Sejarah
Capella Hotel Group memulai sejarahnya sebagai West Paces Hotel Group, sebuah perusahaan pengelola hotel yang didirikan pada tahun 2002 oleh Horst Schulze, mantan Presiden The Ritz-Carlton Hotel Company, beserta dengan rekan-rekannya di perusahaan tersebut. Schulze mengundurkan diri dari The Ritz-Carlton Hotel Company pada tahun 2001, tiga tahun setelah mereka dibeli oleh Marriott International.[2] Menurut Schulze, keputusannya untuk mendirikan perusahaan penyantunan baru adalah karena dia ingin bereksperimen dalam dunia hotel butik mewah.[1]
West Paces Hotel Group awalnya mengelola hotel tanpa merek; keseluruhan properti mereka memiliki identitas tersendiri. Pada bulan Juli 2005, mereka mengumumkan merek pertama mereka, Solís.[3] Tiga bulan kemudian, mereka mengumumkan Capella, merek yang kelak menjadi andalan mereka.[4] Solís dan Capella masing-masing diluncurkan dengan dua hotel yang sama-sama dibuka pada tahun 2007: Solís Lough Eske dan Capella Castlemartyr di Irlandia,[5][6] Solís Cambrian di Swiss,[7] dan Capella Schloss Velden di Austria.[5] Saat ini, keempat hotel tersebut sudah melepaskan diri dari Capella Hotel Group, sementara merek Solís sudah tidak digunakan.
Pada tahun 2011, West Paces Hotel Group bersalin nama menjadi Capella Hotel Group, bersamaan dengan terjalinnya kerja sama dengan Stoneleigh Capital dalam rangka strategi penggandaan jumlah hotel mereka.[8]
Pada tahun 2017, Schulze mengundurkan diri dari Capella Hotel Group dan menjual kepemilikan perusahaan kepada keluarga Kwee asal Singapura, pemilik dari Pontiac Land Group. Schulze sudah bermitra dengan mereka sejak dia masih bekerja di The Ritz-Carlton Hotel Company. Keluarga Kwee merupakan pemilik dari Capella Singapore yang saat ini diposisikan sebagai properti induk Capella Hotel Group. Kantor pusat perusahaan selanjutnya dipindahkan dari Atlanta ke Singapura.[1]
Pada bulan Maret 2020, Capella Hotel Group meluncurkan Patina, merek hotel yang memfokuskan diri pada gaya hidup.[9] Merek ini diluncurkan bersamaan dengan proyek reklamasi pulau Fari Islands di Maladewa yang mencakup tiga hotel milik Pontiac Land Group, yakni Patina Maldives, Capella Maldives, dan The Ritz-Carlton Maldives, Fari Islands. Pontiac Land Group dikabarkan menggelontorkan dana sebesar $400 juta dalam rangka penyelesaian proyek tersebut.[10]