Maret 2020
6 Maret: Bhutan mengkonfirmasi kasus COVID-19 pertama. Pasien pertama di Bhutan tersebut merupakan warga Amerika Serikat berusia 76 tahun yang melakukan perjalanan ke negara tersebut lewat India. Sekitar 90 orang yang berdekatan langsung dengan beliau, langsung dikarantina.[7]
Merespons kasus tersebut, pemerintahan Bhutan langsung membatasi akses bagi turis dari luar negeri untuk masuk ke negara tersebut. Sekolah-sekolah yang terdapat di ibu kota negara yaitu Thimphu juga ditutup.[7]
Pria berusia 76 tahun tersebut kemudian di evakuasi ke Amerika Serikat pada tanggal 13 Maret. Beliau dilarikan ke kota Baltimore di Maryland dan berhasil bertahan. Pasangannya yang juga bepergian bersama nya juga selamat.
22 Maret 2020: Raja Jigme Khesar Namgyel Wangchuck mengumumkan bahwa pemerintahan Bhutan akan menutup perbatasan darat negara tersebut.[8]