Selain kegiatan politik, Nasril Bahar juga aktif diberbagai organisasi lain, seperti Kadin (Kamar Dagang dan Industri Indonesia) Sumatera Utara, di mana ia menjadi anggota dewan pertimbangan pada organisasi tersebut.[5] Sedangkan di bidang sosial kemasyarakatan, sebagai putra Minang perantauan, ia aktif sebagai pengurus di Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM 3) Sumatera Utara.
Keluarga
Nasril menikah dengan seorang wanita bernama Kilopatra dan telah dikaruniai empat orang anak, yaitu Muhammad Faisal, Imam Firdaus, Dina Kharina dan Muhammad Rais Haq.[butuh rujukan]