Ibis Budget[2][3] merupakan jaringan hotel internasional yang dimiliki oleh Accor. Hotel-hotel ini umumnya ada di kota besar dan dekat dengan moda transportasi, seperti terminal Eurotunnel di Coquelles. Jaringan hotel ini berkonsep bujet dan dikategorikan sebagai hotel berbintang 2. Merek hotel ini berkompetisi dengan Holiday Inn Express dan Travelodge di Eropa dan Britania Raya.
Hingga tahun 2025, terdapat 592 hotel dengan jumlah kamar sebanyak 63.722 dengan merek Ibis Budget di seluruh dunia.[1]
Sejarah
Pada tahun 2011, Accor mengumumkan perombakan bisnis hotel ekonominya. HotelF1 dan Etap Hôtel,[4][5] dua merek hotel bujet yang sama-sama ditargetkan untuk wisatawan hemat biaya, digabungkan dan diganti namanya menjadi Ibis Budget, sebuah sempalan dari merek hotel Ibis yang sudah ada sejak tahun 1974.[6] Dibandingkan dengan Ibis, kamar hotel Ibis Budget memiliki luas ruangan yang lebih kecil, dan fasilitas yang tersedia lebih terbatas atau tidak ada sama sekali (sebagai contoh, Ibis Budget umumnya tidak memiliki rumah makan). Meski begitu, baik Ibis, Ibis Budget, maupun Ibis Styles menggunakan fasilitas tempat tidur seperti bantal dan kasur yang serupa.[7]
Accor memperkenalkan merek Ibis Budget dengan pembukaan Ibis Budget Tanger pada bulan November 2011.[8] Saat ini, pergantian nama Etap Hôtel dan HotelF1 menjadi Ibis Budget di luar Prancis sudah selesai. Accor masih menggunakan merek HotelF1 untuk sebagian besar hotel bujet mereka di Prancis, karena kesadaran merek yang lebih tertanam di negara tersebut.
Lokasi
Ada lebih dari 350 hotel ini di Eropa, sebagian besar berada di Prancis. ibis budget juga memiliki hotel di Afrika dan Timur Tengah, serta di Asia Pasifik, Amerika Latin, dan Karibia. Hingga tanggal 30 Juni 2018, ada lebih dari 603 hotel Ibis Budget di 19 negara.[9]
Di Indonesia
Hingga 2026, Accor mengelola 5 hotel Ibis Budget di Indonesia.