"Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu."[3]
Yusuf menyatakan bahwa sering Allah menguasai tindakan-tindakan jahat manusia supaya melaksanakan kehendak-Nya (bandingkan Kejadian 50:20).[4]
Ayat 6
"Karena telah dua (2) tahun ada kelaparan dalam negeri ini dan selama lima (5) tahun lagi orang tidak akan membajak atau menuai."[5]
Yusuf berumur tiga puluh tahun ketika ia diangkat oleh Firaun, raja Mesir itu, menjadi penguasa di awal 7 tahun masa kelimpahan, dan masa kelaparan yang terjadi sesudahnya sudah berjalan 2 tahun, sehingga waktu itu Yusuf berusia 39 tahun,[6] sedangkan Yakub, ayahnya, berusia 130 tahun.[7]
Surah Yusuf dalam Al Qur'an merujuk kepada sejumlah peristiwa yang dicatat dalam pasal ini.
Referensi
↑W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
↑J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857