Sollicitudo rei socialis (Latin: Kepedulian Sosial) adalah surat ensiklik yang dikeluarkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 30 Desember 1987, pada peringatan dua puluh tahun Populorum progressio. Sekali lagi, hal ini membahas tema pembangunan berdasarkan dua garis besar mendasar:
makna, kondisi, dan persyaratan untuk pengembangan pribadi yang berharga.
Ensiklik ini memaparkan perbedaan antara kemajuan dan pembangunan, dan menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak dapat dibatasi hanya pada peningkatan jumlah barang dan jasa, tetapi harus berkontribusi pada kesempurnaan keberadaan sebagai manusia. Dengan cara ini, sifat moral dari perkembangan sejati dimaksudkan untuk ditunjukkan dengan jelas.
Pengajaran dan penyebaran doktrin sosialnya merupakan bagian dari misi penginjilan Gereja. Dan karena ini adalah doktrin yang bertujuan untuk membimbing perilaku manusia, maka hal ini secara otomatis memunculkan "komitmen terhadap keadilan", sesuai dengan peran, panggilan, dan keadaan masing-masing individu. (Paragraf 41)
Pengutukan terhadap kejahatan dan ketidakadilan juga merupakan bagian dari pelayanan penginjilan di bidang sosial yang merupakan salah satu aspek peran kenabian Gereja. Namun perlu ditegaskan bahwa proklamasi selalu lebih penting daripada kecaman... (Paragraf 41)