Kini, tibalah saat yang sangat dinantikan: pengumuman tahap berikutnya dari perjalanan ini. Sebelum saya memberitahukan tempat penyelenggaraan Hari Orang Muda Sedunia ke-41, saya menyampaikan undangan kepada masing-masing dari kalian. Saya mengundang kaum muda dari seluruh dunia ke Roma pada tahun 2025, untuk bersama-sama merayakan Yubileum Kaum Muda. Saya menantikan perjumpaan dengan kalian pada tahun 2025 untuk perayaan Yubileum Kaum Muda tersebut. Hari Orang Muda Sedunia berikutnya akan berlangsung di Asia: di Korea Selatan, di Seoul pada tahun 2027! Dengan demikian, dari perbatasan barat Eropa, perjalanan ini akan bergerak menuju Timur Jauh. Ini merupakan tanda yang menakjubkan dari universalitas Gereja dan dari impian akan persatuan yang kalian saksikan!
Korea Selatan tidak memiliki kelompok agama mayoritas, tetapi mengalami peningkatan jumlah umat Kristiani, yang mencakup sekitar 30% dari populasi, di mana 12% di antaranya adalah Katolik.[7][8] Korea Selatan juga telah menyelenggarakan acara serupa, yakni Hari Kaum Muda Asia pada tahun 2014. Acara tersebut dihadiri oleh Paus Fransiskus.[9]
Tema
Salib dan Ikon Bunda Maria untuk Hari Orang Muda Sedunia 2027.
Dalam sebuah konferensi pers pada 24 September 2024, Takhta Suci mengumumkan tema acara ini: Kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia (Yoh16:33).[10] Pengumuman ini disampaikan oleh Kardinal Kevin Farrell, Prefek Dikasteri untuk Awam, Keluarga, dan Kehidupan. Kardinal Farrell, bersama dengan Uskup Agung SeoulPeter Chung Soon-taick, dan Uskup Auksilier Seoul Paulus Kyung Sang Lee, serta Gabriela Su-Ji Kim, seorang pemimpin muda Korea, berbicara tentang persiapan rohani untuk acara ini, maknanya bagi kaum muda di seluruh dunia, serta keterkaitannya dengan budaya Korea. Tema tersebut, yang diambil dari Injil Yohanes, mendorong kaum muda untuk menghadapi tantangan dengan keberanian dan harapan.
Penyerahan Salib Hari Orang Muda Sedunia dan ikon Maria, dari Lisboa kepada Seoul berlangsung pada Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, 24 November 2024, yang menandai dimulainya persiapan Gereja di Korea untuk acara tersebut.
Hari Orang Muda Sedunia 2027 direncanakan sebagai pertemuan kaum muda dari seluruh dunia dalam sebuah ziarah yang berfokus pada iman, dialog, dan perayaan di Timur Jauh.
Orang kudus pelindung
Komite Penyelenggara Lokal (Local Organizing Committee/LOC) WYD Seoul 2027 mengumumkan pemilihan lima santo pelindung, dengan menyatakan bahwa mereka dipilih sejalan dengan tema acara tersebut, yaitu kebenaran, kasih, dan perdamaian.[11]