahulu memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus, tetapi kini hanya tersisa dua jalur saja.[butuh rujukan] Stasiun ini dahulunya juga merupakan stasiun percabangan, dengan jalur cabang menuju Pare milik perusahaan Kediri Stoomtram Maatschappij yang dimulai di sisi utara emplasemen stasiun.[3]