Semenjak terpilih Paus pada 8 Mei 2025, Paus Leo XIV telah diundang oleh berbagai pihak dan direncanakan untuk berkunjung ke berbagai negara. Per 1 Juni 2025, Paus Leo XIV belum melakukan kunjungan pastoralnya ke luar Italia. Akan tetapi beberapa perjalanan telah direncakan untuk dihadiri Paus Leo XIV.
Paus Leo XIV tiba di Lebanon pada 30 November, di mana ia merayakan Misa umum di Beirut. Ia bertemu dengan Presiden Joseph Aoun dan pejabat sipil lainnya, serta para pemimpin Gereja Maronit dan Gereja Katolik Timur lainnya. Paus juga mengadakan pertemuan antaragama dengan perwakilan Muslim dan berpidato di hadapan kaum muda dan anggota masyarakat sipil.
Pangeran Albert II mengundang Bapa Suci Paus Leo XIV untuk mengunjungi Monako selama audiensi pribadi di Vatikan pada 17 Januari 2026. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari ikatan yang telah berlangsung selama berabad-abad yang mengikat dinasti Grimaldi, yang telah memerintah Monako sejak 1297, dengan Penerus Santo Petrus. Menurut kantor pers Istana Pangeran Monako, kunjungan itu juga bertujuan untuk memperkuat hubungan diplomatik yang "telah terjalin lama dan saling percaya" antara dua negara terkecil di dunia.[4]
San Marino: Paus Leo XIV, melaui Prefek Rumah Tangga Kepausan telah mengonfirmasi akan mengunjungi San Marino pada 22 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian kunjungannya ke wilayah tersebut
Peru: Paus Leo XIV diperkirakan akan mengunjungi Peru dalam perjalanan apostolik pertamanya ke Amerika Selatan. Kunjungan tersebut diperkirakan mencakup kota Lima dan Chiclayo, tempat Robert Francis Prevost pernah menjabat sebagai uskup. Beberapa sumber juga menyebut kemungkinan kunjungan ke wilayah Amazon Peru.
Uruguay: Paus Leo XIV juga akan mengunjungi Uruguay dalam rangkaian kunjungan apostoliknya di Amerika Selatan.
Argentina: Paus Leo XIV juga turut diperkirakan mengunjungi Argentina untuk memenuhi janji pendahulunya Paus Fransiskus kembali ke Argentina
Paus Leo XIV mengunjungi Katedral Acerra dan bertemu umat Katolik beriman Acerra untuk memenuhi janji pendahulunya, Paus Fransiskus untuk mengunjungi kota itu setelah kebakaran bahan kimia dan sampah yang merenggut banyak jiwa penduduk kota tersebut.
Kunjungan Mendatang
Perjalanan berikut yang dicetak miring direncanakan akan berlangsung.