Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia melanjutkan studi ke Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) dan meraih gelar Diploma 3 pada tahun 1990. Kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang S1 di Universitas Islam Malang dan memperoleh gelar Sarjana (Dra.) pada 1992.
Pada Agustus 2024, Nurul Azizah mengajukan pensiun dini dari jabatannya sebagai Sekda untuk maju dalam Pemilihan umum Bupati Bojonegoro 2024 sebagai calon Wakil Bupati mendampingi Setyo Wahono.[6] Dalam pemilihan yang digelar pada 27 November 2024, pasangan Setyo Wahono – Nurul Azizah berhasil memenangkan suara mayoritas dengan perolehan 89,34%, mengalahkan pasangan No urut 1 Teguh Haryono – Farida Hidayati.
Nurul Azizah aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah menjadi anggota OSIS bidang kerohanian (1986-1987) serta anggota Resimen Mahasiswa (1987-1990). Dalam perjalanan kariernya, ia banyak terlibat dalam organisasi keagamaan dan sosial, seperti Ketua Badan Koordinasi Majelis Taklim DMI Bojonegoro (2018-sekarang), Bendahara Dewan Masjid Indonesia (DMI) Bojonegoro (2016-sekarang), serta Wakil Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Bojonegoro (2006-sekarang).[butuh rujukan]
Di bidang kepemudaan dan olahraga, Nurul menjabat sebagai Ketua Kwarcab PramukaBojonegoro sejak 2015 dan aktif di KONI Bojonegoro sejak 2000. Ia juga berperan dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai Ketua Bidang. Selain itu, ia turut membina Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Bojonegoro sejak 2017.[2]